Sindrom Brugada

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Sindrom Brugada

Sindrom Brugada merupakan kelainan genetik yang ditandai dengan gangguan aliran listrik pada jantung. Penyakit ini jarang terjadi. Namun bila terjadi, kondisinya sangat serius dan dapat menyebabkan kematian mendadak.

 

Gejala Sindrom Brugada

Seperti disebutkan sebelumnya, kemunculan sindrom Brugada seringkali tidak menunjukkan gejala. Penyakit ini umumnya baru terdeteksi saat seseorang melakukan tes elektrokardiogram (EKG). Namun pada beberapa orang, sindrom Brugada dapat menunjukkan gejala yang tidak jauh berbeda dengan pengidap penyakit jantung lainnya, meliputi:

  • Sesak napas
  • Detak jantung tidak beraturan (palpitasi)
  • Demam tinggi
  • Kejang
  • Pingsan

 

Penyebab Sindrom Brugada

Sindrom Brugada merupakan gangguan pada jantung yang terkait dengan kelainan genetik. Dalam keadaan normal, agar jantung dapat berdenyut, aliran listrik yang dicetuskan oleh atrium kanan jantung akan dialirkan ke dalam suatu kanal, hingga menggerakkan otot jantung untuk berdenyut.

Pada sindrom Brugada, terjadi kelainan genetik yang menyebabkan kanal tersebut mengalami kelainan, sehingga aliran listrik jantung dapat mengalir terlalu cepat secara tidak terkontrol. Seseorang yang memiliki orang tua mengidap sindrom Brugada memiliki risiko tinggi mengalaminya juga.

 

Faktor Risiko Sindrom Brugada

Risiko untuk terkena sindrom Brugada bisa meningkat karena beberapa hal. Berikut ini sejumlah faktor yang bisa memicu kemunculan sindrom Brugada, meliputi:

  • Keturunan. Jika salah satu anggota keluarga memiliki sindrom Brugada, maka seseorang juga berisiko mengidap penyakit ini.
  • Ras. Orang-orang Asia, khususnya Jepang dan Asia Tenggara lebih berisiko mengalami sindrom Brugada dibanding wilayah lain di dunia.
  • Laki-laki. Sindrom Brugada lebih sering ditemukan pada laki-laki dewasa dibanding pada wanita. Artinya, laki-laki lebih berisiko mengalami penyakit ini.
  • Demam. Demam memang tidak langsung menyebabkan sindrom Brugada, tapi demam tinggi yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan iritasi jantung dan memicu kemunculan sindrom Brugada serta serangan jantung mendadak.

 

Diagnosis Sindrom Brugada

Pemeriksaan utama dari sindrom Brugada adalah pemeriksaan rekam jantung (elektrokardiogram/ EKG) untuk melihat aktivitas listrik jantung. Saat dilakukan EKG, dokter dapat menyuntikkan obat tertentu untuk melihat adanya aktivitas listrik jantung yang tidak normal akibat sindrom Brugada.

Pemeriksaan genetik juga dapat dilakukan untuk memastikan adanya sindrom Brugada. Pemeriksaan ini dilakukan dengan mengambil sampel dari darah pengidap.

 

Pencegahan Sindrom Brugada

Hingga kini tak ada tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya sindrom Brugada. Namun, karena orang yang mengalami sindrom ini dapat menurunkan penyakit tersebut pada anaknya, maka istri/suami yang mengalami sindrom Brugada, sebaiknya melakukan diskusi genetik dahulu dengan dokter sebelum merencanakan keturunan.

 

Pengobatan Sindrom Brugada

Tujuan pengobatan sindrom Brugada bukanlah untuk menghilangkan penyakitnya, melainkan untuk mencegah komplikasi berbahayanya. Pengobatan diberikan oleh dokter spesialis jantung. Jika dokter menilai bahwa pengidap sindrom Brugada memiliki risiko tinggi untuk mengalami kelainan aliran listrik jantung yang mengancam nyawa, maka dokter akan menyarankan pemasangan implantable cardiac defibrillator (ICD).

ICD merupakan sebuah alat yang diletakkan di bawah kulit di dada. Bila ada irama jantung abnormal yang mengancam nyawa, ICD akan mendeteksinya dan memberikan terapi kejut jantung agar kondisi jantung kembali normal.

Selain itu, pengidap sindrom Brugada juga perlu menghindari pencetus aliran listrik abnormal yang dialami. Secara umum, pengidap sindrom Brugada sebaiknya menghindari kondisi dehidrasi, demam tinggi, dan mengonsumsi terlalu banyak alkohol.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika keluarga atau kerabat mengalami satupun tanda atau gejala yang disebutkan di atas atau memiliki pertanyaan apapun, diskusikanlah dengan dokter. Untuk melakukan pemeriksaan, bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu di sini.