• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Tes Anti SARS CoV-2 IgG SRBD
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Tes Anti SARS CoV-2 IgG SRBD

Tes Anti SARS CoV-2 IgG SRBD

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Tes Anti SARS CoV-2 IgG SRBDTes Anti SARS CoV-2 IgG SRBD

Tes Anti SARS-CoV-2 IgG SRBD adalah pemeriksaan untuk mengukur antibodi (termasuk IgG) terhadap receptor binding domain (RBD), protein Spike (S) SARS-CoV-2, yang bertujuan untuk menilai respons imun humoral adaptif terhadap protein Spike SARS-CoV-2.

Antibodi adalah protein yang dibuat oleh sistem kekebalan tubuh untuk membantu melawan infeksi, termasuk yang disebabkan oleh virus. Beberapa antibodi dalam tubuh dapat melindungi dari infeksi tersebut. 

Sistem kekebalan juga dapat dengan aman belajar membuat antibodi melalui vaksinasi. Berapa lama perlindungan ini berlangsung bisa berbeda untuk setiap penyakit dan setiap orang. Antibodi hanyalah salah satu bagian dari respons imun tubuh.

Antibodi dikembangkan oleh tubuh sebagai respons terhadap infeksi atau setelah vaksinasi. SARS-CoV-2 adalah virus penyebab COVID-19, tes antibodi ini dapat mendeteksi antibodi terhadap virus SARS-CoV-2. 

Selain itu, tes ini juga dapat membantu mengidentifikasi orang yang mungkin telah terinfeksi virus SARS-CoV-2 atau telah pulih dari COVID-19. Namun, tes ini tidak bisa digunakan untuk mendeteksi infeksi COVID-19 yang masih aktif.

Tujuan Tes Anti SARS CoV-2 IgG SRBD

Tes Anti SARS-CoV-2 IgG SRBD digunakan untuk mencari antibodi terhadap penyakit tertentu. Dalam hal ini adalah infeksi virus corona atau COVID-19. Tes ini tidak digunakan untuk mendiagnosis penyakit. 

Ini dapat menunjukkan bahwa kamu memiliki antibodi terhadap suatu penyakit. Namun tidak dapat menunjukkan apakah antibodi tersebut berasal dari infeksi saat ini atau masa lalu atau dari vaksinasi.

Manfaat Tes Anti SARS CoV-2 IgG SRBD

Vaksin COVID-19 diberikan untuk membantu menurunkan risiko infeksi virus corona, dengan merangsang produksi antibodi yang bertugas melindungi tubuh. Manfaat penting antibodi adalah melindungi tubuh dari serangan antigen seperti virus, bakteri, dan zat asing yang bisa menjadi penyebab penyakit. 

Tes antibodi seperti Tes Anti SARS-CoV-2 IgG SRBD digunakan untuk mengetahui kadar antibodi yang ada di dalam tubuh. Termasuk yang didapatkan dari vaksinasi. 

Kapan Harus Melakukan Tes Anti SARS CoV-2 IgG SRBD?

Untuk mendapatkan hasil tes yang optimal, Tes Anti SARS-CoV-2 IgG SRBD disarankan dimulai minimal 14 hari setelah mendapatkan dosis kedua vaksin COVID-19. Perlu diketahui bahwa tes ini hanya dilakukan untuk membantu mengetahui kadar antibodi yang ada di dalam tubuh, bukan menilai apakah vaksin yang diperoleh bekerja dengan baik atau tidak. 

Prosedur Tes Anti SARS CoV-2 IgG SRBD

Dokter atau petugas kesehatan profesional akan mengambil sampel darah dari vena di lengan, menggunakan jarum kecil. Setelah jarum dimasukkan, sejumlah kecil darah akan dikumpulkan ke dalam tabung reaksi atau vial. Ini biasanya memakan waktu kurang dari lima menit. Kamu mungkin merasa sedikit tersengat saat jarum masuk atau keluar. 

Setelah sampel darah diambil, petugas akan membawanya ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut. Hasil tes antibodi ini bisa menunjukkan hasil positif maupun negatif, tergantung pada ada atau tidaknya antibodi yang terdeteksi dari sampel darah yang diambil. 

Tempat Melakukan Tes Anti SARS CoV-2 IgG SRBD

Tes ini dapat dilakukan di rumah sakit atau klinik kesehatan yang secara khusus menyediakan layanan pemeriksaan ini. Agar mudah, kamu juga bisa download Halodoc untuk membuat janji rumah sakit guna melakukan tes ini. 

Referensi:
Harley Street Health Centre. Diakses pada 2022. Vaccine Antibody Test.
Mayo Clinic Laboratories. Diakses pada 2022. Serologic Testing for IgG Antibodies Against SARS-CoV-2.
FDA. Diakses pada 2022. Antibody (Serology) Testing for COVID-19: Information for Patients and Consumers.
CDC. Diakses pada 2022. Test for Past Infection.
Medline Plus. Diakses pada 2022. Antibody Serology Tests.