Tromboflebitis

Pengertian Tromboflebitis

Tromboflebitis adalah inflamasi atau pembengkakan pada vena (pembuluh darah balik) yang disebabkan oleh penggumpalan darah yang terjadi dalam vena. Inflamasi umumnya terjadi pada vena di kaki, meski demikian tidak menutup kemungkinan terjadi pula pada vena tangan atau leher.

Tanda dan Gejala Tromboflebitis

Kedua tromboflebitis tersebut ditandai dengan gejala umum seperti pembengkakan dan rasa sakit pada bagian yang mengalami inflamasi. Khusus untuk tromboflebitis yang terjadi di bawah permukaan kulit, terdapat beberapa indikasi lain seperti kulit di atas vena yang terserang menjadi merah atau berwarna lebih gelap, teraba hangat, sensitif jika ditekan, serta vena yang tampak seperti tali merah yang mengeras dan nyeri bila ditekan.

Tromboflebitis yang terjadi pada vena di bagian yang lebih dalam disebut trombosis vena dalam atau deep vein thrombosis (DVT). Kondisi ini memiliki risiko komplikasi yang lebih berbahaya karena gumpalan darah bisa pecah dan memasuki aliran darah, sehingga berpotensi memicu penyakit serius yang bahkan dapat mengancam jiwa, komplikasi lain yang mungkin terjadi juga meliputi:

  • Pembengkakan dan rasa sakit yang parah sehingga bagian tubuh yang terserang tidak bisa digerakkan.
  • Perubahan warna kulit pada area yang diperdarahi vena yang terkena DVT yang kelamaan akan menimbulkan luka borok pada area kulit yang berubah warna.
  • Varises.

Penyebab Tromboflebitis

Penggumpalan darah merupakan penyebab di balik tromboflebitis, kondisi ini dipicu oleh berbagai hal diantaranya:

  • Usia diatas 60 tahun.
  • Gangguan penggumpalan darah atau kelainan lainnya.
  • Terlalu lama berdiam diri.
  • Tangan atau kaki yang lumpuh.
  • Menggunakan alat pacu jantung (pacemaker) atau kateter di dalam pembuluh vena.
  • Perubahan hormon.
  • Hamil.
  • Obesitas.
  • Merokok.
  • Riwayat anggota keluarga yang juga pernah mengidap tromboflebitis.

Pengobatan Tromboflebitis

Penanganan tromboflebitis ditentukan berdasarkan jenis serta tingkat keparahan inflamasi vena yang dialami oleh pengidap. Pengidap tromboflebitis yang terjadi di bawah permukaan kulit, dapat melakukan penanganan dirumah dengan langkah sederhana sebagai berikut:

  • Mengompres bagian yang terserang dengan air hangat.
  • Meletakkan kaki pada posisi yang lebih tinggi saat tidur atau duduk.
  • Menghindari beban atau tekanan pada bagian yang terserang agar tromboflebitis tidak bertambah parah.
  • Menggunakan obat-obatan, misalnya obat pereda sakit (analgesik) atau obat anti-inflamasi non steroid (OAINS).

Dokter juga bisa menganjurkan pengidap untuk mengenakan stocking kompresi sesuai anjuran dokter. Prosedur ini akan mencegah pembengkakan datang kembali sekaligus menurunkan risiko komplikasi. Di samping itu, varises yang menyebabkan rasa sakit atau kekambuhan tromboflebitis bisa diangkat melalui operasi.

Pencegahan Tromboflebitis

Cara-cara mencegah terjadinya tromboflebitis:

  • Jangan terlalu lama duduk di kursi. Bangunlah dari tempat duduk untuk berjalan-jalan jika sudah duduk selama 20-30 menit.
  • Hentikan kebiasaan merokok.
  • Jaga berat badan tetap ideal dengan pola makan sehat dan berolahraga secara teratur.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera berbicara dengan dokter jika mengalami tanda dan gejala di atas.