Tumor Tulang

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Tumor Tulang

Tumor tulang merupakan suatu pertumbuhan jaringan abnormal yang disebabkan oleh sekelompok sel-sel tulang tumbuh dengan tidak terkendali. Sebagian tumor tulang bersifat jinak, tidak bersifat kanker, sehingga tidak menyebar. Meski demikian, tumor jinak tulang tetap menyebabkan kerusakan pada tulang. Tumor tulang akan melemahkan daerah yang terkena dan membuatnya rentan terhadap benturan. Sebagian lain tumor tulang bersifat ganas dan merupakan kanker. Pada tumor ganas tulang ini, sel-sel dapat menyebar ke seluruh tubuh dan merusak jaringan tulang yang sehat.

 

Faktor Risiko Tumor Tulang

Beberapa faktor risiko tumor tulang, antara lain:

  • Usia anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga usia lanjut.
  • Pengidap kanker di bagian tubuh yang lain dapat terkena kanker yang menyebar ke tulang (metastasis).

 

Penyebab Tumor Tulang

Penyebab pasti dari kanker tulang belum diketahui hingga saat ini. Seringkali, suatu bagian dari tubuh tumbuh dengan sangat cepat sehingga menyebabkan kelainan dalam proses perkembangan, yang akhirnya berpotensi menjadi tumor. Selain itu, tumor tulang juga dapat dipicu oleh beberapa hal, seperti:

  • Genetika atau faktor keturunan.
  • Cedera pada tulang.
  • Dampak dari pengobatan antikanker yang digunakan pada anak-anak.
  • Dampak dari pengobatan radiasi (overdosis).
  • Metastasis (kanker yang menyebar) ke tulang.

 

Gejala Tumor Tulang

Beberapa gejala dari tumor tulang, antara lain:

  • Tumbuh jaringan yang tidak lazim di suatu bagian tubuh.
  • Nyeri yang bertambah parah dan menetap seiring waktu.
  • Dapat terjadi demam yang berkepanjangan.
  • Berkeringat pada malam hari.

 

Diagnosis Tumor Tulang

Dokter akan mendiagnosis kanker tulang, diawali dengan suatu wawancara medis lengkap. Wawancara ini akan meliputi perjalanan penyakit, riwayat kesehatan sebelumnya, serta riwayat medis dalam keluarga. Selanjutnya, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh, yang akan difokuskan ke daerah yang dicurigai mengalami tumor serta menilai kelainan gerak tubuh pengidap. Setelah itu, dokter akan meminta dilakukan serangkaian pemeriksaan penunjang untuk membantu penegakan diagnosis, seperti:

  • Pemeriksaan darah.
  • Pemeriksaan urine.
  • Pencitraan dengan menggunakan Rontgen, MRI, dan PET scan.
  • Pemeriksaan biopsi, dengan mengambil sampel jaringan tumor, untuk menentukan tumor bersifat jinak atau ganas.

 

Pengobatan Tumor Tulang

Pada sebagian kasus tumor tulang jinak, tumor dapat tumbuh dan menghilang dengan sendirinya. Hal ini kebanyakan dialami oleh anak-anak dalam proses pertumbuhan. Kendati demikian, pengidap harus tetap memeriksakan diri dengan rutin ke dokter, untuk melihat perkembangan dari tumor tulang tersebut. Pada beberapa kasus, obat-obatan dapat diberikan dokter untuk membantu menyusutkan tumor.

Jika pada tumor tulang terdapat tanda dan gejala yang menunjukkan tumor tumbuh dengan agresif dan mengarah ke keganasan, maka tindakan operasi diperlukan. Pengobatan pada kanker tulang tergantung pada seberapa jauh kanker telah tumbuh dan menyebar (metastasis). Pengobatan meliputi tindakan operasi untuk mengangkat kanker, serta pemasangan implan logam pada daerah dimana tulang telah diangkat, untuk membantu pergerakan normal pengidap. Pada kasus kanker yang lebih parah, amputasi dapat dijadikan pilihan pengobatan. Setelah tindakan operasi, radiasi dan kemoterapi dapat dilakukan untuk membantu menyusutkan ukuran tumor dan membunuh sel-sel kanker.

 

Pencegahan Tumor Tulang

Belum ditemukan cara yang paling efektif untuk mencegah kanker tulang, namun terdapat beberapa upaya yang dapat dilakukan, seperti:

  • Memakai alat pelindung diri dari trauma saat melakukan aktivitas yang berisiko mengalami cedera tulang.
  • Memeriksakan diri secara rutin jika terdapat benjolan baru pada suatu bagian tubuh, terutama jika sedang menjalani pengobatan kanker.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika seseorang mengalami salah satu gejala yang telah disebutkan sebelumnya di atas, segera periksakan diri ke dokter untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.  Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit pilihan kamu di sini.