Ulkus

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Pengertian Ulkus

Ulkus atau ulcer adalah nama lain dari luka. Ulkus gaster adalah ulkus yang terbentuk pada lambung atau bagian atas usus kecil, yang disebut dengan duodenum. Ulkus gaster atau ulkus duodenum sangat umum terjadi.

 

Gejala Ulkus

Beberapa gejala umum dari ulkus gaster dan ulkus duodenum, antara lain:

  • Kondisi dirasakan membaik setelah pengidapnya makan atau minum, tetapi kemudian memburuk 1-2 jam kemudian (pada ulkus duodenum).
  • Kondisi dirasakan memburuk pada saat pengidapnya makan atau minum (pada ulkus gaster).
  • Cepat merasa kenyang.
  • Mual dan muntah.
  • Nyeri pada lambung yang membangunkan pengidapnya pada malam hari.
  • Perasaan berat, kembung, terbakar, atau nyeri pada lambung.
  • Penurunan berat badan secara tiba-tiba.

 

Penyebab dan Faktor Risiko Ulkus

Beberapa penyebab dan faktor risiko dari ulkus gaster maupun ulkus duodenum, antara lain:

  • Kebiasaan merokok.
  • Kebiasaan minum minuman beralkohol.
  • Keganasan atau kanker.
  • Konsumsi terlalu banyak makanan atau minuman asam.
  • Obat-obatan anti inflamasi seperti aspirin, ibuprofen, naproxen, ketoprofen, dan beberapa obat untuk arthritis.
  • Peradangan atau infeksi bakteri.
  • Stress secara fisik atau emosional.

 

Diagnosis Ulkus

Dokter akan mendiagnosis ulkus gaster maupun ulkus duodenum dengan melakukan wawancara medis lengkap, pemeriksaan fisik yang menyeluruh, serta pemeriksaan penunjang yang sesuai, seperti upper gastrointestinal (GI) series dengan endoskopi, serta pemeriksaan untuk mendeteksi keberadaan bakteri Helicobacter pylori.

 

Pencegahan Ulkus

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah ulkus gaster maupun ulkus duodenum, antara lain:

  • Menghindari kafein dan alkohol.
  • Menghindari kebiasaan merokok.
  • Menghindari makanan apabila menyebabkan rasa terbakar di dada.
  • Menghindari obat-obatan anti inflamasi seperti aspirin dan ibuprofen.

 

Pengobatan Ulkus

Pada ulkus yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori, pilihan pengobatannya antara lain:

  • Pemberian 2 antibiotik untuk membunuh bakteri H. pylori, yang diminum setiap hari selama 2 minggu.
  • Pemberian acid blockers atau proton pump inhibitors, yang diberikan selama 2 bulan lebih, untuk mengurangi kadar asam pada lambung dan membantu melindungi lapisan lambung agar ulkus dapat pulih.

 

Kapan Harus ke Dokter?

Jika terus-menerus mengalami gejala yang telah disebutkan di atas, yang tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta mendapatkan penanganan yang sesuai. Untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa langsung membuat janji dengan dokter di rumah sakit sesuai domisilimu di sini.