• Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Vaksin Hepatitis A
  • Beranda
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Vaksin Hepatitis A

Vaksin Hepatitis A

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Vaksin Hepatitis A Vaksin Hepatitis A

Pengertian Vaksin Hepatitis A

Hepatitis A adalah gangguan kesehatan yang menyebabkan peradangan pada hati akibat infeksi virus hepatitis A. Penyakit ini dapat menular ketika seseorang mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dengan virus hepatitis A. Jika tidak diatasi dengan baik, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan hati.

Untuk itu, sangat penting melakukan pencegahan terhadap hepatitis A dengan melakukan vaksinasi. Kamu bisa mendapatkan vaksin hepatitis A agar terhindar dari berbagai keluhan kesehatan yang disebabkan oleh virus hepatitis A dan menurunkan risiko komplikasi akibat penyakit ini.

Tujuan Vaksin Hepatitis A

Meskipun jarang terjadi, pemberian vaksin hepatitis A bertujuan untuk mencegah komplikasi yang bisa dialami akibat penyakit ini. Hepatitis A dapat menyebabkan kerusakan hati sehingga memicu berbagai gangguan kesehatan yang terkait dengan fungsi hati.

Nah, ada tiga jenis vaksinasi hepatitis yang bisa didapatkan, seperti:

  • Hanya vaksin hepatitis A.
  • Kombinasi vaksin hepatitis A dan hepatitis B.
  • Kombinasi vaksin hepatitis A dan demam tifoid.

Manfaat Vaksin Hepatitis A

Ada berbagai manfaat yang bisa kamu rasakan ketika melakukan vaksinasi hepatitis A, seperti:

  • Terhindar dari virus hepatitis A.
  • Mencegah kerusakan atau gangguan pada hati.
  • Menurunkan risiko penyebaran dan penularan hepatitis A.
  • Mencegah komplikasi yang bisa ditimbulkan akibat hepatitis A.

Kapan Harus Melakukan Vaksin Hepatitis A?

Vaksin hepatitis A merupakan salah satu prosedur kesehatan yang terbilang aman dan efektif untuk mencegah penyakit hepatitis A. Vaksinasi ini bisa dilakukan beberapa minggu sebelum kamu melakukan perjalanan ke daerah yang berisiko menularkan penyakit ini. 

Selain itu, vaksin hepatitis A bisa diberikan pada anak-anak yang memasuki usia 12 hingga 23 bulan.

Berikut ini pemberian dosis vaksin hepatitis A, yaitu:

  • Vaksin dosis pertama: Usia 12 hingga 23 bulan.
  • Vaksin dosis kedua: Enam bulan setelah pemberian dosis pertama.

Anak-anak hingga orang dewasa yang belum pernah mendapatka vaksinasi hepatitis A, sebaiknya segera melakukan vaksinasi ini. Apalagi jika berencana untuk melakukan perjalanan ke lokasi yang berisiko. 

Selain itu, hepatitis A juga disarankan untuk didapat oleh beberapa kelompok, seperti:

  • Seseorang yang melakukan hubungan seksual dengan sesama pria.
  • Seseorang yang menggunakan narkotika dengan alat suntik.
  • Orang bekerja di lokasi yang berisiko penularan penyakit.

Seseorang yang belum pernah mendapatkan vaksin hepatitis A harus segera melakukan vaksinasi atau maksimal dua minggu setelah mengalami kontak langsung dengan pengidap hepatitis A.

Prosedur Vaksin Hepatitis A

Sebelum melakukan vaksinasi, tim medis akan memastikan kondisi kesehatan. Setelah kamu dinyatakan sehat, maka vaksin hepatitis akan diberikan melalui suntikan pada lengan bagian atas melalui otot lengan.

Setelah vaksin dimasukkan ke dalam tubuh, maka kamu akan diminta untuk melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan secara menyeluruh. 

Perlu diketahui bahwa pemberian vaksinasi hepatitis A dapat menyebabkan efek samping yang cukup ringan. Efek samping berupa nyeri dan kemerahan pada bekas suntikan. Selain itu, vaksinasi ini juga dapat menyebabkan demam ringan, rasa tidak nyaman, penurunan nafsu makan, hingga sakit kepala.

Tempat Melakukan Vaksin Hepatitis A

Kamu bisa mendapatka vaksinasi hepatitis A di klinik atau rumah sakit terdekat. Yuk, cari tahu lokasi rumah sakit terdekat yang bisa kamu kunjungi untuk melakukan vaksinasi menggunakan Halodoc. Caranya download aplikasi Halodoc melalui App Store atau Google Play sekarang juga!

Referensi:
CDC. Diakses pada 2022. Hepatitis A VIS.
CDC. Diakses pada 2022. Hepatitis A Information.
NHS. Diakses pada 2022. Vaccination Hepatitis A.