• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kesuburan Wanita Ternyata Ditentukan Oleh 10 Faktor Ini
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Kesuburan Wanita Ternyata Ditentukan Oleh 10 Faktor Ini

Kesuburan Wanita Ternyata Ditentukan Oleh 10 Faktor Ini

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 15 Juni 2022

“Bagi pasangan yang mendambakan momongan, kesuburan seorang wanita adalah salah satu hal yang penting diperhatikan. Namun demikian, ada berbagai faktor yang mampu memengaruhi kesuburan seorang wanita.”

Kesuburan Wanita Ternyata Ditentukan Oleh 10 Faktor Ini

Halodoc, Jakarta – Faktor kesuburan seorang wanita sering menjadi perhatian pasangan yang menginginkan keturunan. Salah satu alasan utamanya adalah karena wanita lebih sensitif terhadap masalah kesuburan. Kebiasaan sehari-hari  sampai usia menjadi faktor yang menentukan kesuburan seorang wanita.

Tidak hanya usia, faktor gaya hidup juga berperan besar dalam memengaruhi peluang seorang wanita untuk hamil. Ketahui apa saja faktor kesuburan wanita dan simak informasi selengkapnya mengenai berbagai faktor yang menentukan kesuburan seorang wanita di sini, ya.

Berbagai Faktor yang Menentukan Kesuburan Wanita

Subur atau tidaknya seorang wanita ternyata ditentukan oleh berbagai faktor berikut ini:

1.   Obesitas mampu memengaruhi kesuburan wanita

Memiliki kelebihan berat badan bisa memengaruhi produksi hormon sehingga berpengaruh pada kesuburan wanita. Semakin berat bobot tubuh wanita, semakin rendah pula fungsi ovariumnya. Selain itu, wanita berusia sekitar 18 tahun yang mengalami obesitas cenderung berisiko mengalami polycystic ovary syndrome (PCOS). Gejala PCOS ini adalah salah satu masalah kesehatan yang mengganggu kesuburan sehingga membuat sulit untuk hamil.

2.  Terlalu Kurus

Bukan hanya kegemukan atau obesitas, terlalu kurus nyatanya juga tidak baik dan mengganggu kesuburan wanita. Memiliki badan terlalu kurus dan berat badan rendah juga mampu memengaruhi kinerja hormon. Tubuh yang terlalu kurus biasanya kekurangan hormon leptin, hormon yang mengontrol rasa lapar dan kenyang. Hormon tersebut juga memengaruhi masa menstruasi.

3.  Bertambahnya Usia menentukan kesuburan wanita

Jika seorang wanita sudah mencapai masa menopause, biasanya di usia 50-an, produksi sel telur umumnya akan semakin berkurang. Alhasil, kesuburan wanita menurun dan peluang kehamilan terbilang kecil.

Beberapa tahun sebelum menopause, umumnya seorang wanita akan mengalami gangguan kesuburan karena kurangnya jumlah sel telur ini. Tidak ada angka yang pasti kapan kesuburan wanita akan berkurang, tapi kebanyakan dokter peluang kehamilan akan semakin menurun ketika menginjak usia 35 tahun peluang kehamilan akan menurun.

4.  Faktor Keturunan

Tanyakan pada Ibumu di usia berapa ia mencapai masa menopause. Jika ia memulainya di usia yang tergolong muda, kemungkinan besar kamu juga. Faktor genetik memang berpengaruh pada kesuburan seorang perempuan. Pasalnya, hal ini berkaitan dengan banyak atau sedikitnya jumlah sel telur yang dimiliki.

5.  Zat Kimia

Paparan polutan, pestisida, dan zat-zat kimia lainnya bisa menurunkan tingkat kesuburan sampai 29 persen. Beberapa zat kimia yang kita temui di produk kecantikan atau pembersih rumah, seperti phthalates, juga bisa memengaruhi kadar hormon dalam tubuh.

6.  Merokok mengganggu kesuburan wanita

Kebiasaan ini bukan hanya menurunkan peluang kehamilan tetapi juga mengganggu perkembangan janin. American Society for Reproductive Medicine mengungkapkan, merokok adalah penyebab dari 13 persen kasus infertilitas. Merokok juga diketahui akan mengacaukan hormon dan membuat DNA menjadi tidak berfungsi, baik pada pria atau wanita.

7.  Alkohol

Yang perlu diwaspadai adalah konsumsi alkohol dalam jumlah besar, yakni lebih dari satu minuman perhari. Menurut penelitian, wanita yang gemar konsumsi alkohil cenderung perlu menjalani terapi untuk kehamilan.

8.  Olahraga Berat

Berolahraga rutin memang akan membantu kamu dalam menjaga berat badan, kuat, dan berenergi. Semua itu diperlukan untuk meningkatkan kesuburan bahkan pada masa kehamilan. Tetapi, jika kamu berolahraga terlalu berat, justru berdampak buruk pada proses ovulasi . Gejala paling nyata dari olahraga berat adalah gangguan siklus haid, menjadi terlalu banyak atau terlalu sedikit.

 9.  Gangguan Tiroid

Salah satu faktor kesuburan wanita adalah gangguan tiroid yang bisa memengaruhi proses ovulasi dan kehamilan. Karena itu, tak ada salahnya untuk memeriksa kadar tiroid jika kamu belum hamil juga.

10.  Konsumsi Kafein Berlebihan

Kecanduan minuman berkafein seperti kopi dapat mengganggu kontraksi otot yang membantu sel telur berpindah dari ovarium melalui tuba falopi ke rahim.

Selain berbagai faktor di atas, kondisi stres nyatanya juga berdampak pada hormon yang berperan dalam kesuburan. Jika kamu sedang mencari solusi atas masalah yang sedang kamu hadapi, kamu bisa bicara dengan psikolog. Segera buat janji medis di aplikasi Halodoc untuk mendapatkan saran yang tepat. Yuk, download Halodoc  sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2022. Female infertility.
Fertility Network UK. Diakses pada 2022. Factors Affecting Fertility.