21 September 2017

Ketahui 5 Tanda Orang yang Sedang Hamil

Ketahui 5 Tanda Orang yang Sedang Hamil

Halodoc, Jakarta - Memiliki buah hati yang manis dan menggemaskan tentu menjadi idaman bagi pasangan yang menikah dan mengharapkan momongan. Ada pasangan yang segera mendapatkan kehamilan setelah tak beberapa lama menikah. Ada pula yang membutuhkan beberapa waktu sebelum akhirnya terjadi kehamilan.

Kehamilan tidak terjadi begitu saja, butuh proses sebelum akhirnya tumbuh janin di dalam kandungan setelah proses ovulasi. Nah, tanda-tanda kehamilan berbeda-beda pada setiap orang. Penggunaan alat tes kehamilan dan pemeriksaan dokter merupakan cara pasti untuk mengetahui apakah seseorang tengah mengandung atau tidak. Namun ada pula yang disebut sebagai tanda-tanda kehamilan tidak pasti.

Ada kemungkinan wanita yang mengalami tanda-tanda kehamilan tidak pasti ini belum menyadari bahwa ia sedang hamil. Lalu apakah tanda-tanda tidak pasti kehamilan itu? Yuk, cari tahu berikut ini:

1.  Perubahan Payudara
Tidak berbeda dengan orang yang sedang mengalami PMS, saat hamil payudara menjadi lebih sensitif. Ukuran payudara akan membesar akibat meningkatnya produksi hormon esterogen dan progesteron. Puting susu juga akan membesar dan warnanya semakin gelap. Saat kehamilan aktivitas hormon HPL (Human Placental Lactogen) pun terjadi. Ini adalah hormon yang diproduksi tubuh untuk mempersiapkan ASI.

2.  Flek Darah
Menempelnya embrio pada dinding rahim atau disebutnya juga implantasi, biasanya akan muncul bercak darah sebelum siklus menstruasi yang akan datang. Umumnya, flek atau bercak darah ini terjadi antara 8 hingga 10 hari setelah ovulasi. Bercak darah yang terjadi saat kehamilan ini sering dikira sebagai darah haid.

3. Mual & Muntah (Morning sicknes)
Peningkatan hormon HCG (Human chorionic Gonadotrophin) bisa menyebabkan sekitar 50 persen wanita mengalami mual dan muntah. Hormon ini menimbulkan efek pedih pada lapisan perut dan menimbulkan rasa mual. Umumnya rasa mual ini akan menghilang begitu memasuki trimester kedua. Peningkatan hormon ini bisa dilihat dari urin. Inilah alasannya mengapa alat tes kehamilan digunakan pada urin.

4.  Sering Buang Air Kecil
Janin yang tumbuh di rahim menekan kandung kemih sehingga ibu yang hamil akan lebih sering buang air kecil. Selain itu, sirkulasi darah pun meningkat sehingga kandung kemih lebih cepat dipenuhi urin. Sebaiknya tidak menahan maupun membatasi buang air kecil, dan selalu penuhi asupan cairan ke dalam tubuh agar terhindar dari dehidrasi.

5. Rasa Lelah Berlebihan
Akibat perubahan hormon, ibu hamil menjadi mudah lelah dan sering mengantuk. Ini juga diakibatkan oleh kinerja beberapa organ vital seperti jantung, ginjal, dan paru-paru yang semakin bertambah. Organ dalam tubuh ibu kini pun ikut bekerja untuk perkembangan dan pertumbuhan janin.

6.  Sembelit
Peningkatan hormon progesteron menyebabkan otot-otot rahim mengendur dan otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit. Dampak positifnya adalah penyerapan nutrisi jadi lebih baik saat hamil.

7.  Amenorea
Tidak datang bulan menjadi tanda kehamilan yang umum. Padahal, siklus datang bulan pada beberapa sebagian wanita tidak teratur sehingga tidak datang bulan sebenarnya bisa jadi merupakan hanya “telat” datang bulan.

8. Hiperpigmentasi Kulit & Varises
Hiperpigmentasi kulit bisa menjadi indikasi kehamilan. Meski tidak semua wanita mengalaminya namun biasanya bagian wajah seperti pipi, hidung, dahi jadi lebih gelap dari biasanya.

Meski belum pasti dan namun varises umum dijadikan pertanda kehamilan. Ini karena pembuluh darah vena mengalami pembengkakan dan pembesaran. Umumnya varises ini muncul di trimester kehamilan, namun di awal kehamilan varises pun bisa muncul yakni antara bulan pertama hingga ketiga.

9.  Pingsan
Jika ibu hamil tidak menyadari kehamilannya dan kadar gula di dalam tubuhnya rendah, maka ia pun dapat kehilangan kesadaran atau pingsan. Untuk mengetahui penyebab pastinya, sangat penting untuk melakukan tes apalagi jika seorang wanita pingsan dan ada tanda-tanda tidak pasti lainnnya.

Untuk mengetahui kehamilan secara tepat, tak ada cara yang lebih pasti dari tes yang dilakukan oleh dokter. Meskipun tes kehamilan bisa dilakukan dengan alat yang tersedia di apotek, namun cara terbaik adalah dengan meminta pernyataan dari dokter.

Bicarakan semua masalah kesehatan dengan dokter yang tepat. Gunakan aplikasi Halodoc untuk bisa bicara langsung dengan dokter melalui Voice/Video Call dan Chat. Membeli produk kesehatan yang dibutuhkan pun semakin mudah dengan Halodoc. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google App.