• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Hati-Hati, Ini Gejala Penyakit Jantung yang Mesti Diwaspadai

Hati-Hati, Ini Gejala Penyakit Jantung yang Mesti Diwaspadai

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Mau tahu betapa seriusnya penyakit jantung di negara kita? Menurut data dari Kementerian Kesehatan, penyakit jantung merupakan penyebab kematian terbanyak ke-2 di Indonesia (berdasarkan Sample Registrasion System).

Tak cuma itu saja, penyakit ini juga menyebabkan kerugian  yang besar secara finansial. Sebab, data BPJS menunjukkan adanya peningkatsan biaya kesehatan untuk penyakit jantung dari tahun ke tahun.

Nah, berbicara penyakit jantung itu, tentunya membicarakan sederet gejala yang bisa dialami pengidapnya. Singkat kata, gejala penyakit jantung buka cuma nyeri dada saja, tetapi ada keluhan yang bisa muncul.

Lalu, seperti apa sih gejala penyakit jantung yang umumnya dialami pengidapnya?

Baca juga: Kenali Kondisi Jantung dan Serangannya yang Perlu Diwaspadai

Amati Gejala Khasnya

Kalau di Indonesia Jantung menjad “pembunuh” kedua, di Amerika Serikat lain lagi ceritanya. Di Amerika Serikat, penyakit jantung menjadi penyakit yang menyebabkan kematian terbanyak. Nah, menurut ahli dari National Institutes of Health - MedlinePlus di sana, ada banyak bentuk penyakit jantung.

Penyebab paling umum dari penyakit jantung, yaitu penyempitan atau penyumbatan dari arteri koroner, pembuluh darah yang memasok darah ke jantung. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan penyakit arteri koroner. Penyakit ini bisa berkembang dari waktu ke waktu, bisa dimulai pada masa kanak-kanak atau remaja. Lalu, bagaimana dengan gejala penyakit jantung yang satu ini?

Menurut American Heart Association, ada gejala khas yang mesti diwaspadai. Dalam kebanyakan kasus, penyakit arteri koroner ini membuat pengidapnya nyeri dada, sesak napas, jantung berdebar, bahkan kelelahan. Ingat, segeralah temui atau tanyakan pada dokter ketika mengalami gejala-gejala tersebut. Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc.

Baca juga: Fakta & Mitos yang Perlu Anda Ketahui Seputar Jantung)

Jangan Lupakan Sederet Gejala Lainnya

Selain keempat gejala di atas, ada pula beberapa gejala lainnya yang mungkin dialami pengidap penyaki jantung. Nah, berikut gejala penyakit jantung lainnya yang mesti diwaspadai.

  1. Jantung berdebar, atau detak jantung justru melambat.

  2. Pusing.
  3. Demam
  4. Irama jantung berubah.

  5. Pembengkakan pada lengan, perut, tungkai, atau sekitar mata.

  6. Nyeri pada bagian leher, rahang, tenggorokan, punggung, dan lengan.

  7. Pingsan atau terasa mau pingsan.

  8. Batuk kering yang tak kunjung membaik.

  9. Mual.
  10. Ruam pada kulit.

  11. Sesak napas atau napas menjadi pendek.

  12. Tangan dan kaki terasa dingin.

  13. Warna kulit membiru (sianosis).

Baca juga: Gaya Hidup Enggak Sehat, Waspada Penyakit Jantung Turunan

Atasi Segera, atau Komplikasi Taruhanya

Ingat, segeralah temui dokter bila mengalami gejala-gejala di atas. Pasalnya, penyakit jantung yang tak ditangani dengan tepat dan cepat, bisa menimbulkan berbagai komplikasi. Misalnya:

  • Gagal jantung. Gagal jantung terjadi saat jantung enggak mampu memompa cukup darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini bisa terjadi akibat penyakit jantung koroner (PJK), infeksi jantung, hingga penyakit kelainan jantung.

  • Serangan jantung. Komplikasi ini bisa terjadi ketika bekuan darah menghambat aliran darah ke jantung yang sudah menyempit sebelumnya, dan merusak bagian ototnya.

  • Henti jantung mendadak. Dapat terjadi saat fungsi jantung berhenti mendadak. Alhasil, pengidapnya tak bisa bernapas dan kehilangan kesadaran. Hal yang bikin resah, bila tak ditangani dengan cepat, hal ini bisa mengakibatkan kematian.

  • PJK juga bisa memicu stroke iskemik, kondisi ketika arteri ke otak tersumbat, sehingga tak menerima aliran darah yang cukup.

  • Yang satu ini kondisi ketika terjadinya pembesaran di dinding arteri, bila pecah dapat menyebabkan kematian.

Mau tahu lebih jauh mengenai masalah di atas? Atau memiliki keluhan kesehatan lainnya? Kamu bisa kok bertanya langsung pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Lewat fitur Chat dan Voice/Video Call, kamu bisa kapan dan di mana saja mengobrol dengan dokter ahli tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play!

Referensi:
American Heart Association. Diakses pada 2020. Coronary Artery Disease - Coronary Heart Disease.
Healthline. Diakses pada 2020. Everything You Need to Know About Heart Disease.
Kemenkes - Sehat Negeriku. Diakses pada 2020. Penyakit Jantung Penyebab Kematian Terbanyak ke-2 di Indonesia.
National Institutes of Health - MedlinePlus. Diakses pada 2020. Heart Diseases,