27 July 2018

Ketahui Bahaya Hepatitis A dan Cara Mengatasinya

bahaya hepatitis A

Halodoc, Jakarta – Bukan sakit hati biasa, hepatitis A merupakan penyakit yang menyerang sel-sel hati manusia, sehingga bisa berdampak pada kemampuan hati untuk berfungsi. Hepatitis A disebabkan oleh virus menular yang bernama virus hepatitis A. Di Asia tenggara, penyakit ini menyerang sebanyak 400.000 orang per tahunnya dengan angka kematian hingga 800 jiwa. Dan yang lebih disayangkan, sebagian besar pengidap hepatitis A adalah anak-anak. Jadi, yuk ketahui bahaya hepatitis A lebih lanjut dan cara mengatasinya di sini.

Penyebab Hepatitis A

Seseorang dapat mengidap penyakit hati ini bila terkena virus hepatitis A yang dapat menyebar dengan sangat mudah. Cara utama virus ini menyebar adalah melalui makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi oleh tinja pengidap hepatitis A. Selain itu, berikut beberapa hal yang bisa memudahkan penyebaran virus:

  • Tidak menjaga kebersihan.
  • Kontak langsung dengan pengidap.
  • Berhubungan intim dengan pengidap, terutama dengan cara anal.
  • Pria yang berhubungan intim dengan sesama pria.
  • Menggunakan jarum suntik yang sama dengan pengidap.
  • Bekerja di area yang berhubungan dengan kotoran, misalnya membersihkan selokan.

Baca juga: Hati-Hati, 5 Penyakit Ini Bisa Ditularkan Melalui Ciuman

Gejala Hepatitis A

Pengidap hepatitis A akan mengalami gejala awal seperti demam, mual, muntah, nyeri pada sendi otot, dan diare. Namun, bila virus hepatitis A sudah menyerang organ hati, ada beberapa gejala lain yang akan muncul, yaitu urin berwarna gelap, tinja berwarna pucat, sakit kuning dan gatal-gatal. Selain itu, perut bagian kanan atas juga akan terasa sakit bila ditekan.

Namun, gejala hepatitis A tersebut tidak dialami oleh semua pengidap. Contohnya, hanya sedikit pengidap hepatitis A di bawah umur 6 tahun, yaitu satu dari sepuluh anak, yang mengalami sakit kuning. Sedangkan pengidap yang berusia remaja dan dewasa dapat merasakan gejala yang lebih parah dan mengalami sakit kuning. Itulah mengapa penyakit ini kadang sulit untuk disadari.

Bahaya Komplikasi Hepatitis A

Sebenarnya bahaya hepatitis A tidak separah hepatitis B dan hepatitis C, karena tidak menyebabkan gangguan hati jangka panjang (kronis) dan jarang berakibat fatal. Namun, hepatitis A dapat menyebabkan kerusakan hati akut yang cukup berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Terutama pada orang yang sudah pernah mengidap penyakit hati sebelum terkena hepatitis A dan pada pengidap manula. Selain itu, pada sebagian kasus, hepatitis A bisa kambuh lagi.

Baca juga: 4 Penyakit yang Sering Terjadi pada Organ Liver

Cara Mengatasi Hepatitis A

Tidak perlu penanganan khusus untuk mengobati penyakit hepatitis A karena tubuh memiliki sistem kekebalan yang dapat melawan virus dengan sendirinya.  Dokter pun hanya akan memberikan obat-obatan yang berguna untuk meredakan gejala yang ditimbulkan hepatitis A, seperti obat pereda rasa nyeri seperti parasetamol atau ibuprofen, serta obat untuk meredakan sakit mual dan muntah. Jadi, pengidap dapat menjalani perawatan sendiri di rumah dengan mengonsumsi obat-obatan yang sudah diresepkan oleh dokter. Selama masa perawatan, pengidap juga perlu membiarkan organ hatinya beristirahat dengan tidak mengonsumsi alkohol maupun obat-obatan yang bisa berdampak pada hati.

Pengidap hepatitis A juga perlu melakukan beberapa hal berikut untuk mencegah penularan virus ke orang lain:

  • Tidak melakukan hubungan intim dulu dengan pasangan sampai benar-benar sembuh.
  • Tidak berbagi alat makan dengan penghuni rumah lainnya. Bila ingin berbagi alat makan, pastikan alat makan yang sudah digunakan pengidap sudah dicuci bersih sebelum digunakan oleh orang lain.
  • Cucilah tangan dengan sabun dan air bersih secara teratur, khususnya setelah dari kamar kecil.
  • Hindari berbagi handuk dengan orang lain dan jangan mencampur cucian pakaian dengan milik orang lain.
  • Untuk sementara, jangan menyiapkan makanan dulu untuk orang lain.
  • Sebaiknya tidak bepergian dulu ke luar rumah, setidaknya sampai seminggu setelah gejala mulai terasa.

Jangan lupa, periksakan diri ke dokter secara teratur untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan. Kebanyakan pengidap hepatitis A akan sembuh dalam waktu dua sampai enam bulan tanpa menimbulkan masalah kesehatan yang serius.

Baca juga: Selain Alkohol, Ini 6 Penyebab Gangguan Fungsi Hati

Kamu juga bisa membeli obat-obatan pereda gejala hepatitis A melalui aplikasi Halodoc, lho. Caranya sangat mudah, tinggal order lewat fitur Apotik Antar dan pesananmu akan diantar dalam satu jam. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.