• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Gejala Awal Munculnya Syringomyelia

Ketahui Gejala Awal Munculnya Syringomyelia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar istilah syringomyelia? Kondisi ini merupakan gangguan kesehatan yang menyerang sumsum tulang belakang saat terbentuk kista yang berisi cairan mengembang dan memanjang dari waktu ke waktu. Pengidap kondisi ini biasanya akan kehilangan kemampuannya dalam merasakan dingin dan sakit. Bukan itu saja, area sumsum tulang belakang juga akan terasa nyeri, kaki, serta kelemahan pada area punggung, kaki, bahu, dan tangan.

Baca juga: Jenis-Jenis Operasi untuk Atasi Syringomyelia

Ini yang Menjadi Sejumlah Gejala Awal Syringomyelia

Gangguan saraf tulang belakang pada pengidap syringomyelia muncul akibat karena adanya kista di saraf tulang belakang (syrinx). Kista atau syrinx tersebut akan tumbuh dan menekan jaringan saraf tulang belakang. Gejala awal syringomyelia yang muncul, antara lain:

  • Kelemahan otot.
  • Hilangnya refleks.
  • Tidak dapat merasakan rasa sakit dan suhu pada bagian tulang belakang, leher, bahu, lengan, dan jugatangan.

Gejala biasanya muncul pada saat seseorang berusia 25-40 tahun. Bukan setelah gejala awal muncul, akan ada gejala lanjutan berupa:

  • Nyeri punggung, leher, serta lengan.
  • Masalah pada fungsi usus.
  • Masalah pada kandung kemih.
  • Melengkungnya tulang belakang.
  • Kaku pada area punggung, bahu, lengan, dan kaki.
  • Kejang pada kaki.

Segera periksakan diri di rumah sakit terdekat saat kamu merasakan sejumlah gejala awal syringomyelia. Beberapa gejala yang muncul akan tampak mirip dengan penyakit saraf tulang belakang, sehingga diperlukan proses pemeriksaan yang panjang guna mendiagnosa secara pasti dan untuk menentukan langkah pengobatan yang tepat. Periksakan diri juga jika kamu pernah mengalami cedera saraf tulang belakang. Semakin cepat terdeteksi, maka akan semakin besar peluang kesembuhan.

Jika gejala yang muncul dibiarkan begitu saja, sejumlah komplikasi bisa saja terjadi seperti nyeri berkepanjangan karena rusaknya sumsum tulang belakang, skoliosis, hilangnya fungsi saraf pada sumsum tulang belakang, kelumpuhan, serta gagal napas karena kista yang semakin membesar dan menekan saraf yang mengatur otot pernapasan.

Baca juga: Sebabkan Nyeri Otot, Ini Pengobatan untuk Atasi Syringomyelia

Apa yang Menjadi Penyebab Munculnya Sejumlah Gejala?

Penyebab utama dari kondisi ini adalah karena terbentuknya kista pada saraf tulang belakang. Penyebab tumbuhnya kista tersebut hingga kini masih belum diketahui secara pasti. Sebagian besar kasusnya dipicu oleh adanya kelainan struktur otak yang menyebabkan bagian otak merosot ke ruang saraf tulang belakang. Jaringan otak yang merosot tersebut dapat mengganggu aliran cairan saraf tulang belakang, sehingga memicu terbentuknya kista. Berikut faktor lainnya:

  • Mengalami cedera pada saraf tulang belakang.
  • Mengalami meningitis, yaitu peradangan yang terjadi pada lapisan pelindung yang menyelimuti otak dan saraf tulang belakang.
  • Mengalami tumor di area tulang belakang.
  • Mengalami kelainan bawaan pada saraf tulang belakang.
  • Mengalami perdarahan di area tulang belakang.

Saat dicurigai adanya syringomyelia pada seseorang, dokter akan lebih dulu menanyakan gejala awal yang dialami disertai dengan pemeriksaan fisik guna mendiagnosisnya. Serangkaian pemeriksaan fisik yang dilakukan antara lain MRI dan CT scan untuk melihat kondisi saraf tulang belakang secara detail.

Baca juga: Beginilah Cara Mendiagnosis Syringomyelia

Langkah Pengobatan yang Dilakukan

Syringomyelia dapat sembuh dengan sendirinya jika gejala yang muncul merupakan gejala ringan. Namun, kondisi ini harus segera mendapat penanganan jika gejala yang dialami memengaruhi kehidupan sehari-hari pengidapnya. Beberapa langkah pengobatan yang dilakukan adalah mengonsumsi obat-obatan, melakukan prosedur operasi, mengonsumsi antibiotik, serta terapi fisik yang dilakukan untuk memperkuat otot lengan yang mengalami kelemahan.

Referensi:
NIH. Diakses pada 2020. National Institute of NeurologicaL Disorders and Stroke. Syringomyelia Fact Sheet.
Healthline. Diakses pada 2020. Syringomyelia.
Medscape. Diakses pada 2020. Neural Tube Defects.
Patient. Diakses pada 2020. Syringomyelia and Syringobulbia.