• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Lebih Jauh Pemeriksaan Echocardiografi Stres

Ketahui Lebih Jauh Pemeriksaan Echocardiografi Stres

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Echocardiografi stres adalah prosedur yang menentukan seberapa baik jantung dan pembuluh darah bekerja. Selama pemeriksaan ini, kamu akan berolahraga dengan treadmill atau sepeda stasioner, sedangkan dokter memantau tekanan darah dan irama jantungmu.

Ketika detak jantung mencapai tingkat puncak, dokter akan mengambil gambar ultrasound jantung untuk menentukan apakah otot jantung mendapatkan cukup darah dan oksigen saat sedang berolahraga. Informasi lebih detail mengenai pemeriksaan echocardiografi stres bisa dibaca di bawah ini!

Kapan Echocardiografi Stres Perlu Dilakukan

Dokter akan merekomendasikan pemeriksaan ini jika kamu mengalami nyeri dada yang disinyalirkan disebabkan oleh penyakit arteri koroner atau infark miokard, yang merupakan serangan jantung. 

Tes ini juga menentukan bagaimana tubuh bertoleransi terhadap olahraga yang kamu lakukan jika kamu sedang dalam proses rehabilitasi jantung. Tes ini juga dapat memberi tahu dokter seberapa baik perawatan, seperti bypass grafting, angioplasty, dan obat anti-anginal atau antiaritmia bekerja.

Baca juga: Terapkan 7 Kebiasaan Ini untuk Kesehatan Jantung

Bisa dibilang echocardiografi stres adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk menempatkan jantung dalam situasi di mana ia perlu memompa darah lebih cepat. Ini dilakukan untuk dapat mengungkapkan adanya penyumbatan atau masalah lain pada jantung.

Tes ini aman dan tidak invasif. Komplikasi sangat jarang terjadi, tetapi dapat meliputi:

  1. Irama jantung yang tidak normal.
  2. Pusing atau pingsan.
  3. Serangan jantung.

Pemeriksaan echocardiografi stres adalah pemeriksaan yang spesifik. Jika hasilnya normal, jantung bekerja dengan baik dan pembuluh darah mungkin tidak tersumbat karena penyakit arteri koroner.

Hasil tes yang tidak normal dapat berarti jantung tidak memompa darah secara efektif karena ada penyumbatan di pembuluh darah. Alasan lain bisa jadi serangan jantung yang merusak jantung.

Baca juga: Cara Mengenali Nyeri Dada yang Berkaitan dengan Jantung

Mendiagnosis penyakit arteri koroner dan menilai risiko serangan jantung sejak dini dapat membantu mencegah komplikasi di masa depan. Tes ini juga dapat membantu menentukan apakah rencana rehabilitasi jantung saat ini bekerja dengan baik atau tidak.

Jika kamu punya masalah terkait kondisi jantung, bisa ditanyakan lewat aplikasi HalodocDokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu.  Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Persiapan Echocardiografi Stres

Tes ini bisa dilakukan di laboratorium echocardiografi yang membutuhkan waktu antara 45 sampai 60 menit. Sebelum melakukan tes, kamu harus melakukan hal-hal berikut:

  1. Pastikan untuk tidak makan atau minum apa pun selama tiga hingga empat jam sebelum pemeriksaan.
  2. Jangan merokok pada hari tes karena nikotin dapat mengganggu detak jantung.
  3. Jangan minum kopi atau minum obat apa pun yang mengandung kafein tanpa berkonsultasi dengan dokter.
  4. Jika minum obat, tanyakan kepada dokter apakah kamu harus meminumnya pada hari tes. Kamu tidak boleh minum obat jantung tertentu, seperti beta-blocker, isosorbide-dinitrate, isosorbide-mononitrate (Isordil Titradose), dan nitrogliserin, sebelum tes. Beritahu dokter jika kamu minum obat untuk mengendalikan diabetes juga.
  5. Pakailah pakaian yang nyaman dan longgar. Karena kamu akan berolahraga, pastikan untuk memakai sepatu jalan atau lari yang ideal.

Kamu akan terhubung ke EKG dan manset tekanan darah untuk membantu menyinkronkan jantung dan tekanan darah sebagai bagian dari tes. Gambar bergerak akan ditransmisikan ke monitor dan ahli jantung kemudian menafsirkannya untuk melihat seberapa efisien jantung memompa (fraksi ejeksi), ketebalan dinding otot, atau bahkan jika ada kebocoran katup. 

Referensi:
Angioplasty.org. Diakses pada 2020. Exercise Stress Test with Echo.
Healthline. Diakses pada 2020. Stress Echocardiography.