• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Pencegahan Terjadinya Neuropati Diabetik
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Ketahui Pencegahan Terjadinya Neuropati Diabetik

Ketahui Pencegahan Terjadinya Neuropati Diabetik

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 17 Juli 2020
Ketahui Pencegahan Terjadinya Neuropati Diabetik

Halodoc, Jakarta – Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh American Diabetes Association, disebutkan kalau ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk pencegahan terjadinya neuropati diabetik. 

Perencanaan makanan, aktivitas fisik, dan obat-obatan, dapat membantu kamu mengelola neuropati diabetik. Ini termasuk juga mengukur kadar gula secara teratur. Informasi selengkapnya mengenai pencegahan terjadinya neuropati diabetik bisa dibaca di bawah ini!

Pencegahan Neuropati Diabetik

Untuk mencegah neuropati diabetik, sangat penting mengelola glukosa darah, tekanan darah, dan kadar kolesterol. Kamu juga perlu mengambil langkah-langkah berikut ini untuk membantu mencegah kerusakan saraf terkait diabetes:

Baca juga: 5 Tes untuk Diagnosis Penyakit Neuropati Diabetik

1. Aktif secara fisik.

2. Mengikuti pola makan sehat yang dianjurkan.

3. Berhenti merokok.

4. Membatasi konsumsi minuman beralkohol.

5. Minum obat diabetes dan obat lain yang diresepkan dokter.

Jika kamu mengidap neuropati diabetik, kamu perlu mengelola kondisi diabetes dengan cara mengelola glukosa darah, tekanan darah, kadar kolesterol, dan berat badan agar kerusakan saraf tidak bertambah parah.

Perawatan kaki sangat penting untuk semua pengidap diabetes, terutama buat kamu yang juga mengidap neuropati diabetik. Periksalah selalu masalah kaki setiap hari, dan rawat kaki dengan baik. Temui dokter untuk pemeriksaan neurologis dan pemeriksaan kaki setidaknya sekali setahun.

Baca juga: Kenali Gejala Neuropati Diabetik pada Saluran Kemih

Jika kaki kering, gunakan lotion di kulit tetapi tidak di antara jari-jari kaki. Kenakan sepatu dan kaus kaki yang pas dan pakai sepanjang waktu. Gunakan air hangat untuk mencuci kaki dan keringkan dengan hati-hati sesudahnya.

Dapatkan sepatu khusus jika diperlukan. Jika kamu memiliki masalah kaki, tanyakan kepada profesional medis jenis sepatu yang cocok untuk kamu gunakan. Berhati-hatilah saat berolahraga. Beberapa aktivitas fisik tidak aman untuk pengidap neuropati diabetik. Bicaralah dengan ahli olahraga klinis diabetes yang dapat membimbingmu pada jenis olahraga yang tepat.

Jika butuh informasi lebih detail pencegahan terjadinya neuropati diabetik, bisa ditanyakan ke aplikasi Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor, kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Kenal Lebih Jauh Neuropati Diabetik

Neuropati diabetik adalah jenis kerusakan saraf yang dapat terjadi jika kamu mengidap diabetes. Gula darah tinggi (glukosa) dapat melukai saraf di seluruh tubuh. Neuropati diabetik paling sering merusak saraf di kaki.

Tergantung pada saraf yang terkena, gejala neuropati diabetes dapat berkisar dari rasa sakit dan mati rasa di kaki, hingga masalah dengan sistem pencernaan, saluran kemih, pembuluh darah, dan jantung. Beberapa orang memiliki gejala ringan. Namun bagi yang lain, neuropati diabetik bisa sangat menyakitkan dan melumpuhkan.

Neuropati diabetik adalah komplikasi diabetes serius yang dapat memengaruhi sebanyak 50 persen pengidap diabetes. Namun, kamu dapat mencegah neuropati diabetik atau memperlambat perkembangannya dengan manajemen gula darah yang mengadopsi gaya hidup sehat secara konsisten.

Neuropati diabetik terdiri dari beberapa jenis. Kamu bisa memiliki satu jenis atau lebih dari satu jenis neuropati diabetik. Gejala yang kamu alami akibat neuropati diabetik tergantung pada jenis yang kamu miliki dan saraf mana yang terpengaruh. Biasanya, gejala berkembang secara bertahap. Itulah alasannya pemeriksaan dini dapat mencegah terjadinya neuropati diabetik dan komplikasi lanjutan.

Referensi:
National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease. Diakses pada 2020. What Is Diabetic Neuropathy?
American Diabetes Association. Diakses pada 2020. Steps to Prevent or Delay Nerve Damage.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diabetic Neuropathy.