• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Konsumsi Alkohol Tiap Hari Tingkatkan Risiko Pankreatitis Kronis

Konsumsi Alkohol Tiap Hari Tingkatkan Risiko Pankreatitis Kronis

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Konsumsi Alkohol Tiap Hari Tingkatkan Risiko Pankreatitis Kronis

Halodoc, Jakarta – Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh American Addiction Centers, disebutkan kalau konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko pankreatitis kronis. Pankreatitis adalah kondisi peradangan pankreas yang sangat menyakitkan dan berpotensi fatal. Alkohol dapat merusak saluran pankreas. Jaringan pankreas yang rusak memicu peradangan, yang menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada pankreas. Pankreatitis dapat memicu pankreatitis akut atau pankreatitis kronis.

Alkohol Picu Pankreatitis Akut sampai Kronis

Pankreatitis akut dapat mengacu pada serangan nyeri yang berkembang tiba-tiba dan berlangsung dalam hitungan hari. Ini paling sering terjadi sebagai akibat dari batu empedu ataupun konsumsi alkohol. 

Baca juga: Ini 13 Tanda Orang Kecanduan Alkohol

Konsumsi alkohol kronis selama beberapa tahun biasanya mengarah pada kondisi pankreatitis akut. Gejala pankreatitis akut meliputi: 

1. Sakit perut yang parah.

2. Perut bengkak dan lunak.

3. Sakit punggung.

4. Penyakit kuning (kulit menguning, bagian putih mata, dan selaput lendir).

5. Demam ringan.

6. Mual atau muntah.

7. Kehilangan selera makan.

8. Denyut jantung meningkat.

9. Tekanan darah rendah.

Kasus pankreatitis akut yang berulang menyebabkan kerusakan permanen pada pankreas, yang menyebabkan pankreatitis kronis. Konsumsi alkohol yang berkelanjutan adalah faktor risiko terpenting munculnya pankreatitis kronis. 

Baca juga: Bisakah Stres Sebabkan Seseorang Kecanduan Alkohol?

Pankreatitis kronis ditandai dengan nyeri perut berulang yang sering disertai dengan mual dan penurunan berat badan. Sebagai akibat dari kerusakan pankreas yang berkelanjutan, sekresi enzim yang dibutuhkan untuk pencernaan dan penyerapan lemak menurun, menyebabkan hilangnya fungsi pencernaan. Kemudian terjadi juga peningkatan risiko diabetes karena kerusakan sel beta, sel di pankreas yang memproduksi, menyimpan, dan melepaskan insulin. 

Gejala pankreatitis kronis adalah:

1. Sakit perut.

2. Penurunan berat badan.

3. Sakit punggung.

4. Mual dan muntah.

5. Kotoran berwarna pucat dan berminyak.

6. Munculnya diabetes.

Informasi selengkapnya mengenai konsumsi alkohol tingkatkan risiko pankreatitis kronis bisa ditanyakan langsung di Halodoc. Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik. Caranya mudah, cukup download aplikasi Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat.

Penanganan Kondisi Pankreatitis

Jika kamu saat ini mengalami pankreatitis akut yang dipicu alkohol, kamu disarankan untuk segera menghentikan konsumsi alkohol. Selain itu, kamu juga sebaiknya berdiskusi dengan dokter untuk menyusun rencana diet yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan. 

Baca juga: Kebiasaan Konsumsi Alkohol Picu Delirium Tremens

Ini adalah langkah yang dapat menghindari komplikasi lebih serius yang memicu risiko pankreatitis kronis. Jika kamu mengembangkan pankreatitis kronis akibat alkohol, mungkin sulit untuk menangani kerusakan pada pankreas. Kemungkinan kamu akan membutuhkan obat seumur hidup untuk membantu pencernaan dan pengaturan gula darah.

Perubahan gaya hidup juga sudah pasti harus dijalani mulai dari:

1. Berhenti minum minuman beralkohol.

2. Minum banyak air.

3. Jangan merokok.

4. Hindari kafein.

5. Tetap berpegang pada diet sehat yang rendah lemak dan protein.

6. Makan dengan porsi kecil dan lebih sering.

Pankreatitis kronis sampai saat ini belum dapat disembuhkan dan merupakan kondisi seumur hidup. Menurut catatan kesehatan yang dipublikasikan oleh North American Pancreatitis, minum minuman beralkohol dan merokok yang berlebihan adalah risiko utama dari pankreatitis kronis. 

Tidak hanya menempatkan pankreas pada risiko kesehatan, konsumsi alkohol berlebihan juga dapat memicu masalah serius lainnya termasuk:

1. Tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, penyakit hati, dan masalah pencernaan.

2. Kanker payudara, mulut, tenggorokan, kerongkongan, hati, dan usus besar.

3. Melemahkan sistem kekebalan.

4. Problem pada proses penyerapan informasi dan ingatan.

5. Masalah kesehatan mental, termasuk depresi dan kecemasan.

6. Masalah sosial, termasuk kehilangan produktivitas, masalah keluarga, dan pengangguran.

Referensi:

American Addiction Centers. Diakses pada 2020. The Effects of Alcohol on the Pancreas
Cedars Sinai.org. Diakses pada 2020. Chronic Pancreatitis
Medscape. Diakses pada 2020. Very Heavy Alcohol Drinking, Smoking May Increase Risk for Chronic Pancreatitis
Centers for Disease Control and Prevention. Diakses pada 2020. Alcohol Use and Your Health