• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Lama Hamil setelah Keguguran, Apa Penyebabnya?

Lama Hamil setelah Keguguran, Apa Penyebabnya?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Lama Hamil setelah Keguguran, Apa Penyebabnya?

Halodoc, Jakarta - Terkadang tidak semua hal berjalan sesuai dengan keinginan. Hal ini juga berlaku terhadap kehamilan yang mungkin saja menimbulkan keguguran. Pasca kejadian tidak menyenangkan ini, kebanyakan wanita terus mencoba untuk mendapatkan kehamilan yang baru. Namun, dalam waktu yang lama kehamilan juga tidak kunjung terjadi. Apa yang menyebabkan wanita sulit hamil pasca keguguran? Berikut jawabannya!

Penyebab Sulit Hamil Setelah Keguguran

Saat seorang wanita yang mengalami keguguran berencana untuk mencoba hamil kembali, mungkin waktu yang dibutuhkan tidak sebentar dan terasa sangat sulit. Memang, keguguran adalah salah satu hal yang paling menyakitkan untuk dihadapi oleh seseorang dan dapat menyebabkan rasa khawatir terkait kemungkinan masalah ini untuk terjadi lagi. Tidak sedikit calon ibu yang bertanya jika dirinya bisa hamil atau memiliki bayi yang sehat.

Baca juga: Bagaimana Cara Cepat Hamil setelah di Kuret?

Perlu diketahui, biasanya melakukan hubungan seks tidak dianjurkan selama dua minggu setelah kejadian tidak terduga tersebut terjadi untuk mencegah infeksi. Wanita sudah dapat berovulasi dan hamil segera dua minggu setelah keguguran. Meski begitu, wanita sudah harus siap secara emosional dan fisik karena mungkin saja masih merasa terpukul. Umumnya, tidak mudah untuk mendapatkan kehamilan lagi setelah mengalami kematian janin ini.

Maka dari itu, setiap wanita harus tahu hal apa saja yang dapat menyulitkannya untuk hamil lagi setelah mengalami keguguran. Dengan mengetahuinya, tentu langkah-langkah jitu ke depannya dapat dilakukan sehingga kehamilan yang sehat dapat tercapai di masa depan. Nah, berikut ini beberapa hal yang menjadi penyebab wanita lama untuk hamil setelah keguguran:

1. Efek Kuretase

Dilatasi dan kuretase adalah prosedur untuk mengangkat jaringan dari dalam rahim wanita. Dokter berusaha membersihkan lapisan rahim setelah mengalami keguguran atau aborsi. Saat hal ini dilakukan, mungkin saja terjadi komplikasi meski terbilang jarang. Contohnya adalah kerusakan pada leher rahim dan pembentukan jaringan parut di dinding rahim. Kedua hal ini mampu menyebabkan lebih sulitnya kehamilan untuk terjadi serta mengakibatkan infertilitas.

Baca juga: Waspada Komplikasi yang Diakibatkan Keguguran

2. Trauma

Hal ini adalah salah satu yang paling umum terjadi pasca wanita mengalami keguguran. Trauma yang terjadi berisiko untuk menyebabkan PTSD, bahkan masalahnya dapat terjadi hingga sembilan bulan setelahnya atau lebih. Meski begitu, bukan berarti setiap wanita akan mengalami hal ini. Ada baiknya untuk memeriksakan diri ke psikolog agar mendapatkan perhatian khusus sehingga program kehamilan dapat dilanjutkan kembali.

3. Stres pada Pasangan Pria

Faktanya, bukan hanya wanita saja yang dapat mengalami perasaan terpukul, tetapi juga sang pria. Reaksi yang diperlihatkan oleh pria dapat berbeda dengan wanita, biasanya dengan menyibukkan diri dengan segala hal yang bisa dilakukan. Mungkin saja ia melakukan pelarian dari perasaannya dengan mengonsumsi lebih banyak alkohol. Tentu saja, konsumsi alkohol yang berlebihan dapat memengaruhi tingkat fertilitas dari pria. Bukan hanya itu, stres yang berkembang menjadi depresi juga dapat menimbulkan infertilitas pada pria.

Baca juga: Setelah Alami Keguguran, Perlukah Menjalani Kuret?

Itulah beberapa penyebab yang perlu diketahui saat wanita lebih lama untuk mendapatkan kehamilan pasca keguguran. Maka dari itu, ibu harus menghindari semua masalah tersebut dengan cara rutin memeriksakan diri ke ahli medis. Pemeriksaan kandungan saat hamil juga penting untuk dilakukan guna mencegah terjadinya keguguran yang pastinya tidak diharapkan oleh suatu pasangan.

Ibu juga dapat memeriksakan diri di beberapa rumah sakit yang bekerjasama dengan Halodoc guna memastikan fisik dan mental dalam keadaan baik. Caranya mudah sekali, cukup dengan download aplikasi Halodoc, pemesanan untuk pemeriksaan bisa langsung dilakukan hanya dengan menentukan dokter dan rumah sakit yang diinginkan. Unduh aplikasinya sekarang juga!

Referensi:
Houston Fertility Journal. Diakses pada 2021. Reasons For Infertility After Miscarriage.
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Dilation and curettage (D&C).