Makanan Sehat untuk Mengatasi Ulkus Duodenum

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Makanan Sehat untuk Mengatasi Ulkus Duodenum

Halodoc, Jakarta – Pernah mengalami nyeri ulu hati yang mengganggu hingga menyebabkan muntah darah? Hati-hati, ini bisa jadi tanda kamu mengalami ulkus duodenum. 

Ulkus duodenum adalah luka terbuka di dinding usus dua belas jari yang disebabkan infeksi bakteri Helicopter pylori dan efek samping konsumsi obat, salah satunya jenis antiinflamasi nonsteroid dalam jangka panjang.

Baca Juga: Ini yang Dimaksud Ulkus Peptikum 

Kenali Gejala Ulkus Duodenum

Selain nyeri ulu hati, ulkus duodenum juga menyebabkan perut kembung, lemas, mual, mentah, rasa terbakar di ulu hati (heartburn), nafsu makan menurun, dan sulit menarik napas. Kamu dianjurkan segera bicara ke dokter jika nyeri ulu hati yang dialami disertai dengan muntah darah, BAB berdarah, dan berat badan menurun drastis.

Kalau kamu punya keluhan nyeri ulu hati dan gejala lain mirip penyakit ulkus, jangan ragu berbicara dengan dokter ahli. Tanpa harus antre, kamu bisa membuat janji dengan dokter secara online di rumah sakit pilihan di sini. Kamu juga bisa tanya jawab sama dokter terkait keluhan kesehatan via fitur Tanya Dokter dengan download aplikasi Halodoc.

Baca Juga: Stres Bisa Sebabkan Munculnya Penyakit Ulkus

Pilihan Makanan Sehat untuk Atasi Gejala Ulkus Duodenum

Selain dengan penanganan medis, gejala ulkus duodenum bisa diatasi dengan konsumsi makanan sehat, khususnya brokoli dan yogurt. Brokoli mengandung sulforaphane, yaitu zat kimia yang bersifat antibakteri. Brokoli mengandung substansi penting untuk melawan sel-sel kanker. Studi tahun 2009 yang dipublikasikan dalam jurnal Cancer Prevention Research menyebutkan, konsumsi satu cangkir brokoli per hari selama 8 minggu bisa menurunkan risiko infeksi perut (salah satunya ulkus duodenum) dibanding yang tidak.

Bagaimana dengan konsumsi yogurt? Studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition menyebutkan bahwa kandungan probiotik dalam yogurt bisa mengurangi jumlah bakteri H. pylori di dalam tubuh. Selain brokoli dan yogurt, makanan lain yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi gejala ulkus duodenum, antara lain berupa apel, buah beri, madu, bawang putih, biji-bijian, serta buah dan sayuran.

Baca Juga: 5 Tes untuk Mendeteksi Kondisi Ulkus Duodenum

Pentingnya Gaya Hidup Sehat untuk Mencegah Ulkus Duodenum

Selain mengonsumsi makanan sehat, kamu juga dianjurkan untuk menerapkan gaya hidup sehat guna mengatasi gejala dan mencegah ulkus duodenum atau penyakit lambung lainnya:

  • Makan dalam porsi kecil tapi sering. Dibanding mengonsumsi makanan dalam porsi besar sekaligus, kamu lebih dianjurkan untuk mengonsumsi makanan dalam porsi kecil dan lebih sering. Hal ini berguna untuk mencegah naiknya asam lambung yang berpotensi menyebabkan nyeri ulu hati.

  • Perbanyak minum air putih, setidaknya delapan gelas per hari atau disesuaikan dengan kebutuhan. Sebaliknya, kamu dianjurkan untuk membatasi konsumsi alkohol harian karena minuman ini bisa menaikkan asam lambung yang memicu nyeri ulu hati.

  • Berhenti merokok, karena kebiasaan ini bisa memicu peradangan dan meningkatkan risiko berbagai jenis kanker, seperti kanker mulut, kanker esofagus, dan kanker perut.

  • Kelola stres. Selain menjaga suasana hati, mengelola stres bisa memperbaiki sistem kekebalan tubuh. Stres yang berkepanjangan ternyata menjadi salah satu pemicu naiknya asam lambung dan peradangan.