• Home
  • /
  • Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Trigliserida Tinggi

Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Trigliserida Tinggi

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Makanan yang Harus Dihindari Pengidap Trigliserida Tinggi

Halodoc, Jakarta – Kadar trigliserida yang terlalu tinggi sebaiknya tidak diabaikan begitu saja. Pasalnya, kondisi ini bisa meningkatkan risiko munculnya berbagai gangguan kesehatan sebagai komplikasi. Sebelumnya perlu diketahui, trigliserida merupakan jenis lemak yang dihasilkan oleh organ hati dan banyak ditemukan di dalam darah. 

Selain dari organ hati, sebagian besar lemak ini berasal dari makanan, seperti daging, keju, susu, nasi, mentega, dan minyak goreng. Kadar trigliserida yang terlalu tinggi diduga bisa memicu penebalan pada dinding pembuluh darah dan meningkatkan risiko stroke hingga serangan jantung. Lantas, apa saja makanan yang harus dihindari agar kadar trigliserida tidak melonjak? Simak jawabannya di bawah ini.

Makanan untuk Mencegah Trigliserida Tinggi

Trigliserida dihasilkan oleh organ hati, namun sebagian besar didapat dari asupan makanan. Artinya, ada jenis makanan tertentu yang sebaiknya dihindari, karena bisa menyebabkan peningkatan kadar lemak trigliserida. Lemak dari makanan yang dikonsumsi akan dipecah kemudian diubah menjadi energi yang dibutuhkan tubuh. Setiap lemak yang tidak digunakan  akan diubah menjadi trigliserida dan disimpan di sel lemak. 

Ketika dibutuhkan, lemak trigliserida ini akan dilepaskan dan digunakan sebagai energi. Ketika asupan trigliserida dari makanan melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh, akan terjadi peningkatan kadar trigliserida dalam darah dan berujung pada trigliserida tinggi. Kondisi ini bisa berbahaya, sebab kadar trigliserida yang terlalu tinggi diduga bisa memicu penebalan dinding pembuluh darah dan berujung pada stroke atau penyakit jantung. 

Kadar trigliserida dikatakan tinggi jika melewati batas yang ditentukan. Kadar trigliserida diukur dalam satuan milimeter per desiliter (mg/dL). Dalam kondisi normal, kadar trigliserida berada di bawah angka 150 mg/dL. Sementara batas tingginya adalah 150-199 mg/dL. Seseorang dikatakan memiliki kadar trigliserida tinggi jika hasil pemeriksaan menunjukkan angka 200–499 mg/dL dan sangat tinggi, yaitu lebih dari 500 mg/dL.

Kadar trigliserida tinggi dan sangat tinggi harus diwaspadai. Sebab, kondisi ini bisa menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung. Sementara kadar trigliserida yang mendekati angka 1000 mg/dL berisiko menyebabkan peradangan pankreas atau pankreatitis. Lantas, apa saja jenis makanan yang harus dihindari saat kadar trigliserida terlalu tinggi? 

  • Minuman Manis 

Asupan gula harus dibatasi, terutama jika mengalami trigliserida tinggi. Kebiasaan mengonsumsi minuman yang mengandung gula, seperti es teh, soda, dan jus buah, akan membuat tubuh dibanjiri kelebihan gula dan hal itu disebut bisa memicu peningkatan kadar trigliserida. 

  • Lemak Jenuh 

Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh juga bisa memicu naiknya kadar trigliserida. Hindari konsumsi produk susu berlemak tinggi, butter, daging merah, dan sebagainya. Jenis makanan ini merupakan makanan mengandung lemak jenuh yang bisa meningkatkan kadar trigliserida. Sebagai gantinya, kamu bisa mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat, seperti kacang-kacangan, gandum utuh, dan buah apel. 

  • Makanan Bertepung 

Makanan yang mengandung tepung, seperti kentang, pasta, atau nasi, merupakan sumber energi yang baik. Namun, makanan sehat ini akan dipecah menjadi gula saat masuk dalam sistem pencernaan. Kelebihan gula merupakan salah satu penyebab kadar trigliserida menjadi tinggi.

  • Minuman Beralkohol 

Kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol diketahui bisa memicu gangguan pada organ hati. Ternyata, hal ini juga bisa menyebabkan naiknya kadar trigliserida. Maka dari itu, pengidap trigliserida tinggi sebaiknya hindari makanan dan minuman yang mengandung alkohol tinggi. 

Cari tahu lebih lanjut seputar trigliserida tinggi dan makanan apa saja yang harus dihindari dengan bertanya pada dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dengan mudah dihubungi melalui Video/Voice Call dan Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play! 

Referensi:
Harvard Health Publishing. Diakses pada 2020. A Promising New Treatment for High Triglycerides. 
Web MD. Diakses pada 2020. High Triglycerides: What You need to Know.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2020. Triglycerides and Heart Health. 
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Triglycerides: Why do They Matter?