09 November 2017

Masalah Ibu Newborn untuk Atasi Bingung Puting

Masalah Ibu Newborn untuk Atasi Bingung Puting

Halodoc, Jakarta – Kondisi bingung puting pasti membuat ibu yang mengalaminya cukup kebingungan. Karena bayi tidak mau meminum air susu langsung dari payudara dan lebih memilih untuk minum melalui dot botol susu. Menyusu langsung dari payudara ibu memang berbeda dengan mengisap air susu lewat dot, sehingga tak heran kalau si kecil kebingungan dan tidak bisa menyesuaikan  Yuk, cari tahu bagaimana cara mengatasi bayi yang bingung puting.  

Penyebab Bingung Puting
Tidak sedikit ibu yang kesusahan mengeluarkan ASI hingga hari ketiga setelah melahirkan. ASI pertama yang keluar biasanya berupa cairan bening kekuningan yang disebut kolostrum. Ibu bisa menghasilkan kolostrum dalam jumlah yang sangat sedikit atau bahkan tidak keluar sama sekali.  Untuk mengatasi bayi yang sudah haus dan lapar, ibu akhirnya memberikan susu dalam botol yang bisa membuat bayi jadi mengenal bentuk dot botol pada masa awal kelahirannya. Penyebab lainnya yang memicu bayi menjadi bingung puting adalah:

1.  Putus Asa Dengan Produksi ASI yang Dihasilkan
Setelah melahirkan, ibu sebenarnya sudah bisa mengeluarkan ASI karena ASI diproduksi selama kehamilan. Sehingga anggapan bahwa ASI tidak bisa keluar karena belum diproduksi adalah salah. Namun, ASI memang tidak langsung keluar seperti air yang mengalir lancar. Puting payudara ibu harus mendapat rangsangan dari mulut bayi agar bisa mengeluarkan ASI. Namun, pada beberapa kasus tertentu, ASI bisa keluar sangat sedikit atau tidak lancar  walaupun sudah menyusui bayi secara langsung. Memberikan susu pada botol pun dipilih menjadi solusi. Padahal dengan menenangkan diri, tidak stres, dan terus merangsang puting payudara, lama kelamaan ibu pun bisa mengeluarkan ASI. Mengenalkan botol pada bayi terlalu dini itulah yang bisa menyebabkan bayi bingung puting.

2.  Perbedaan antara Dot Botol dan Puting Ibu
Jika bayi sudah mengenal dot botol susu, biasanya ia akan menolak menyusu langsung dari payudara ibu, karena ada sejumlah perbedaan antara mengisap dot dengan puting:

- Untuk mengisap puting ibu, bayi harus membuka mulutnya sedikit lebih lebar dibanding mengisap dot botol.
- Bayi menaruh lidah di bawah puting dan bergerak seperti ombak untuk memompa dan menelan ASI ketika menyusu dari payudara ibu. Tapi ketika mengisap dot, bayi meletakkan lidahnya di depan dot untuk menghentikan aliran susu saat bayi menelan.
- Jika menyusu dari payudara ibu, ASI akan berhenti ketika bayi berhenti mengisap dan memompa. Tapi ketika mengisap dari dot, air susu akan tetap keluar meskipun bayi berenti mengisap

Cara Mengatasi Bingung Puting
Agar bayi mau meminum susu dari payudara ibu kembali, berikut cara-cara yang bisa dilakukan:

1.  Coba Latih Bayi Mengisap dari Payudara
Jika bayi menolak menyusu dari payudara, jangan menyerah dan membiarkan bayi tetap minum dari dot. Tetapi usahakan untuk mulai mengenalkan payudara kepada si kecil. Ketika ibu mengenalkan payudara pertama kalinya kepada si kecil, pastikan bayi mengetahui cara melakukan pelekatan yang baik. Dekatkan puting ke mulut bayi lalu masukkan hingga bagian aerola ke dalam mulutnya.

2.  Sering-sering Menyusui Bayi
Dengan sering-sering menyusui, lama kelamaan bayi akan mulai terbiasa meminum susu dari payudara. Walaupun bayi sedang tertidur pulas, ibu tetap boleh memberikan ASI minimal dua jam sekali. Cara tersebut juga sekaligus untuk memenuhi kebutuhan asupan bayi dan dapat membantu meningkatkan produksi ASI. Lakukan dengan perlahan-lahan dan tenang agar bayi merasa nyaman dan tidak terintimidasi oleh payudara.

3.  Memperbanyak Asupan Nutrisi Untuk Memperlancar ASI
Ibu perlu mengonsumsi berbagai jenis makanan bergizi untuk memperlancar produksi ASI. Beberapa macam sayuran, seperti daun katuk, bayam, wortel dan paru dikenal sebagai makanan yang dapat memperbanyak ASI.

Menyusui bukan hanya sekadar memberikan asupan nutrisi kepada bayi, tapi juga merupakan proses membangun hubungan yang intim dengan si kecil. Jika ibu mempunyai pertanyaan seputar cara menyusui yang benar, jangan ragu untuk bertanya kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Ibu dapat dengan nyaman berdiskusi dengan dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Selain itu, ibu juga bisa membeli produk kesehatan dan vitamin yang dibutuhkan di Halodoc. Tidak perlu repot-repot keluar rumah lagi, ibu hanya tinggal order dan pesanan akan diantar dalam satu jam. Ayo, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.