• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Fungsi Scrotum dan Risiko yang Mengintai
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Fungsi Scrotum dan Risiko yang Mengintai

Mengenal Fungsi Scrotum dan Risiko yang Mengintai

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim : 20 September 2022

“Kantung buah zakar atau Scrotum punya peranan penting dalam pembentukan sel sperma. Organ ini membungkus testis beserta komponen organ reproduksi lainnya.”

Mengenal Fungsi Scrotum dan Risiko yang MengintaiMengenal Fungsi Scrotum dan Risiko yang Mengintai

Halodoc, Jakarta – Scrotum adalah kantung kulit yang tergantung di belakang penis tempat testis berada. Fungsi utama scrotum adalah membungkus organ reproduksi yang ada di dalamnya, yakni testis beserta komponen-komponen lainnya. Organ ini juga bertugas untuk menjaga suhu testis agar produksi hormon dan pematangan sel sperma berjalan baik.

Suhu di area testis perlu sedikit lebih dingin dari suhu tubuh agar bisa menghasilkan sperma normal. Untuk menjaga suhu, otot-otot khusus di dinding scrotum berkontraksi dan rileks. Tujuannya menggerakkan testis lebih dekat ke tubuh agar mendapat kehangatan atau menjaga jarak dari tubuh supaya lebih sejuk.

Masalah Kesehatan yang Rentan Mengintai 

Karena fungsi utamanya membungkus testis, berikut risiko penyakit yang rentan menimpa scrotum maupun testis:

1. Hidrokel

Kondisi ini terjadi ketika cairan di sekeliling testis menumpuk, sehingga menyebabkan pembengkakan dan menimbulkan nyeri pada kantung buah zakar.

2. Varikokel

Dalam dunia medis, pembengkakan pada pembuluh darah vena dalam scrotum disebut varikokel. Masalah medis tersebut bisa menurunkan kualitas dan kuantitas sperma, testis gagal berkembang atau menyusut sampai kemandulan.

3. Hernia inguinalis

Hernia inguinalis terjadi ketika organ seperti usus dan jaringan yang ada di dalam perut menonjol ke bagian inguinal atau selangkangan.

4. Torsio testis

Kondisi di atas terjadi ketika testis atau buah zakar terpelintir sehingga menimbulkan nyeri hebat pada testis.

5. Epididimitis

Peradangan epididimis yang disebabkan oleh infeksi bakteri disebut sebagai epididimitis. Hal ini menyebabkan pembengkakan buah zakar.

6. Orkitis

Orkitis adalah peradangan yang terjadi pada salah satu atau kedua testis sekaligus. Kondisi tersebut paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti infeksi menular seksual (IMS).

7. Kanker

Kanker testis adalah tumor ganas yang tumbuh di bagian penis, lebih tepatnya testis. Kondisi ini ditandai dengan pertumbuhan benjolan yang tidak terasa nyeri di salah satu testis.

Anatomi Scrotum

Scrotum terbagi menjadi dua bagian yang dipisahkan oleh garis yang berada di tengah organ ini (raphe perineum). Setiap sisinya terdiri atas:

1.Testis

Testis atau ‘buah zakar’ berfungsi menghasilkan hormon testosteron. Organ ini juga mengandung tubulus dan sel yang menghasilkan sel sperma. Sel tersebut kemudian dipindahkan dari testis ke epididimis melalui vas deferens.

2. Epididimis

Tabung yang melingkar rapat untuk menyimpan sperma sampai matang disebut sebagai epididimis. Organ ini juga bertugas menyerap cairan ekstra yang dikeluarkan oleh testis untuk menggerakkan sperma melalui saluran reproduksi.

3. Tali sperma

Korda spermatika alias tali sperma berisi pembuluh darah, saraf, kelenjar getah bening, dan tabung yang disebut vas deferens. Tabung tersebut mengeluarkan sperma dari epididimis ke saluran ejakulasi.

4. Otot kremaster

Otot ini membantu menggerakkan testis untuk mendekat dan menjauh dari tubuh guna menjaga suhu tetap ideal. Setiap otot kremaster mengelilingi testis dan tali sperma.

Seluruh struktur di atas dibungkus oleh lapisan dinding kulit yang terdiri atas sejumlah komponen, seperti:

  • Kulit tipis berisi kelenjar keringat
  • Otot halus (dartos fascia)
  • Membran dasar dinding scrotum (membran serous)

Selain kesehatan fisik, kesehatan mental juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Bila kamu mengalami masalah yang berhubungan dengan mental, jangan ragu untuk menemui psikolog. Segera buat janji medis dengan psikolog di aplikasi Halodoc. Jangan tunda sebelum kondisinya semakin memburuk, download  Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Cleveland Clinic. Diakses pada 2022. Male Reproductive System.
Healthline. Diakses pada 2022. Scrotum Overview.
Teach Me Anatomy. Diakses pada 2022. The Scrotum.
Science Direct. Diakses pada 2022. Scrotum.