• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Tes Mantoux, Pemeriksaan TBC Lewat Kulit
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mengenal Tes Mantoux, Pemeriksaan TBC Lewat Kulit

Mengenal Tes Mantoux, Pemeriksaan TBC Lewat Kulit

3 menit
Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli : 15 September 2022

“Untuk mendiagnosis TBC, salah satu tes yang bisa dijalani adalah tes mantoux. Tes ini dilakukan pada kulit.”

Mengenal Tes Mantoux, Pemeriksaan TBC Lewat KulitMengenal Tes Mantoux, Pemeriksaan TBC Lewat Kulit

Halodoc, Jakarta – Tes mantoux adalah salah satu metode untuk menentukan apakah seseorang terinfeksi Mycobacterium tuberculosis atau penyakit TBC. Hasil tes ini akan menentukan apakah seseorang telah terinfeksi atau tidak. 

Tes ini juga dapat mendeteksi apakah seseorang pernah terpapar bakteri TBC di masa lalu, atau jika mereka menerima vaksin BCG untuk melawan TBC. Tes ini didasarkan pada fakta bahwa infeksi bakteri TBC menghasilkan reaksi kulit hipersensitivitas tipe lambat terhadap komponen tertentu dari bakteri. 

Prosedur Tes Mantoux

Tes mantoux biasanya ditoleransi dengan baik, dan jarang terjadi reaksi negatif terhadapnya. Tes ini dilakukan dalam dua bagian, yaitu:

1. Bagian Satu

Di tahap ini, dokter atau petugas akan menyuntikkan sejumlah kecil tuberkulin di bawah kulit, biasanya di lengan bawah. Tuberkulin adalah ekstrak steril purified protein derivative (PPD) yang dibuat dari bakteri penyebab TBC. Setelah menerima suntikan, benjolan kecil pucat akan terbentuk di kulit.

2. Bagian Kedua

Tahap kedua tes berlangsung 48 hingga 72 jam kemudian. Pada tahap ini, dokter akan memeriksa kulit untuk melihat bagaimana reaksinya terhadap tuberkulin. Reaksi kulit akan membantu dokter menentukan apakah kamu telah terinfeksi TBC.

Jika telah menunggu lebih dari 72 jam, kamu harus memulai dari awal dengan tes baru dan suntikan baru. Bila ini pertama kalinya kamu menjalani tes mantoux dan hasilnya negatif, kamu mungkin diminta untuk kembali dalam satu hingga tiga minggu untuk tes ulang untuk memastikan hasilnya sama.

Hasil yang Diperoleh

Jika telah terinfeksi bakteri penyebab TBC, kulit di sekitar tempat suntikan akan mulai membengkak dan mengeras dalam 48 hingga 72 jam. Benjolan ini disebut indurasi dalam medis. Warna kulit dapat berubah jadi merah, dan ukurannya digunakan untuk menentukan hasil tes.

Indurasi harus diukur di lengan bawah, tegak lurus terhadap sumbu antara tangan dan siku. Beberapa faktor memengaruhi bagaimana tes mantoux ditafsirkan.

Indurasi kurang dari 5 milimeter (mm) dianggap sebagai hasil tes negatif. Jika memiliki gejala atau merasa telah tertular TBC, kamu mungkin disarankan untuk melakukan tes lagi nanti.

Jika indurasi minimal 5 mm, itu akan dianggap positif pada orang yang:

  • Memiliki kontak baru-baru ini dengan seseorang dengan TBC.
  • Mengidap HIV.
  • Telah menjalani transplantasi organ.

Jika kamu sedang menggunakan obat imunosupresan atau sebelumnya terinfeksi TBC, indurasi 5 mm juga dapat diartikan sebagai hasil positif dalam tes mantoux.

Sementara itu, indurasi minimal 10 mm dapat dianggap sebagai hasil positif jika kamu adalah imigran baru dari negara dengan prevalensi TBC yang tinggi. Hal yang sama berlaku jika kamu tinggal di lingkungan berisiko tinggi seperti panti jompo atau bekerja di lingkungan berisiko tinggi seperti rumah sakit atau laboratorium medis. 

Indurasi 15 mm atau lebih dianggap positif pada siapa saja, bahkan mereka yang tidak berpikir telah terpajan dengan siapa pun dengan TBC.

Jika kamu memiliki hasil tes positif dan memiliki gejala atau dianggap berisiko tinggi terpapar TBC, kemungkinan kamu akan diberi resep obat. Nantinya obat ini digunakan untuk membersihkan infeksi dan meredakan gejala.

Namun, jika kamu berisiko rendah dan memiliki tes positif, dokter mungkin merekomendasikan tes darah TBC untuk memastikan diagnosis. Jika dbandingkan dengan tes darah, tes mantoux memang kurang akurat.

Itulah pembahasan mengenai tes mantoux untuk diagnosis TBC. Jika kamu ingin menjalani tes ini, download Halodoc saja untuk membuat janji rumah sakit dengan dokter. 

Referensi:
CDC. Diakses pada 2022. Tuberculin Skin Testing Fact Sheet.
Healthline. Diakses pada 2022. How to Identify a Positive Tuberculosis (TB) Skin Test.
MedicineNet. Diakses pada 2022. Tuberculosis Skin Test (PPD Skin Test).