Menghadapi Anak yang Mengeluh di Hari Pertama Puasa

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Menghadapi Anak yang Mengeluh di Hari Pertama Puasa

Halodoc, Jakarta – Menahan rasa lapar dan haus untuk waktu yang lama bisa menjadi tantangan bagi anak-anak. Tak jarang, mengeluh menjadi satu-satunya cara yang dipilih untuk menunjukkannya. Mengeluh saat berpuasa sebenarnya adalah hal yang wajar pada anak. Pasalnya, mereka masih dalam proses belajar untuk berpuasa.

Bagi para orang tua, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menghadapi keluhan anak saat berpuasa. Pertama, beri penjelasan pada Si Kecil tentang puasa dan bagaimana proses menjalaninya. Hal tersebut bertujuan agar anak tidak “kaget” dan lebih bisa menerima hal baru tersebut.

Cara kedua, ibu harus memastikan bahwa Si Kecil sudah cukup umur untuk menjalankan puasa. Jangan terlalu kecil, tetapi jangan terlambat pula. Wajar saja jika anak berusia 5 tahun mengeluh selama puasa. Idealnya, anak sudah bisa diajarkan berpuasa setelah menginjak usia 6 tahun. Itu pun harus dilakukan secara bertahap.

(Baca juga: Tanda-tandanya Anak Mulai Bisa Dilatih Puasa)

Misalnya, biarkan anak berpuasa untuk beberapa jam, lalu biarkan ia minum atau makan, kemudian lanjut puasa lagi sampai waktu berbuka tiba. Orangtua sebaiknya tidak memaksa untuk mengajak anak menahan lapar jika ia masih merasa belum sanggup. Untuk mengetahui apakah Si Kecil sudah siap berpuasa atau belum, bisa dilakukan dengan melakukan pendekatan tertentu. Misalnya menanyakan apakah dia tahu apa itu puasa. Bisa juga dengan menanyakan apakah ia mau mencoba untuk melakukannya bersama.

Mengatasi Keluhan Anak di Hari Pertama Puasa

Saat memutuskan untuk mengajarkan dan mengajak anak puasa, orangtua diharuskan untuk selalu bijaksana menghadapinya. Artinya, hindarilah memarahi Si Kecil yang mengeluh karena harus menahan lapar dan haus. Bukannya mendidik, memarahi anak malah bisa membuat ia kehilangan kepercayaan diri dan malah enggan untuk berpuasa lagi.

Daripada begitu, ibu bisa mencoba untuk mengalihkan perhatian anak dari keinginan untuk makan dan minum tersebut. Misalnya, minta anak untuk tidur siang agar rasa lapar dan haus tidak terlalu terasa. Selain itu, tidur siang pun bermanfaat untuk menjaga tubuh Si Kecil tetap sehat dan bugar selama satu bulan berpuasa.

Selain itu, ibu juga bisa mengajak anak untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan. Hal itu bertujuan untuk mengalihkan keluhannya. Misalnya, ajak anak bermain atau bercerita, menonton film, atau berbelanja untuk persiapan berbuka puasa. Ibu juga bisa melibatkan Si Kecil untuk menyiapkan menu untuk berbuka puasa bersama keluarga.

Hal lain yang bisa orang tua lakukan untuk menghadapi keluhan anak adalah dengan membuatnya bergabung dalam kelompok. Misalnya, ajak anak mengikuti pengajian, sehingga ia akan melihat teman sebayanya yang juga melakukan puasa. Alhasil, ia tidak akan merasa sendiri, tidak merasa terpaksa, dan akan lebih terpacu untuk tetap menjalani puasa seperti teman-temannya.

Untuk menghadapi keluhan Si kecil di hari pertama puasa juga bisa dilakukan dengan memenuhi kebutuhan nutrisinya. Pastikan menu sahur anak berisi makanan yang sehat dan seimbang. Ibu juga harus memperhatikan kondisi kesehatan anak. Bisa jadi, ia mengeluh bukan hanya karena lapar tapi ada hal yang terasa salah pada tubuhnya.

Jika anak memiliki keluhan saat menjalankan puasa, segera minta saran dokter di aplikasi Halodoc. Dokter bisa dihubungi lewat Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan tips puasa sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download sekarang di App Store dan Google Play!