Merasa Susah Bahagia? Coba Lakukan Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Merasa Susah Bahagia? Coba Lakukan Ini

Halodoc, Jakarta – Sama halnya seperti tubuh, pikiran juga membutuhkan “asupan bergizi” agar selalu semangat, damai, dan bahagia dalam menjalani hidup. Sayangnya, ada beberapa faktor yang membuat seseorang susah merasa bahagia. Mulai dari pikiran negatif, perasaan negatif, hingga gangguan psikologis tertentu.

(Baca juga: Jangan Lupa, Gembira Itu Penting Lho!)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahagia adalah keadaan atau perasaan senang dan tenteram (bebas dari segala yang menyusahkan). Jadi, jika kamu ingin bahagia, kamu perlu membebaskan diri dari pikiran dan perasaan negatif yang membuat kamu sulit bahagia. Berikut adalah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi sulit bahagia:

1. Bersyukur

Kunci utama hidup bahagia adalah bersyukur. Ini dibuktikan dalam sebuah studi yang menyebutkan bahwa bersyukur adalah salah satu cara untuk meningkatkan rasa bahagia dan melindungi diri dari stres, kecemasan, serta depresi. Salah satu caranya adalah dengan menyederhanakan hidup. Jangan pernah paksakan standar penilaian orang lain ke hidupmu. Sebab, hidupmu dan hidup orang lain berbeda. Jadi, kenapa harus dipaksakan sama? Fokus saja pada apa yang kamu punya dan bisa lakukan. Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang dan bahagia dalam menjalani hidup sesuai versimu sendiri.

2. Jujur pada Perasaan

Merasa bahagia bukan berarti harus menutupi perasaanmu yang sejujurnya. Sebab, enggak ada salahnya kok kamu mengekspresikan emosi, asalkan dengan cara yang bijak. Ini dudukung oleh studi dari The Hebrew University of Jerusalem. Studi tersebut menyebutkan bahwa rasa bahagia lebih dari sekadar merasakan kesenangan dan menghindari rasa sakit. Dari studi tersebut juga diketahui bahwa orang cenderung lebih bahagia saat bisa merasakan emosi yang dirasakan, meski emosi itu tidak menyenangkan.

3. Tersenyum dan Tertawa

Meski dengan cara yang berbeda, tersenyum dan tertawa sama-sama bisa menstimulasi rasa bahagia. Saat kamu tersenyum, otot-otot di sekitar mulut dan wajah akan berkontraksi, sehingga bisa membuat kamu bahagia. Sedangkan, saat kamu tertawa, produksi endorfin dalam tubuh akan meningkat. Endorfin adalah hormon penghilang rasa sakit alami yang dapat menstimulasi rasa bahagia di otak, sehingga bisa membuat kamu lebih rileks dan lebih bisa mengontrol emosi.

4. Sediakan Waktu “Me Time”

Padatnya aktivitas tak jarang menyita waktu dan bikin stres. Itu sebabnya kamu perlu menyediakan waktu untuk diri sendiri (me time). Di waktu ini, kamu bisa melakukan apa pun yang kamu sukai. Mulai dari jalan-jalan, nonton film, belanja, atau aktivitas lain yang bikin nyaman dan bahagia.

5. Mencintai Diri Sendiri

Mencintai diri sendiri bisa bikin kamu bahagia. Ini karena saat kamu mencintai diri sendiri, kamu bisa lebih berdamai dengan kekurangan dan kelebihan diri sendiri. Kamu bisa menerima kelebihan tanpa tinggi hati dan menerima kekurangan diri tanpa ditutup-tutupi. Dengan begitu, kamu bisa lebih fokus pada hal-hal baik yang ada di diri kamu dan lebih percaya diri. (Baca juga: Kenapa Harus Mencintai Diri Sendiri?)

Jika lima cara di atas enggak membuat kamu lebih bahagia, ada baiknya kamu bicara pada dokter. Sebab, perasaan tidak bahagia terus-menerus bisa menjadi tanda adanya gangguan psikologis seperti stres hingga depresi. Untuk bicara dengan dokter, kamu bisa memanfaatkan fitur Contact Doctor di aplikasi Halodoc. Bicarakan saja keluhan yang kamu rasakan pada dokter kapan saja dan di mana saja melalui Chat, Voice Call, atau Video Call. Jadi, yuk download aplikasi Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play. (Baca juga: 6 Jenis Makanan yang Bikin Bahagia)