• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta, Cuci Hidung dengan Rutin Bisa Cegah Polip Hidung

Mitos atau Fakta, Cuci Hidung dengan Rutin Bisa Cegah Polip Hidung

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Mitos atau Fakta, Cuci Hidung dengan Rutin Bisa Cegah Polip Hidung

“Tidak hanya berguna untuk membersihkan hidung, cuci hidung secara rutin juga bisa mencegah masalah hidung seperti polip hidung. Pertumbuhan jaringan non-kanker pada hidung ini bisa dipicu oleh berbagai macam hal, salah satunya alergi. Nah, cuci hidung bisa menjaga kelembapan hidung sekaligus menghilangkan alergen yang bisa menyebabkan alergi dan memicu pertumbuhan polip.”

Halodoc, Jakarta – Bagi sebagian orang, cuci hidung mungkin masih terdengar asing dan tidak biasa dilakukan. Padahal, sama seperti cuci tangan dan cuci muka, kebiasaan ini penting untuk dilakukan secara rutin, lho!

Hidung menjadi salah satu bagian tubuh yang harus dilindungi dan dijaga kebersihannya. Sebab, hidung menjadi bagian pertama yang berfungsi sebagai “penerima” udara yang masuk ke dalam tubuh. Agar udara yang masuk ke paru-paru bersih, hidung menyaring dan memisahkan kotoran. Hal itu menyebabkan kotoran akhirnya terperangkap dan menumpuk di silia. Jika dibiarkan tanpa pernah dibersihkan, ini bisa memicu masalah hidung yang salah satunya polip hidung. Itulah mengapa cuci hidung secara rutin penting karena bisa membantu kamu mencegah polip hidung. Berikut ulasannya

Baca juga: Bahayakah Polip Hidung Bagi Pernapasan?

Mengenal Polip Hidung

Polip hidung adalah kondisi yang terjadi karena adanya pertumbuhan jaringan pada dinding saluran pernapasan hidung atau pada sinus. Jaringan yang tumbuh bersifat lembut, tidak terasa sakit, dan bukan kanker. Meski begitu, polip sama sekali bukan gangguan yang bisa dianggap sepele.

Pada dasarnya, polip memiliki ukuran yang beragam dengan warna serupa. Namun, pada beberapa kasus, polip bisa berukuran besar dan menyumbat saluran hidung. Jika ini yang terjadi, biasanya akan muncul gejala berupa hidung tersumbat, hidung berair, kesulitan bernapas, hingga penurunan kemampuan indera penciuman.

Hingga kini, masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab munculnya polip pada hidung. Namun, pertumbuhan polip diduga berkaitan dengan inflamasi akibat alergi, infeksi, asma, atau kelainan sistem kekebalan tubuh. 

Cuci Hidung Bisa Cegah Polip Hidung

Faktanya, cuci hidung merupakan salah satu cara yang bisa membantu kamu mencegah polip hidung. Hal ini karena cuci hidung bisa meningkatkan aliran lendir dan menghilangkan alergen dan iritan lainnya yang bisa memicu terjadinya polip hidung. Tidak hanya itu, cuci hidung juga bisa mengurangi risiko polip kambuh kembali setelah sembuh.

Jadi, polip hidung bisa diobati dengan menggunakan obat-obatan antiinflamasi. Namun, untuk polip yang berukuran lebih besar, dokter biasanya merekomendasikan operasi sinus endoskopi untuk mengeluarkan polip. Meski sudah sembuh, masih ada kemungkinan polip hidung bisa kambuh kembali. Nah, melakukan cuci hidung secara rutin setelah operasi bisa mencegahnya.

Baca juga: Mencuci Hidung Bisa Cegah COVID-19, Benarkah?

Bagaimana Cara Melakukan Cuci Hidung?

Cuci hidung dilakukan dengan menggunakan cairan untuk menghilangkan kotoran yang ada pada bagian tersebut. Namun, perlu diingat, cairan yang digunakan untuk membersihkan hidung tidak boleh sembarang. Membersihkan hidung tidak dianjurkan menggunakan air keran atau air kamar mandi. Sebab, air tersebut belum tentu bebas bakteri dan malah bisa menimbulkan risiko pada hidung.

Pilihan terbaik untuk membersihkan hidung adalah dengan semprotan dan cairan khusus yang mengandung garam isotonik steril sehingga aman untuk digunakan. Selain efektif membersihkan hidung, cairan ini juga bisa membantu menjaga silia hidung tetap sehat sehingga selalu maksimal dalam menyaring udara yang masuk ke dalam tubuh.

Jika tidak memiliki cairan garam isotonik, kamu bisa mencoba membuat larutan cuci hidung sendiri di rumah. Alat dan bahan yang dibutuhkan adalah garam non-yodium, baking soda, jarum suntik, botol atau wadah plastik, dan neti pot. Untuk membuatnya, campurkanlah tiga sendok teh garam non-yodium dengan satu sendok teh soda kue, lalu simpan dalam wadah plastik yang bersih.

Saat akan cuci hidung, campur satu sendok teh ramuan tersebut dengan secangkir air yang bersih yang sudah direbus. Diamkan selama beberapa saat hingga air memiliki suhu normal. Masukkan cairan ke dalam neti pot, kemudian mulai cuci hidung secara perlahan. Cuci hidung sebaiknya dilakukan satu kali dalam sehari.

Baca juga: 4 Cara Mencegah Polip Hidung yang Perlu Diketahui

Bila kamu mengalami gejala-gejala yang kamu curigai sebagai gejala polip hidung, coba bicarakan saja pada dokter melalui aplikasi Halodoc. Melalui Video/Voice Call dan Chat, dokter terpercaya dari Halodoc bisa memberikan kamu saran kesehatan yang tepat. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!


Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Nasal polyps.
Healthline. Diakses pada 2021. Nasal polyps.