• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Mitos atau Fakta, Kulit Jeruk Dapat Menghilangkan Bau Kaki

Mitos atau Fakta, Kulit Jeruk Dapat Menghilangkan Bau Kaki

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Kulit jeruk dapat menghilangkan bau kaki secara efektif. Apalagi jika sumber bau kakinya dari sepatu. Bagaimana caranya? Kamu tinggal menempatkan kulit jeruk di dalam sepatu dan biarkan selama 24 jam. 

Kulit jeruk secara alami akan menyerap bau tak sedap tersebut dan sebaliknya akan mengeluarkan aroma segar. Kulit jeruk mengandung minyak yang secara alami bertindak sebagai antibakteri yang menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri. Informasi selengkapnya mengenai kulit jeruk dan bau kaki bisa dibaca di bawah ini!

Khasiat Jeruk Menyerap Aroma Apek

Aroma segar dan minyak esensial dalam jeruk membuat kulit jeruk menjadi pembersih alami dan penyegar udara yang sangat baik. Jika kamu baru saja selesai makan jeruk, jangan buang kulit jeruknya. Kulit jeruk dapat menyerap aroma tidak sedap dari sekelilingnya.

Tadi sudah disinggung bagaimana kulit jeruk dapat menghilangkan aroma tak sedap dari kaki yang diakibatkan oleh bau di dalam sepatu. Tak hanya itu, kulit jeruk juga dapat menghilangkan aroma tak sedap lainnya. Ini termasuk juga bau asam di dalam kulkas.

Baca juga: Ini Cara Cepat Hilangkan Bau Kaki

Jika lemari pakaian mulai menebarkan aroma apek, kamu bisa meletakkan kulit jeruk di stoking tua dan meletakkannya di dalam lemari. Untuk menjaga lemari tetap segar, ganti kulit jeruk saat mengering. 

Butuh informasi lebih detail mengenai khasiat jeruk, bisa ditanyakan lewat aplikasi Halodoc.   Dokter yang ahli di bidangnya akan berusaha memberikan solusi terbaik untukmu. Caranya, cukup download Halodoc lewat Google Play atau App Store. Melalui fitur Contact Doctor kamu bisa memilih mengobrol lewat Video/Voice Call atau Chat, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah.

Kenapa Kaki Bisa Bau?

Kaki dan tangan mengandung lebih banyak kelenjar keringat daripada bagian tubuh lainnya. Kaki yang bau tidak hanya memalukan, tetapi secara fisik juga tidak nyaman. Bau kaki bisa karena pelbagai penyebab.

Mulai dari penggunaan sepatu dan kaki yang berkeringat. Interaksi antara keringat dan bakteri yang tumbuh subur di sepatu dan kaus kaki dapat menghasilkan bau. Namun, jangan lupa, kalau kaki bau atau mengalami keringat berlebih juga bisa disebabkan oleh kondisi bawaan yang disebut hiperhidrosis, yang terutama menyerang pria. 

Stres, konsumsi beberapa obat, asupan cairan, dan perubahan hormon juga dapat meningkatkan jumlah keringat yang dihasilkan tubuh. Secara umum, kaki bau dapat dikendalikan dengan beberapa langkah pencegahan:

  1. Selalu pakai kaus kaki ketika mengenakan sepatu tertutup.
  2. Hindari memakai kaus kaki nilon atau sepatu plastik. Sebagai gantinya, kenakan sepatu yang terbuat dari kulit, kanvas, mesh, atau bahan lain yang membuat kaki bernapas.
  3. Bersihkan kaki secara rutin dengan menggunakan air hangat lalu disabunkan dengan sabun berbahan lembut, keringkan sampai bersih. 

Baca juga: Jamur Jadi Penyebab Bau Kaki Menyengat

  1. Periksa infeksi jamur di antara jari kaki dan di bagian bawah kaki. Jika ada kemerahan atau kering, segera lakukan perawatan.
  2. Jangan memakai sepatu yang sama dua hari berturut-turut. Jika kamu sering mengenakan sepatu, kenakan sepatu yang berbeda. Berikan durasi penggunaan sepatu setidaknya 24 jam agar ada sirkulasi udara yang baik di bagian dalam sepatu. 
  3. Bersihkan kaki sesering mungkin dengan bedak bayi atau mengoleskan salep antibakteri juga dapat membantu.

Obat rumahan lainnya untuk bau kaki adalah merendam kaki dalam teh hitam pekat selama 30 menit sehari selama seminggu. Asam dalam teh membunuh bakteri dan menutup pori-pori, membuat kaki kering lebih lama. 

Gunakan dua kantong teh untuk per liter air. Rebus selama 15 menit, lalu tambahkan dua liter air dingin. Rendam kaki dalam air dingin. Sebagai alternatif, kamu dapat merendam kaki dalam air yang sudah dibubuhi cuka.

Referensi:
Reader’s Digest. Diakses pada 2020. 9 Unexpected Ways Orange Peels Are Way More Useful Than You Think
East Coast Podiatry. Diakses pada 2020. Smelly Feet and Foot Odor. 
Pop Sugar. Diakses pada 2020. Refresh Sneakers With Orange Peels.