Jangan Percaya, Ini Mitos Tentang Tukak Lambung

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Jangan Percaya, Ini Mitos Tentang Tukak Lambung

Halodoc, Jakarta - Tukak lambung terjadi ketika muncul luka pada saluran pencernaan, tepatnya pada usus kecil atau lapisan lambung. Gangguan pencernaan ini mudah terjadi pada tempat yang memproduksi zat asam atau enzim. Awalnya, pakar beranggapan bahwa terjadinya tukak lambung karena stres yang berakibat dari akumulasi zat asam. Namun, sekarang muncul studi baru yang menyatakan bahwa penyakit ini terjadi karena infeksi bakteri.

Selain pada lambung dan usus kecil, tukak juga bisa menyerang kerongkongan, yaitu saluran yang meneruskan makanan dari tenggorokan menuju ke bagian perut. Tidak hanya satu, kamu bahkan bisa terinfeksi dua atau bahkan ketiga jenis ulkus lambung ini. Namun, tidak perlu khawatir, karena gangguan pencernaan ini bisa diatasi dengan mudah.

Beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terjadinya tukak lambung berikut perlu kamu waspadai, seperti merokok, memiliki hiperkalsemia, genetik, konsumsi alkohol, dan usia di atas 50 tahun. Faktanya, masih ada mitos tukak lambung yang hingga kini dipercaya sebagai hal yang benar, padahal ternyata tidak demikian. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:

Ketahui Mitos Tukak Lambung Berikut Ini

  • Tukak Lambung Terjadi karena Konsumsi Makanan Pedas

Faktanya, tukak lambung lebih sering terjadi karena infeksi bakteri jenis H. pylori atau sebagai dampak dari penggunaan aspirin, ibuprofen, atau naproxen yang termasuk dalam kategori obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Makanan pedas tidak ada kaitannya dengan terjadinya tukak lambung. Sebaliknya, konsumsi makanan pedas justru akan memperparah luka pada lambung.

Penyembuhan ulkus yang terjadi karena bakteri adalah dengan pemberian antibiotik. Sementara itu, jika ulkus terjadi karena penggunaan obat-obatan nonsteroid, maka konsumsinya harus dihentikan hingga kondisi perut membaik. Tukak lambung karena obat juga bisa diatasi dengan pemberian antasida.

  • Tukak Lambung Bisa Sembuh dengan Susu

Itu tidak benar, meski pernyataan ini telah dipercaya secara turun-temurun. Sebenarnya, susu hanya membuat gejala tukak lambung yang kamu alami sedikit mereda akibat dari perlindungan yang diberikan untuk lapisan lambung. Kondisi ini tidak bertahan lama dan tidak memberikan efek positif terhadap penyembuhan dari gangguan pencernaan ini.

  • Stres Bisa Sebabkan Tukak Lambung

Faktanya, stres menjadi penyebab di hampir semua gangguan kesehatan yang kamu alami, tidak terkecuali tukak lambung. Jika dikaitkan dengan penyebab, hal tersebut hanya mitos belaka. Sama halnya dengan makanan pedas, stres hanya membuat gejala ulkus lambung yang kamu alami semakin memburuk jika tidak bisa dikendalikan.

Itu tadi tiga fakta yang sebenarnya. Pada dasarnya, kamu hanya perlu menjaga pola makan, asupan makanan, dan membiasakan pola hidup sehat supaya terhindar dari gangguan tukak lambung. Jangan lupa, kelola stres dengan baik, ya!

Kalau kamu ingin menanyakan segala hal tentang kesehatan, coba pakai layanan Tanya Dokter dari aplikasi Halodoc. Supaya bisa memakai aplikasi Halodoc, kamu harus download dulu di Play Store atau Apps Store. Tidak hanya Tanya Dokter, kamu juga bisa memanfaatkan fitur Cek Lab dan Beli Obat di manapun kamu berada. Setiap harinya, ada artikel kesehatan terbaru yang bisa menambah wawasan kamu tentang kesehatan juga. Yuk, pakai aplikasinya!

Baca juga: