17 January 2018

Musim Hujan, Hati-Hati Mr P Menyusut

Musim Hujan, Hati-Hati Mr P Menyusut

Halodoc, Jakarta – Saat musim hujan tiba udara jadi lumayan dingin. Bersin-bersin karena gejala flu mungkin sudah biasa dan bisa dialami baik pria maupun wanita. Namun bagaimana dengan organ intim? Pernahkah kamu perhatikan, jika Mr P bisa tiba-tiba menyusut saat terserang dingin?

Menurut penelitian, ukuran Mr P bisa mengerut jika berada di udara dingin. Apalagi bagi pria yang bergantung pada pendingin ruangan. Menurut salah seorang urolog, seperti dilansir dari Okezone bahwa panjang Mr P bisa mengerut hingga 50 persen dari aslinya. Lalu ketebalannya pun menurun menjadi 20 hingga 30 persen setiap tubuh terpapar udara dingin di bawah 15 derajat celcius. Kenapa, ya?

Menurut Darius Paduch, direktur kesehatan seksual dan kedokteran di Well Cornell Medicine, dalam kondisi dingin aliran darah ke Mr P akan semakin terbatas. Hal ini disebabkan oleh pembuluh darah yang menyempit sehingga tidak dapat mengalirkan darah dengan benar.

Meski terdengar lucu, namun nyatanya hal ini bukan sekadar mitos, lho. Tubuh pria umumnya akan menjaga panas dan energi. Jadi jika berada dalam udara yang dingin, otomatis tubuh akan berusaha mengalihkan sumber panas dan energi itu ke bangian tengah tubuh dengan menyedot alirand arah. Dan tentu saja, ini tidak terkecuali dari organ intim pria.

Meski ukurannya menyusut, jangan sedih. Pasalnya, “penyusutan” ukuran Mr P ini tidak akan lama kok. Begitu tubuh kembali hangat dan panas tubuh pun kembali maka darah akan kembali mengalir tanpa terbatas. Lalu, ukuran Mr P pun akan kembali ke ukuran normal dalam beberapa menit.

Menjaga Mr P = Menjaga Sperma?

Meski udara dingin yang berperan membuat ukuran Mr P jadi menyusut hanya sementara, namun bukan berarti kamu boleh mengabaikan kesehatan Mr P begitu saja. Menjaga kesehatan Mr P tidak lepas dari menjaga kualitas sperma tetap dalam kondisi baik, apapun suhu udara di sekitarnya. Nah, beberapa hal ini perlu diperhatikan, yaitu:

1. No Smoking

Mungkin klise, tapi kebiasaan merokok memang memengaruhi jumlah sperma jadi rendah dan bergerak dengan lambat. Jadi, kalau mau sperma tetap sehat dan “kuat” sebaiknya mulai kurangi menjadi perokok baik aktif maupun pasif, ya.

2. No Alcohol

Kalau ingin punya kualitas sperma yang baik, maka paling mudah adalah menjaga gaya hidup. Kurangi minuman beralkohol karena minuman jenis ini terbukti dalam penelitian bisa mengurangi produksi sperma.

3. No Stress

Tertekan karena pekerjaan itu wajar, apalagi bagi pria yang menjadi kepala rumah tangga. Namun, sebaiknya cari cara untuk atasi stres agar kualitas sperma membaik. Coba lakukan hal yang kamu suka, seperti memancing, berolahraga, traveling, fotografi, dan masih banyak lagi. Buang stres agar sperma tetap dalam kondisi prima, ya.

 

Membicarakan masalah kesehatan organ intim memang terkadang terkesan tabu. Namun bukan berarti tidak boleh dibicarakan pada yang orang yang tepat. Terbuka pada pasangan masalah kesehatan seksual adalah kunci rumah tangga harmonis. Jadi jangan segan untuk mengungkapkan perasaan satu sama lain, ya.

Kalau kamu punya pertanyaan seputar kesehatan namun enggan datang langsung ke rumah sakit. Kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc terlebih dahulu. Download aplikasi Halodoc untuk bicara dengan dokter  melalui Video/Voice Call dan Chat. Jika diperlukan, kamu juga bisa melakukan pemeriksaan laboratorium sesuai dengan rekomendasi dokter. Kemudian jika butuh obat, vitamin, atau suplemen, kamu juga bisa membelinya di Halodoc dan pesanan akan diantar dalam satu jam ke tempat tujuan. Lebih mudah dan nyaman, bukan? Aplikasi Halodoc bisa kamu dapatkan di App Store dan Google Play.