Ad Placeholder Image

Obat Altran: Efektif Redakan Sakit Kepala Hingga Haid

Ditinjau oleh  Redaksi Halodoc   27 April 2026

Obat Altran: Atasi Nyeri Kepala, Gigi, Haid Tuntas

Obat Altran: Efektif Redakan Sakit Kepala Hingga HaidObat Altran: Efektif Redakan Sakit Kepala Hingga Haid

Apa Itu Obat Altran?

Altran adalah salah satu jenis obat pereda nyeri yang mengandung zat aktif asam mefenamat dengan dosis 500 mg. Obat ini termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid (OAINS). Golongan obat OAINS bekerja dengan cara menghambat produksi prostaglandin, senyawa dalam tubuh yang memicu nyeri dan peradangan.

Fungsi utama obat Altran adalah meredakan nyeri dengan intensitas ringan hingga sedang. Sebagai obat yang memerlukan resep dokter, penggunaan Altran harus sesuai anjuran profesional kesehatan.

Kegunaan dan Manfaat Obat Altran

Altran memiliki spektrum manfaat yang luas dalam mengatasi berbagai kondisi nyeri. Efektivitasnya membantu mengurangi ketidaknyamanan akibat beberapa jenis nyeri.

Manfaat obat Altran mencakup penanganan nyeri pada kondisi berikut:

  • Sakit kepala yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Sakit gigi, termasuk nyeri pasca tindakan cabut gigi.
  • Nyeri haid primer (dismenore primer) yang tidak disebabkan oleh kondisi medis lain.
  • Nyeri otot dan nyeri sendi, termasuk gejala yang berkaitan dengan radang sendi.
  • Nyeri akibat trauma fisik atau cedera ringan hingga sedang.

Penting untuk diingat bahwa Altran bukan untuk mengatasi penyebab dasar nyeri, melainkan untuk meredakan gejala nyeri yang muncul.

Dosis dan Aturan Pakai Altran

Dosis penggunaan obat Altran harus mengikuti petunjuk dokter atau apoteker. Informasi ini disesuaikan dengan kondisi medis, usia, dan respons tubuh pasien.

Secara umum, Altran sering diresepkan untuk dewasa dengan dosis awal 500 mg. Dosis selanjutnya dapat berupa 250 mg setiap 6 jam.

Disarankan untuk mengonsumsi Altran setelah makan guna meminimalkan risiko iritasi lambung. Durasi penggunaan obat harus sesuai rekomendasi dokter.

Potensi Efek Samping Altran

Seperti obat lain, penggunaan Altran dapat menimbulkan efek samping. Meskipun tidak semua orang mengalaminya, penting untuk mengetahui potensi efek samping.

Beberapa efek samping yang mungkin timbul meliputi gangguan pencernaan seperti mual, muntah, diare, atau nyeri ulu hati. Sakit kepala juga bisa menjadi salah satu efek samping.

Apabila efek samping yang dialami memburuk atau muncul gejala yang tidak biasa, segera cari pertolongan medis. Reaksi alergi serius terhadap Altran sangat jarang terjadi namun memerlukan perhatian segera.

Peringatan dan Kontraindikasi Penggunaan Altran

Ada beberapa kondisi di mana Altran harus digunakan dengan hati-hati atau bahkan dihindari. Individu dengan riwayat alergi terhadap asam mefenamat atau OAINS lainnya tidak boleh menggunakan obat ini.

Penggunaan Altran juga dikontraindikasikan pada pasien dengan ulkus peptikum aktif, gangguan ginjal atau hati yang berat, serta ibu hamil trimester ketiga. Konsultasi dengan dokter sangat penting sebelum memulai pengobatan.

Pasien dengan riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau asma perlu mendapat pengawasan khusus. Obat Altran dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat lain, sehingga perlu memberitahukan seluruh obat yang sedang dikonsumsi kepada dokter.

Kapan Sebaiknya Konsultasi Dokter?

Jika nyeri yang dialami tidak mereda setelah menggunakan obat Altran sesuai anjuran, atau jika nyeri semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter. Gejala nyeri yang disertai demam tinggi, ruam kulit, atau muntah darah memerlukan penanganan medis segera.

Jangan pernah mendiagnosis diri sendiri atau mengubah dosis obat tanpa rekomendasi dokter. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Altran atau keluhan kesehatan lainnya, dapat melakukan konsultasi dengan dokter profesional melalui Halodoc.