APIDRA SOLOSTAR 1 PEN

Rp 146.500 - Rp 283.500
Harga berbeda di tiap apotik
APIDRA SOLOSTAR 1 PEN
Indikasi Umum
INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS. Pengobatan diabetes melitus pada pasien dewasa, remaja dan anak-anak usia 8 tahun dan diatasnya dimana membutuhkan pengobatan dengan insulin.
Deskripsi
APIDRA SOLOSTAR PEN merupakan sediaan yang mengandung Insulin Glulisin yang termasuk dalam golongan insulin analog kerja cepat (Rapid-Acting). Insulin ini digunakan untuk pengobatan diabetes melitus pada pasien dewasa, remaja dan anak-anak usia 8 tahun dan diatasnya dimana pengobatan dengan insulin diperlukan. Pada penderita diabetes mellitus, kemungkinan tubuh berada dalam kondisi tidak dapat memanfaatkan glukosa untuk diubah menjadi energi akibat produksi insulin yang kurang memadai, atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin sebagaimana mestinya, atau keduanya. APIDRA bekerja dengan cara membantu gula darah (glukosa) untuk masuk ke dalam sel, sehingga tubuh dapat mengubahnya menjadi energi. HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Kategori
Komposisi
Setiap ml mengandung: Insuline Glulisine 100 IU.
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Dosis bersifat individual dan ditentukan berdasarkan anjuran dokter sesuai dengan kebutuhan pasien. Apidra Solostar Pen diberikan secara injeksi subkutan.
Aturan Pakai
Berikan dalam waktu 15 menit sebelum atau segera sesudah makan. Apidra Solostar Pen diberikan secara injeksi subkutan. Selalu gunakan obat ini sesuai petunjuk dokter. Dokter mungkin akan meminta untuk menggunakan APIDRA dengan dosis yang berbeda denagn dosis insulin yang Anda gunakan sebelumnya. Tanyakan kepada dokter, apoteker atau perawat Anda jika Anda tidak yakin.
Kemasan
Dus, 5 Solostar pen @ Catridge @ 3 ml
Kontra Indikasi
Obat ini tidak dianjurkan untuk pasien yang mengalami: - Hipersensitif atau mengalami alergi terhadap komponen obat ini. - Kondisi hipoglikemia.
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER. - Jangan berbagi pen antara pasien, bahkan jika needle nya berubah. - Hiperglikemia atau hipoglikemia dengan perubahan regimen insulin, perlu dilakukan dibawah pengawasan medis yang ketat. - Hati-hati terjadinya hipoglikemia. Tingkatkan frekuensi pemantauan glukosa dengan perubahan pada: dosis insulin, obat penurun glukosa yang diberikan bersama, pola makan, aktivitas fisik; dan pada pasien dengan gangguan ginjal atau hati dan ketidaksadaran hipoglikemia. - Dianjurkan pasien untuk memeriksa label insulin sebelum injeksi, untuk menghindari terjadi campuran yang tidak disengaja antara produk insulin. - Hentikan pemakaian jika terjadinya reaksi hipersensitivitas : alergi parah, termasuk anafilaksis. - Hipokalemia : Pantau kadar kalium pada pasien yang berisiko hipokalemia. - Kasus gagal jantung kongestif telah dilaporkan ketika thiazolidinediones digunakan dalam kombinasi dengan insulin. Thiazolidinediones harus dihentikan jika terjadi gejala penurunan fungsi jantung.
Segmentasi
Red
Manufaktur
Sanofi Aventis