
Cotrimoxazole 240 mg/ 5ml Sirup 60 ml
Rp4.800
Botol
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Cotrimoxazole 240 mg/ 5ml Sirup 60 ml merupakan kombinasi Sulfamethoxazole 200 mg dan Trimethoprim 40 mg per 5 mL (Co-trimoxazole) dalam sediaan cair yang digunakan untuk mengatasi infeksi bakteri, terutama pada anak.
Informasi terkait kandungan obat:
Sulfamethoxazole dan Trimethoprim (Co-trimoxazole/Kotrimoksazol) adalah kombinasi antibiotik yang bekerja menghambat dua tahap berurutan dalam biosintesis asam folat bakteri, yang penting untuk sintesis asam nukleat dan protein bakteri. Sulfamethoxazole menghambat sintesis asam dihidrofolat dengan bersaing terhadap para-aminobenzoic acid (PABA), sementara Trimethoprim menghambat enzim dihidrofolat reduktase yang mengubah asam dihidrofolat menjadi asam tetrahidrofolat. Kombinasi kedua mekanisme ini menghasilkan efek bakterisidal sinergis yang lebih kuat dibanding masing-masing obat digunakan sendiri.
Absorpsi: Keduanya diserap baik dan cepat dari saluran cerna; kadar plasma puncak tercapai dalam 1-4 jam.
Distribusi: Distribusi luas ke jaringan tubuh termasuk cairan serebrospinal, paru, dan prostat; menembus plasenta dan masuk ke ASI.
Metabolisme: Sebagian dimetabolisme di hati (Sulfamethoxazole melalui asetilasi dan glukuronidasi, Trimethoprim melalui oksidasi dan konjugasi).
Ekskresi: Terutama melalui urin (bentuk utuh dan metabolit); waktu paruh Sulfamethoxazole sekitar 10 jam, Trimethoprim sekitar 8-10 jam, dapat memanjang pada gangguan fungsi ginjal.
Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Diberikan berdasarkan berat badan menggunakan sendok takar yang tersedia (konsentrasi Sulfamethoxazole 200 mg dan Trimethoprim 40 mg per 5 mL), 2 kali sehari, untuk anak. Dosis anak umumnya berdasarkan kandungan Trimethoprim sekitar 4 mg/kgBB setiap 12 jam, sesuai anjuran dokter.
Durasi terapi umumnya 5-14 hari sesuai jenis infeksi.
Aturan Pakai
Kocok botol sebelum digunakan.
Bila berupa serbuk kering, tambahkan air matang sesuai takaran yang tertera pada kemasan, kocok hingga tercampur rata sebelum digunakan pertama kali.
Gunakan sendok takar yang tersedia untuk mengukur dosis dengan tepat.
Habiskan sesuai durasi terapi yang diresepkan dokter meski gejala sudah membaik.

Kategori Kehamilan:
-
Perhatian
Dapat menyebabkan reaksi hipersensitivitas kulit berat yang jarang namun serius (sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik), terutama pada golongan sulfonamide; hentikan segera dan cari pertolongan medis bila muncul ruam kulit meluas, luka pada mukosa, atau demam setelah minum obat ini.
Dapat menyebabkan anemia hemolitik pada pasien dengan defisiensi G6PD; gunakan dengan hati-hati dan pantau bila memiliki riwayat kondisi ini.
Dapat menyebabkan gangguan darah (leukopenia, trombositopenia) terutama pada penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi; pemantauan hitung darah dianjurkan pada terapi berkepanjangan.
Minum air putih yang cukup selama terapi untuk mencegah kristaluria (pembentukan kristal pada saluran kemih).
Habiskan sesuai durasi terapi yang diresepkan dokter meski gejala sudah membaik, untuk mencegah resistensi bakteri.
Kehamilan: Hindari terutama pada trimester pertama dan mendekati waktu persalinan.
Menyusui: Tidak dianjurkan, terutama pada bayi prematur atau dengan defisiensi G6PD.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Sulfamethoxazole, Trimethoprim, atau golongan sulfonamide lain. Anemia megaloblastik akibat defisiensi folat. Bayi usia kurang dari 2 bulan. Gangguan fungsi ginjal atau hati berat. Kehamilan trimester pertama dan mendekati aterm. Menyusui (risiko kernikterus pada bayi, terutama defisiensi G6PD).
Efek Samping
Umum:
Mual, muntah, diare, ruam kulit.
Tidak umum:
Sakit kepala, pusing, kandidiasis (infeksi jamur) mulut atau vagina.
Jarang:
Reaksi hipersensitivitas berat, gangguan darah (leukopenia, trombositopenia, anemia megaloblastik), peningkatan enzim hati.
Sangat jarang:
Sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik, anemia hemolitik (terutama defisiensi G6PD), agranulositosis, anemia aplastik.

Indikasi Umum
Infeksi saluran kemih, infeksi saluran napas (termasuk bronkitis kronik eksaserbasi akut), infeksi saluran cerna (termasuk shigellosis, demam tifoid), pneumonia Pneumocystis jirovecii (terutama pada pasien immunocompromised/HIV), serta infeksi lain yang disebabkan bakteri sensitif terhadap kombinasi ini.
Komposisi
Per 5 mL: Sulfamethoxazole 200 mg, Trimethoprim 40 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Generic Manufacturer
Kemasan
Dus, Botol @ 60 ml
No. Registrasi
BPOM: GKL9907108333A1*
*) Obat ini merupakan obat Generik. Nomor Registrasi dapat berbeda sesuai dengan ketersediaan stok Apotek.
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 27 Agu 2026

Cefixime 200 mg 10 Kapsul
Rp28.700 - Rp52.300

Dohixat 100 mg 10 Kapsul
Rp7.600 - Rp16.600

Azithromycin 500 mg 6 Tablet
Rp46.000 - Rp46.000

Fluconazole 150 mg Kapsul
Rp15.000 - Rp34.400
