
Cryptal 200 mg 1 Tablet
Rp76.900
Tablet
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Cryptal Tablet 200 mg mengandung Fluconazole 200 mg dalam sediaan tablet yang digunakan untuk mengatasi infeksi jamur (kandidiasis) sistemik.
Informasi terkait kandungan obat:
Fluconazole adalah antijamur golongan triazol yang bekerja menghambat enzim lanosterol 14-alfa-demethylase (sitokrom P450 jamur), sehingga menghambat pembentukan ergosterol yang merupakan komponen penting dinding sel jamur. Terganggunya pembentukan ergosterol menyebabkan dinding sel jamur menjadi rusak dan tidak stabil, sehingga pertumbuhan jamur terhambat (bersifat fungistatik). Fluconazole memiliki penyerapan oral yang sangat baik dan dapat menembus cairan tubuh termasuk cairan otak (cairan serebrospinal), sehingga efektif untuk infeksi jamur sistemik maupun meningitis jamur.
Absorpsi: Diserap sangat baik dari saluran cerna dengan bioavailabilitas oral lebih dari 90%, tidak banyak dipengaruhi oleh makanan; kadar plasma puncak tercapai dalam 1-2 jam.
Distribusi: Didistribusikan luas ke seluruh cairan dan jaringan tubuh termasuk cairan serebrospinal, air liur, dan kulit; ikatan protein plasma rendah (sekitar 11-12%).
Metabolisme: Sebagian kecil dimetabolisme di hati; sebagian besar dosis dieliminasi dalam bentuk tidak berubah.
Ekskresi: Diekskresikan terutama melalui urine dalam bentuk utuh (sekitar 80%); waktu paruh eliminasi sekitar 30 jam, memungkinkan pemberian sekali sehari.
Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis
1 tablet (200 mg), diminum sekali sehari; dosis awal dapat diberikan 400 mg (2 tablet) pada hari pertama untuk infeksi berat, sesuai anjuran dokter.
Dosis lazim Fluconazole untuk infeksi jamur sistemik/invasif pada dewasa: 400 mg pada hari pertama, dilanjutkan 200-400 mg sekali sehari (maksimal 800 mg per hari), disesuaikan dengan respons pengobatan dan diberikan minimal 8 minggu untuk meningitis kriptokokus.
Aturan Pakai
Diminum dengan atau tanpa makanan, pada jam yang tetap tiap harinya.
Untuk dosis tunggal (kandidiasis vagina), obat cukup diminum satu kali dan tidak perlu diulang kecuali gejala menetap.
Habiskan pengobatan sesuai durasi yang dianjurkan dokter meskipun gejala sudah membaik.

Kategori Kehamilan:
-
Perhatian
Hati-hati pada pasien dengan riwayat gangguan irama jantung atau faktor risiko perpanjangan interval QT (misalnya gangguan elektrolit, penyakit jantung struktural).
Hati-hati pada gangguan fungsi hati; hentikan penggunaan bila muncul tanda kerusakan hati (mual berat, kuning pada kulit/mata, urine gelap).
Dosis perlu disesuaikan pada gangguan fungsi ginjal (dosis awal tetap, dosis berikutnya diturunkan separuh bila eGFR di bawah 50 mL/menit/1.73 m2).
Gunakan hanya jika benar-benar diperlukan pada ibu hamil, karena dosis tinggi jangka panjang dikaitkan dengan kelainan bawaan pada janin; pada ibu menyusui, konsultasikan ke dokter karena obat ini terdapat dalam ASI.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Fluconazole atau golongan antijamur azol lain.
Penggunaan bersama Terfenadine, Astemizole, atau Cisapride, karena berisiko menyebabkan gangguan irama jantung berat.
Riwayat porfiria akut.
Efek Samping
Umum:
Mual, sakit kepala, nyeri perut, diare, dan ruam kulit.
Tidak umum (terutama pada pemberian suntikan):
Penurunan nafsu makan, lemas, mulut kering, demam, insomnia, nyeri otot, dan pusing.
Jarang/sangat jarang:
Gangguan irama jantung (perpanjangan interval QT, torsade de pointes), gangguan sel darah (leukopenia, trombositopenia, agranulositosis), kadar kolesterol tidak normal, kadar kalium darah rendah, kerusakan hati berat, dan reaksi kulit berat (sindrom Stevens-Johnson).

Indikasi Umum
Infeksi jamur (kandidiasis) pada vagina, mulut/tenggorokan (orofaring), kulit (kurap/tinea, panu), serta infeksi jamur sistemik dan meningitis kriptokokus, termasuk pencegahan infeksi jamur pada pasien dengan daya tahan tubuh lemah (immunocompromised).
Komposisi
Tiap tablet mengandung Fluconazole 200 mg.
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Fahrenheit
Kemasan
Tablet 200 Mg X 4'S
No. Registrasi
BPOM: DKL9531509010C1
Nomor Sertifikasi Halal:
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)
British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Bab Fungal infection, monograf Fluconazole, p.639-640.
Martindale: The Complete Drug Reference, Thirty-eighth Edition. London: Pharmaceutical Press; 2014. Bab Antifungal Drugs, monograf Fluconazole.
Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Fluconazole.
Stockley's Drug Interactions: A Source Book of Interactions, Their Mechanisms, Clinical Importance and Management, Ninth Edition. Edited by Karen Baxter. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2010. Bab interaksi antijamur azol (CYP3A4/CYP2C9).Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 04 Sep 2026

Cefixime 200 mg 10 Kapsul
Rp23.400 - Rp52.200

Dohixat 100 mg 10 Kapsul
Rp7.400 - Rp40.900

Azithromycin 500 mg 6 Tablet
Rp46.000 - Rp46.000

Fluconazole 150 mg Kapsul
Rp15.000 - Rp37.800
