
Dettol Antiseptik Cair 45 ml

Rp10.600
Botol
*Harga berbeda di tiap apotik
Deskripsi & Manfaat
Deskripsi
Dettol Antiseptik Cair 45 ml adalah cairan konsentrat antiseptik untuk membantu mencegah infeksi pada luka dan mengurangi kuman di permukaan.
Informasi Umum Terkait Kandungan:
*Informasi ini bersifat edukatif dan tidak dimaksudkan sebagai klaim manfaat langsung dari produk.
Produk ini mengandung bahan aktif Chloroxylenol 4.8%. Zat ini bekerja dengan cara merusak dinding sel mikroorganisme. Sifatnya yang konsentrat memungkinkan penggunaan sebagai antiseptik pada kulit (setelah diencerkan) dan disinfektan untuk permukaan rumah tangga.

Dosis & Aturan Pakai
Aturan Pakai
Pertolongan pertama pada luka, gigitan dan sengatan serangga :
Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 120 ml air. Tuangkan larutan Dettol pada kapas kemudian usapkan pada luka.
Membunuh kuman pada seluruh tubuh:
Larutkan 3-4 tutup penuh Dettol dalam bak mandi.
Untuk bunuh kuman pada popok dan pakaian : Larutkan 1 tutup penuh Dettol dengan 240 ml air.
*1 Tutup penuh = 6 ml

Informasi Keamanan
Kategori Kehamilan:
Informasi keamanan untuk ibu hamil dan janin belum diketahui. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.
Perhatian
Hanya untuk kegunaan luar saja.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
Simpan di bawah suhu 35 C.

Detail Produk
Indikasi Umum
Produk ini memiliki dua indikasi utama berdasarkan cara penggunaannya: Sebagai Antiseptik (untuk kulit): Digunakan pada luka gores, lecet, dan gigitan serangga untuk membantu mencegah infeksi. Dapat juga digunakan untuk kebersihan tubuh saat mandi. Sebagai Disinfektan (untuk permukaan): Digunakan untuk membantu membersihkan berbagai permukaan rumah tangga dari kuman, seperti pada lantai, kamar mandi, atau untuk merendam pakaian.
Komposisi
Chloroxylenol 4.8 % w/v
Golongan Produk
Alat Kesehatan & Medis Habis Pakai
Manufaktur
Reckitt Benckiser Trading Indonesia
Kemasan
Botol @ 45 ml
No. Registrasi
Kemenkes RI: PKD20501810166
Nomor Sertifikasi Halal:
ID00410000040820220
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 05 Des 2025