
Flagyl Forte 500 mg 10 Tablet
Rp127.400
Strip
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Flagyl Forte 500 mg 10 Tablet adalah obat yang mengandung Metronidazole 500 mg dalam sediaan tablet untuk mengatasi infeksi bakteri anaerob dan infeksi protozoa.
Informasi terkait kandungan obat:
Metronidazole adalah senyawa nitroimidazol yang bekerja sebagai antibakteri dan antiprotozoa. Di dalam sel bakteri anaerob, organisme mikroaerofilik, atau protozoa, gugus nitro pada Metronidazole direduksi oleh sistem transport elektron intraseluler menjadi senyawa intermediet reaktif yang merusak struktur heliks DNA dan menghambat sintesis asam nukleat, sehingga menyebabkan kematian sel mikroorganisme. Metronidazole tidak aktif terhadap bakteri aerob karena mekanisme reduksi ini memerlukan lingkungan anaerob.
Absorpsi: Diserap hampir sempurna dan cepat dari saluran cerna (oral), kadar plasma puncak dalam 1-2 jam, bioavailabilitas oral tinggi (lebih dari 90%); pemberian rektal dan vaginal memiliki bioavailabilitas sistemik yang lebih rendah dan bervariasi.
Distribusi: Distribusi luas ke seluruh jaringan dan cairan tubuh termasuk cairan serebrospinal, saliva, dan ASI; menembus plasenta; ikatan protein plasma rendah (kurang dari 20%).
Metabolisme: Dimetabolisme di hati melalui oksidasi dan konjugasi glukuronat menjadi metabolit hidroksi dan asam yang masih memiliki sebagian aktivitas antimikroba.
Ekskresi: Terutama melalui urin (sekitar 60-80%, sebagian besar sebagai metabolit) dan sebagian melalui feses; waktu paruh eliminasi sekitar 6-8 jam pada fungsi ginjal dan hati normal, dapat memanjang pada gangguan fungsi hati berat.
Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Dewasa: 1 tablet (500 mg), 2-3 kali sehari, selama 7-10 hari untuk infeksi bakteri anaerob (dosis dan durasi dapat berbeda sesuai jenis infeksi, misalnya dosis tunggal 2 g untuk trikomoniasis, atau 750 mg 3 kali sehari selama 5-10 hari untuk amoebiasis).
Dosis dan durasi terapi ditentukan oleh dokter berdasarkan jenis dan keparahan infeksi.
Aturan Pakai
Diminum dengan segelas air, sebaiknya setelah makan untuk mengurangi gangguan lambung.
Telan tablet/kaplet/kapsul utuh.
Habiskan sesuai durasi terapi yang diresepkan dokter meski gejala sudah membaik, untuk mencegah resistensi bakteri.

Kategori Kehamilan: B
Aman
Obat ini cenderung aman untuk ibu hamil dan janin. Tidak ada risiko terhadap janin berdasarkan riset hewan, tetapi riset pada manusia masih terbatas.
Perhatian
Dilarang mengonsumsi alkohol selama pengobatan dan hingga 48 jam setelah pengobatan selesai; kombinasi dengan alkohol dapat menimbulkan reaksi mirip disulfiram (mual, muntah, kemerahan wajah, sakit kepala berdenyut, kram perut).
Dapat menyebabkan gangguan neurologis (neuropati perifer, pusing, ataksia, kejang) terutama pada penggunaan dosis tinggi atau jangka panjang; hentikan pengobatan dan segera konsultasikan ke dokter bila muncul gejala neurologis yang tidak biasa (kesemutan, rasa terbakar pada tangan/kaki, kebingungan).
Dapat menimbulkan rasa logam di mulut (metallic taste) dan lidah berselaput; umumnya tidak berbahaya.
Urine dapat berubah warna menjadi gelap kecoklatan/kemerahan selama pengobatan; ini efek pewarnaan yang tidak berbahaya dan akan hilang setelah pengobatan selesai.
Dapat menyebabkan kandidiasis (infeksi jamur) mulut atau vagina akibat perubahan flora normal selama pengobatan.
Gunakan dengan hati-hati pada gangguan fungsi hati (mungkin memerlukan penyesuaian dosis) dan pada penggunaan jangka panjang (pemantauan hitung darah dan fungsi neurologis dianjurkan).
Kehamilan: Hindari terutama pada trimester pertama; pada trimester kedua dan ketiga digunakan hanya bila manfaat lebih besar dari risiko, atas anjuran dokter.
Menyusui: Dapat masuk ke ASI dan memengaruhi rasa ASI; untuk dosis tinggi atau rejimen dosis tunggal besar, dokter dapat menganjurkan menghentikan sementara menyusui selama 12-24 jam setelah dosis.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Metronidazole atau golongan nitroimidazol lain. Trimester pertama kehamilan (terutama untuk dosis tinggi atau rejimen jangka panjang). Gangguan fungsi hati berat (memerlukan penyesuaian dosis, konsultasikan ke dokter). Riwayat diskrasia darah atau gangguan neurologis berat yang tidak terkontrol untuk penggunaan dosis tinggi/jangka panjang.
Efek Samping
Umum:
Mual, muntah, rasa logam di mulut, sakit kepala, kehilangan nafsu makan.
Tidak umum:
Diare, pusing, lidah berselaput (furry tongue), urine berubah warna gelap.
Jarang:
Neuropati perifer (kesemutan/rasa terbakar pada tangan dan kaki, biasanya pada penggunaan jangka panjang), reaksi hipersensitivitas (ruam kulit, urtikaria), leukopenia sementara.
Sangat jarang:
Kejang, ensefalopati, ataksia, sindrom Stevens-Johnson, pankreatitis.

Indikasi Umum
Infeksi bakteri anaerob (misalnya infeksi intra-abdomen, infeksi ginekologi, abses otak, infeksi kulit dan jaringan lunak), infeksi protozoa (amoebiasis, giardiasis, trikomoniasis), vaginosis bakterialis, eradikasi Helicobacter pylori (sebagai bagian dari terapi kombinasi), serta profilaksis infeksi anaerob pada tindakan bedah.
Komposisi
Metronidazole 500 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Kalventis Sinergi Farma
Kemasan
Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
No. Registrasi
BPOM: DKL0121200717A1
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 27 Agu 2026

Cefixime 200 mg 10 Kapsul
Rp28.700 - Rp52.300

Dohixat 100 mg 10 Kapsul
Rp7.600 - Rp16.600

Azithromycin 500 mg 6 Tablet
Rp46.000 - Rp46.000

Fluconazole 150 mg Kapsul
Rp15.000 - Rp34.400
