




Fluconazole 150 mg Kapsul
Rp15.000
Kapsul
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Fluconazole 150 mg Kapsul mengandung Fluconazole 150 mg dalam sediaan kapsul yang digunakan untuk mengatasi infeksi jamur (kandidiasis).
Informasi terkait kandungan obat:
Fluconazole adalah antijamur golongan triazol yang bekerja menghambat enzim lanosterol 14-alfa-demethylase (sitokrom P450 jamur), sehingga menghambat pembentukan ergosterol yang merupakan komponen penting dinding sel jamur. Terganggunya pembentukan ergosterol menyebabkan dinding sel jamur menjadi rusak dan tidak stabil, sehingga pertumbuhan jamur terhambat (bersifat fungistatik). Fluconazole memiliki penyerapan oral yang sangat baik dan dapat menembus cairan tubuh termasuk cairan otak (cairan serebrospinal), sehingga efektif untuk infeksi jamur sistemik maupun meningitis jamur.
Absorpsi: Diserap sangat baik dari saluran cerna dengan bioavailabilitas oral lebih dari 90%, tidak banyak dipengaruhi oleh makanan; kadar plasma puncak tercapai dalam 1-2 jam.
Distribusi: Didistribusikan luas ke seluruh cairan dan jaringan tubuh termasuk cairan serebrospinal, air liur, dan kulit; ikatan protein plasma rendah (sekitar 11-12%).
Metabolisme: Sebagian kecil dimetabolisme di hati; sebagian besar dosis dieliminasi dalam bentuk tidak berubah.
Ekskresi: Diekskresikan terutama melalui urine dalam bentuk utuh (sekitar 80%); waktu paruh eliminasi sekitar 30 jam, memungkinkan pemberian sekali sehari.
Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis
1 kapsul (150 mg), diminum sebagai dosis tunggal untuk kandidiasis vagina/balanitis kandida, atau sesuai jadwal yang ditentukan dokter untuk infeksi jamur lain.
Dosis lazim Fluconazole pada dewasa: 150 mg dosis tunggal untuk kandidiasis vagina/balanitis kandida; 50 mg sekali sehari selama 7-14 hari untuk kandidiasis orofaring/mulut, atau 2-4 minggu untuk infeksi jamur kulit (hingga 6 minggu untuk tinea pedis); 50-400 mg sekali sehari untuk infeksi jamur sistemik yang lebih berat, disesuaikan dengan jenis dan keparahan infeksi sesuai anjuran dokter.
Aturan Pakai
Diminum dengan atau tanpa makanan, pada jam yang tetap tiap harinya.
Untuk dosis tunggal (kandidiasis vagina), obat cukup diminum satu kali dan tidak perlu diulang kecuali gejala menetap.
Habiskan pengobatan sesuai durasi yang dianjurkan dokter meskipun gejala sudah membaik.

Kategori Kehamilan: C
Butuh Perhatian
Obat ini memiliki risiko untuk ibu hamil dan janin. Konsultasikan dengan dokter dan pertimbangkan alternatif lain.
Perhatian
Hati-hati pada pasien dengan riwayat gangguan irama jantung atau faktor risiko perpanjangan interval QT (misalnya gangguan elektrolit, penyakit jantung struktural).
Hati-hati pada gangguan fungsi hati; hentikan penggunaan bila muncul tanda kerusakan hati (mual berat, kuning pada kulit/mata, urine gelap).
Dosis perlu disesuaikan pada gangguan fungsi ginjal (dosis awal tetap, dosis berikutnya diturunkan separuh bila eGFR di bawah 50 mL/menit/1.73 m2).
Gunakan hanya jika benar-benar diperlukan pada ibu hamil, karena dosis tinggi jangka panjang dikaitkan dengan kelainan bawaan pada janin; pada ibu menyusui, konsultasikan ke dokter karena obat ini terdapat dalam ASI.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Fluconazole atau golongan antijamur azol lain.
Penggunaan bersama Terfenadine, Astemizole, atau Cisapride, karena berisiko menyebabkan gangguan irama jantung berat.
Riwayat porfiria akut.
Efek Samping
Umum:
Mual, sakit kepala, nyeri perut, diare, dan ruam kulit.
Tidak umum (terutama pada pemberian suntikan):
Penurunan nafsu makan, lemas, mulut kering, demam, insomnia, nyeri otot, dan pusing.
Jarang/sangat jarang:
Gangguan irama jantung (perpanjangan interval QT, torsade de pointes), gangguan sel darah (leukopenia, trombositopenia, agranulositosis), kadar kolesterol tidak normal, kadar kalium darah rendah, kerusakan hati berat, dan reaksi kulit berat (sindrom Stevens-Johnson).

Indikasi Umum
Infeksi jamur (kandidiasis) pada vagina, mulut/tenggorokan (orofaring), kulit (kurap/tinea, panu), serta infeksi jamur sistemik dan meningitis kriptokokus, termasuk pencegahan infeksi jamur pada pasien dengan daya tahan tubuh lemah (immunocompromised).
Komposisi
Tiap kapsul mengandung Fluconazole 150 mg.
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Generic Manufacturer
Kemasan
Dus, 1 Strip @ 10 Kapsul
No. Registrasi
BPOM: GKL0612423301B1*
*) Obat ini merupakan obat Generik. Nomor Registrasi dapat berbeda sesuai dengan ketersediaan stock Apotek.
Nomor Sertifikasi Halal:
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/fluconazole)
British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Bab Fungal infection, monograf Fluconazole, p.639-640.
Martindale: The Complete Drug Reference, Thirty-eighth Edition. London: Pharmaceutical Press; 2014. Bab Antifungal Drugs, monograf Fluconazole.
Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Fluconazole.
Stockley's Drug Interactions: A Source Book of Interactions, Their Mechanisms, Clinical Importance and Management, Ninth Edition. Edited by Karen Baxter. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2010. Bab interaksi antijamur azol (CYP3A4/CYP2C9).Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 04 Sep 2026

Cefixime 200 mg 10 Kapsul
Rp28.700 - Rp52.300

Dohixat 100 mg 10 Kapsul
Rp7.600 - Rp16.600

Azithromycin 500 mg 6 Tablet
Rp46.000 - Rp46.000

Ciprofloxacin 500 mg 10 Tablet
Rp9.000 - Rp10.500
