
Flumetholon 0.1% Eye Drops 5 ml
Rp110.300 - Rp130.600
Per Botol
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Informasi ini ditujukan bagi Tenaga Medis dan Kesehatan. Obat ini tergolong Obat Keras, sehingga penggunaan obat harus berdasarkan hasil konsultasi atau resep dokter.
Flumetholon 0.1% Eye Drops adalah obat tetes mata steril yang mengandung zat aktif Fluorometholone 0.1%. Obat ini termasuk dalam golongan kortikosteroid topikal yang digunakan khusus untuk meredakan peradangan pada mata. Keunggulan Fluorometholone adalah efektivitasnya dalam menekan radang namun memiliki risiko peningkatan tekanan bola mata yang relatif lebih rendah dibandingkan steroid mata lainnya, sehingga sering menjadi pilihan untuk pemakaian jangka tertentu sesuai anjuran dokter.
Informasi Umum Terkait Kandungan:
Fluorometholone bekerja dengan cara menghambat sintesis mediator kimia penyebab peradangan (seperti prostaglandin dan leukotrien) melalui penghambatan enzim fosfolipase A2. Hal ini mengakibatkan penurunan permeabilitas pembuluh darah, sehingga bengkak, kemerahan, dan rasa gatal pada mata berkurang.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Dosis Umum: Teteskan 1�2 tetes ke dalam kantung konjungtiva mata yang sakit, sebanyak 2�4 kali sehari.
Kondisi Akut: Pada 24�48 jam pertama, dosis dapat ditingkatkan menjadi 2 tetes setiap jam sesuai petunjuk dokter.
Aturan Pakai
Diteteskan pada mata yang sakit

Kategori Kehamilan: C
Butuh Perhatian
Obat ini memiliki risiko untuk ibu hamil dan janin. Konsultasikan dengan dokter dan pertimbangkan alternatif lain.
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
Penggunaan lebih dari 10 hari memerlukan pemeriksaan tekanan bola mata secara berkala oleh dokter mata.
Jangan menggunakan lensa kontak selama mata masih dalam kondisi meradang. Lepaskan lensa kontak sebelum meneteskan obat.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Fluorometholone atau komponen tambahan dalam obat ini.
Infeksi mata akibat Virus (seperti Herpes Simplex keratitis), Jamur, atau TBC mata.
Mata yang sedang mengeluarkan nanah (infeksi akut purulen) tanpa pengobatan antibiotik pendamping.
Efek Samping
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu.
Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis.
Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah:
Sensasi pedih atau panas sesaat setelah diteteskan, pandangan kabur sementara, atau mata merah (iritasi ringan). Peningkatan tekanan dalam mata (glaukoma), pembentukan katarak, atau penipisan jaringan kornea. Dapat memperlambat proses penyembuhan luka pada permukaan mata.

Indikasi Umum
INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS. Terapi jangka pendek untuk penyakit inflamasi bola mata eksternal atau anterior ; Blefaritis, Konjungtivitis, Keratitis, Skleritis, Episkleritis, Iritis, Iridosiklitis, Uveitis, inflamasi paska operasi
Komposisi
Fluorometholone 0.1%
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Ferron Par Pharmaceutical
Kemasan
Dus, Botol @ 5 ml
No. Registrasi
BPOM: DKI0167600446A1
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 19 Jun 2026

Cendo Protagenta Minidose 0.6 ml
Rp52.100 - Rp52.100

Cendo Xitrol Salep Mata 3.5 g
Rp51.900 - Rp51.900

Cendo Tobroson Minidose 0.6 ml
Rp41.800 - Rp41.800

Cendo Lyteers Eye Drops 15 ml
Rp32.300 - Rp32.300

