Glucophage XR 500 mg 15 Tablet

Rp49.000

Strip

*Harga berbeda di tiap apotik

Informasi Ini untuk Kalangan Medis


Deskripsi & Manfaat

Deskripsi & Manfaat

Deskripsi

Glucophage XR 500 mg 15 Tablet mengandung Metformin HCl 500 mg dalam sediaan tablet lepas lambat (XR) yang digunakan untuk mengontrol kadar gula darah pada Diabetes Melitus tipe 2.

Informasi terkait kandungan obat:
Metformin adalah obat antidiabetes oral golongan biguanide yang bekerja menurunkan produksi glukosa hati (glukoneogenesis) melalui penghambatan ringan kompleks I pada rantai respirasi mitokondria, yang mengaktifkan enzim AMP-activated protein kinase (AMPK). Metformin juga menurunkan absorpsi glukosa di usus dan meningkatkan sensitivitas insulin serta pengambilan glukosa oleh jaringan perifer (otot). Berbeda dengan sulfonilurea, Metformin tidak merangsang sekresi insulin sehingga risiko hipoglikemia sangat rendah bila digunakan sebagai monoterapi.

Absorpsi: Formulasi lepas lambat (XR/Extended Release) melepaskan obat secara bertahap di saluran cerna sehingga kadar plasma puncak lebih rendah dan lebih stabil dibanding formulasi lepas cepat, memungkinkan pemberian sekali sehari dengan efek samping saluran cerna yang cenderung lebih ringan.
Distribusi: Ikatan protein plasma sangat rendah/dapat diabaikan.
Metabolisme: Tidak dimetabolisme, diekskresikan dalam bentuk utuh.
Ekskresi: Seluruhnya melalui urin (sekresi tubular ginjal); waktu paruh sekitar 6,2 jam untuk obat aktif, meski pelepasan dari tablet berlangsung lebih lama.

Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis & Aturan Pakai

Dosis & Aturan Pakai

Dosis

PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.

1 tablet lepas lambat (500 mg), 1 kali sehari bersama makan malam, untuk dewasa. Dosis dapat disesuaikan bertahap oleh dokter, hingga maksimal 2000-2500 mg/hari (tergantung merek).

Dosis lazim Metformin XR: 500-2000 mg sekali sehari.

Aturan Pakai

Diminum bersama makan malam, pada jam yang sama setiap hari.

Telan tablet utuh, JANGAN dikunyah, dihancurkan, atau dibelah, karena dapat merusak mekanisme pelepasan obat secara bertahap.

Informasi Keamanan

Informasi Keamanan

Kategori Kehamilan: B Aman

Obat ini cenderung aman untuk ibu hamil dan janin. Tidak ada risiko terhadap janin berdasarkan riset hewan, tetapi riset pada manusia masih terbatas.

Perhatian

Dapat menyebabkan asidosis laktat, komplikasi jarang namun serius (dapat fatal), terutama pada gangguan fungsi ginjal, dehidrasi berat, konsumsi alkohol berlebihan, atau kondisi hipoksia jaringan; segera hubungi dokter bila muncul kelemahan otot, kram, sesak napas, nyeri perut, atau napas cepat/tidak teratur.

Hentikan sementara penggunaan sebelum dan sesudah prosedur pemeriksaan dengan kontras beryodium (misalnya CT scan dengan kontras) sesuai anjuran dokter, karena risiko gangguan fungsi ginjal akut yang dapat memicu asidosis laktat.

Penggunaan jangka panjang dapat menurunkan kadar vitamin B12; pemantauan kadar B12 secara berkala dianjurkan, terutama pada anemia atau gejala neuropati.

Sesuaikan dosis pada gangguan fungsi ginjal sedang sesuai anjuran dokter.

Menyusui: Gunakan sesuai anjuran dokter.

kontraindikasi

Hipersensitivitas terhadap Metformin. Gangguan fungsi ginjal berat (eGFR kurang dari 30 mL/menit/1,73m2). Asidosis metabolik akut atau kronik (termasuk ketoasidosis diabetik). Kondisi hipoksia jaringan akut (gagal jantung akut, syok, sepsis berat, gagal napas). Gangguan fungsi hati berat. Konsumsi alkohol berlebihan.

Efek Samping

Umum:
Mual, muntah, diare, nyeri perut, kembung, gangguan pengecapan (rasa logam di mulut).

Tidak umum:
Penurunan nafsu makan.

Jarang:
Penurunan kadar vitamin B12, gangguan fungsi hati.

Sangat jarang:
Asidosis laktat, reaksi hipersensitivitas kulit (ruam, urtikaria).

Interaksi Obat

Peningkatan risiko hipoglikemia dengan insulin dan sekretagog insulin (misalnya sulfonylurea).
Peningkatan risiko asidosis laktat dengan penghambat karbonat anhidrase (misalnya aAcetazolamide, Dichlorphenamide), NSAID, dan agen antihipertensi (misalnya inhibitor ACE).
Peningkatan konsentrasi plasma dan penurunan klirens dengan inhibitor OCT2 (misalnya Cimetidin, Dolutegravir, Ranolazine, Trimetoprim, Vandetanib, Isavukonazole), sehingga dosis harus dikurangi.
Acarbose penghambat alfa glucosdase akan mengurangi bioavailabilitas dan konsentrasi puncak plasma rata-rata metformin HCl, tetapi waktu untuk mencapai konsentrasi puncak tersebut tidak berubah.
Getah guar akan mengurangi kecepatan absorpsi Metformin HCl dan mengurangi konsentrasi Metformin HCl di dalam darah.
Cimetidine menghambat sekresi Metformi HCl pada tubular ginjal secara kompetitif dan meningkatkan area di bawah kurva (AUC) konsentrasi plasma Metformin HCl terhadap waktu swrt mengurangi ekresi ginjal Metformin HCl.
Penggunaan secara bersamaan dengan antikoagulan Phenprocoumon akan meningkatkan eliminasi Phenprocoumon, meningkatkan aliran darah hati dan ekstraksi hati dibandingkan efeknya pada aktivitas enzim mikrosomal.

Detail Produk

Detail Produk

Indikasi Umum

Diabetes Melitus tipe 2, sebagai terapi lini pertama, dapat digunakan sebagai monoterapi atau kombinasi dengan antidiabetes oral lain atau insulin; juga digunakan pada sindrom ovarium polikistik (PCOS) untuk memperbaiki resistensi insulin sesuai anjuran dokter.

Komposisi

Metformin HCl 500 mg (Extended Release)

Golongan Produk

Obat Keras (Merah)

Manufaktur

Merck Indonesia

Kemasan

Dus, 8 Blister @ 15 Tablet Pelepasan lambat

No. Registrasi

BPOM: DKL1915809314A1

BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/) British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Monograf Metformin Hydrochloride, p.767-769. Martindale: The Complete Drug Reference, Thirty-eighth Edition. London: Pharmaceutical Press; 2014. Bab Antidiabetics, monograf Metformin, p.450-452. Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Metformin, p.1024-1027. Stockley's Drug Interactions: A Source Book of Interactions, Their Mechanisms, Clinical Importance and Management, Ninth Edition. Edited by Karen Baxter. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2010. Chapter 11: Antidiabetic Drugs, section Biguanides.

Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis

Diperbarui: 18 Agu 2026