
Januvia 50 mg 2 Strip (14 Tablet/Strip) - Obat Rutin
Rp402.900
Per 2 Strip
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Informasi ini ditujukan bagi Tenaga Medis dan Kesehatan. Obat ini tergolong Obat Keras, sehingga penggunaan obat harus berdasarkan hasil konsultasi atau resep dokter.
Januvia 50 mg adalah obat antidiabetes oral yang mengandung zat aktif Sitagliptin. Obat ini termasuk dalam kelas penghambat enzim Dipeptidyl Peptidase-4 (DPP-4 inhibitor). Sitagliptin bekerja secara spesifik untuk membantu menurunkan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2 tanpa menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan.
Informasi Umum Terkait Kandungan:
Sitagliptin bekerja dengan cara menghambat enzim DPP-4. Enzim ini secara normal memecah hormon incretin (GLP-1 dan GIP) yang dilepaskan usus setelah makan. Hormon-hormon ini bertugas merangsang sekresi insulin dari pankreas sebagai respons terhadap asupan makanan dan menurunkan produksi glukosa oleh hati. Hasilnya, kadar gula darah turun saat sedang tinggi (setelah makan).

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
100 mg diminum 1 kali sehari. Dosis 50 mg diresepkan untuk pasien dengan gangguan fungsi ginjal tingkat sedang.
Aturan Pakai
Dapat diminum sebelum atau sesudah makan.

Kategori Kehamilan:
-
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
Segera hentikan penggunaan dan hubungi dokter jika mengalami nyeri perut bagian atas yang hebat dan menetap (bisa menjalar ke punggung).
Pemeriksaan fungsi ginjal sangat dianjurkan sebelum dan selama pengobatan, karena dosis perlu disesuaikan jika fungsi ginjal menurun.
Waspadai gejala sesak napas yang tidak biasa atau pembengkakan pada kaki.
kontraindikasi
Riwayat hipersensitivitas atau reaksi alergi berat (seperti anafilaksis atau angioedema) terhadap Sitagliptin.
Tidak digunakan untuk pasien Diabetes Tipe 1 atau pengobatan Ketoasidosis Diabetikum.
Efek Samping
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu.
Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis.
Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah:
Infeksi saluran pernapasan atas, nasofaringitis atau sakit tenggorokan. Sakit kepala atau pusing. Konstipasi (sembelit) atau mual ringan. Ruam, gatal-gatal, atau pembengkakan pada wajah (jarang terjadi).
Interaksi Obat
Digoksin.

Indikasi Umum
INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS.
Terapi tambahan terhadap diet dan olahraga untuk memperbaiki kontrol glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Serta dapat digunakan sebagai monoterapi (tunggal) atau dikombinasikan dengan obat diabetes lain seperti Metformin, Sulfonilurea, atau Insulin.
Komposisi
Sitagliptin 50 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Merck Sharp Dohme Pharma
Kemasan
Box Isi 2 Strip @ 14 Tablet
No. Registrasi
BPOM: DKI1485200817B1
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 19 Jun 2026

Metformin 500 mg 10 Tablet
Rp3.900 - Rp3.900

Glucophage XR 500 mg 15 Tablet
Rp49.000 - Rp51.400

Glimepiride 2 mg 10 Tablet
Rp6.200 - Rp18.500

Glucophage 500 mg 10 Tablet
Rp21.700 - Rp29.400