
Lameson 4 mg 10 Tablet
Rp62.500
Strip
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Lameson 4 mg 10 Tablet mengandung Methylprednisolone 4 mg dalam sediaan tablet yang digunakan sebagai terapi anti-inflamasi dan imunosupresif pada berbagai kondisi medis, termasuk penyakit rematik, alergi berat, dan penyakit autoimun.
Informasi terkait kandungan obat:
Methylprednisolone adalah glukokortikoid sintetik golongan kortikosteroid dengan aktivitas anti-inflamasi dan imunosupresif yang kuat serta efek mineralokortikoid minimal. Methylprednisolone bekerja dengan berikatan pada reseptor glukokortikoid intraseluler, memodulasi transkripsi gen sehingga menghambat produksi mediator inflamasi (prostaglandin, leukotrien, sitokin), mengurangi migrasi sel leukosit ke area inflamasi, dan menekan respons imun humoral maupun seluler.
Absorpsi: Diserap baik dari saluran cerna; bioavailabilitas oral sekitar 80-99%. Kadar plasma puncak tercapai dalam 1-2 jam.
Distribusi: Ikatan protein plasma sekitar 78% (terutama albumin); menembus plasenta dan masuk ke dalam ASI.
Metabolisme: Ekstensif di hati melalui enzim CYP3A4 menjadi metabolit yang sebagian besar tidak aktif.
Ekskresi: Terutama melalui urin sebagai metabolit terkonjugasi; waktu paruh plasma sekitar 2,5-3 jam, namun waktu paruh biologis (efek jaringan) berlangsung 18-36 jam (durasi kerja intermediate-acting).
Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
1 tablet (4 mg), diminum 1-3 kali sehari, atau sesuai jumlah dan jadwal yang dianjurkan dokter.
Dosis lazim Methylprednisolone pada dewasa: 4-48 mg per hari (setara 1-12 tablet 4 mg), tergantung jenis dan beratnya penyakit yang diobati; dosis awal, jumlah tablet per hari, serta lama pengobatan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi masing-masing pasien.
Anak: dosis dihitung berdasarkan berat badan dan kondisi yang diobati, sesuai petunjuk dokter.
Jangan menghentikan penggunaan secara tiba-tiba tanpa arahan dokter setelah penggunaan jangka panjang; dosis harus diturunkan secara bertahap (tapering) untuk mencegah insufisiensi adrenal akut.
Aturan Pakai
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
1 tablet (4 mg), diminum 1-3 kali sehari, atau sesuai jumlah dan jadwal yang dianjurkan dokter.
Dosis lazim Methylprednisolone pada dewasa: 4-48 mg per hari (setara 1-12 tablet 4 mg), tergantung jenis dan beratnya penyakit yang diobati; dosis awal, jumlah tablet per hari, serta lama pengobatan ditentukan oleh dokter berdasarkan kondisi masing-masing pasien.
Anak: dosis dihitung berdasarkan berat badan dan kondisi yang diobati, sesuai petunjuk dokter.
Jangan menghentikan penggunaan secara tiba-tiba tanpa arahan dokter setelah penggunaan jangka panjang; dosis harus diturunkan secara bertahap (tapering) untuk mencegah insufisiensi adrenal akut.

Kategori Kehamilan: C
Butuh Perhatian
Obat ini memiliki risiko untuk ibu hamil dan janin. Konsultasikan dengan dokter dan pertimbangkan alternatif lain.
Perhatian
Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan sindrom Cushing, osteoporosis, penekanan aksis hipotalamus-pituitari-adrenal (HPA), serta gangguan pertumbuhan pada anak; penghentian mendadak setelah penggunaan lama dapat menyebabkan insufisiensi adrenal akut sehingga dosis harus diturunkan secara bertahap (tapering) sesuai petunjuk dokter.
Dapat menutupi tanda-tanda infeksi dan menurunkan daya tahan tubuh terhadap infeksi; hati-hati pada pasien dengan infeksi aktif (termasuk tuberkulosis laten), diabetes melitus, hipertensi, gagal jantung kongestif, osteoporosis, glaukoma, katarak, tukak lambung, dan gangguan psikiatri.
Dapat menyebabkan gangguan elektrolit (retensi natrium dan cairan, hipokalemia) terutama pada dosis tinggi atau penggunaan jangka panjang.
Kehamilan: gunakan hanya jika manfaat melebihi risiko; dapat meningkatkan risiko gangguan pertumbuhan janin pada penggunaan jangka panjang.
Menyusui: Methylprednisolone diekskresikan dalam ASI dalam jumlah kecil; konsultasikan dengan dokter.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Methylprednisolone atau komponen lain dalam sediaan. Infeksi jamur sistemik yang tidak diobati. Pemberian vaksin hidup (live vaccine) pada pasien yang menerima dosis imunosupresif.
Efek Samping
Endokrin dan metabolik: sindrom Cushing, hiperglikemia, retensi natrium dan cairan, hipokalemia, peningkatan berat badan.
Muskuloskeletal: osteoporosis, miopati, kelemahan otot, nekrosis avaskular pada tulang (penggunaan jangka panjang).
Gastrointestinal: dispepsia, tukak peptikum, pankreatitis (jarang).
Dermatologi: penipisan kulit, ekimosis, penyembuhan luka lambat, akne, hirsutisme.
Psikiatri: perubahan mood, insomnia, euforia, dapat memicu psikosis pada dosis tinggi.
Mata: katarak subkapsular posterior, glaukoma (penggunaan jangka panjang).
Imunologi: peningkatan risiko infeksi, penekanan respons imun.

Indikasi Umum
Terapi anti-inflamasi dan imunosupresif pada berbagai kondisi, antara lain: penyakit rematik (artritis rematoid, lupus eritematosus sistemik), penyakit alergi berat (asma bronkial akut, reaksi anafilaksis, dermatitis kontak berat, reaksi obat), penyakit kulit (pemfigus, dermatitis eksfoliativa), penyakit mata alergi dan inflamasi berat, penyakit saluran cerna (kolitis ulseratif, penyakit Crohn), penyakit pernapasan (eksaserbasi PPOK, sarkoidosis), edema serebral, kondisi hematologi (anemia hemolitik autoimun, trombositopenia idiopatik), serta sebagai terapi tambahan pada kondisi syok dan penyakit onkologi tertentu.
Komposisi
Methylprednisolone 4 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Lapi Laboratories
Kemasan
Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
No. Registrasi
BPOM: DKL9013301010A2
Nomor Sertifikasi Halal:
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/lameson)
British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Monograf Methylprednisolone (Corticosteroids, systemic), p.680-687.
Martindale: The Complete Drug Reference, Thirty-eighth Edition. London: Pharmaceutical Press; 2014. Bab Corticosteroids, monograf Methylprednisolone, p.532-535.
Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Methylprednisolone, p.994-999.
Stockley's Drug Interactions: A Source Book of Interactions, Their Mechanisms, Clinical Importance and Management, Ninth Edition. Edited by Karen Baxter. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2010. Chapter 24: Corticosteroids.Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 05 Agu 2026

Prednicort 4 mg 10 Tablet
Rp56.900 - Rp60.800

Prednicort 8 mg 10 Tablet
Rp82.500 - Rp86.400

Methylprednisolone 8 mg 10 Tablet
Rp15.600 - Rp15.600

Methylprednisolone 4 mg 10 Tablet
Rp5.700 - Rp5.700

