Lasix 40 mg 10 Tablet

Rp90.200
Strip
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis

Deskripsi & Manfaat
Deskripsi & Manfaat
Deskripsi
Lasix 40 mg 10 Tablet mengandung Furosemide dalam sediaan tablet yang digunakan untuk mengurangi penumpukan cairan berlebih (edema) di dalam tubuh akibat gagal jantung, sirosis hati, atau penyakit ginjal. Informasi terkait kandungan obat: Furosemide bekerja dengan menghambat penyerapan kembali natrium dan klorida di bagian tebal ansa Henle asendens pada ginjal (loop of Henle), sehingga natrium, klorida, dan air yang seharusnya diserap kembali justru dikeluarkan bersama urine dalam jumlah besar; efek ini membantu mengurangi penumpukan cairan berlebih (edema) pada tubuh, misalnya pada gagal jantung, gangguan hati, atau gangguan ginjal, serta membantu menurunkan tekanan darah. Furosemide tergolong golongan diuretik loop (loop diuretic), diuretik paling kuat yang tersedia, dengan efek yang bekerja cepat namun relatif singkat, sehingga sering digunakan pada kondisi kelebihan cairan yang memerlukan penanganan segera. Absorpsi: Diserap dari saluran cerna dengan bioavailabilitas oral yang cukup bervariasi antarindividu (sekitar 50-60% rata-rata, dapat berkurang pada gagal jantung/edema saluran cerna); awitan kerja (mulai terjadi peningkatan produksi urine) sekitar 30-60 menit setelah pemberian oral, dengan durasi efek sekitar 6-8 jam. Distribusi: Ikatan protein plasma sangat tinggi, lebih dari 98%. Metabolisme: Sebagian kecil dimetabolisme di hati/ginjal; sebagian besar diekskresikan dalam bentuk utuh. Ekskresi: Terutama melalui urine (sebagian besar dalam bentuk utuh); waktu paruh eliminasi sekitar 0,5-1,1 jam pada fungsi ginjal normal, namun dapat memanjang secara signifikan hingga sekitar 9 jam pada gangguan ginjal berat/gagal ginjal tahap akhir. Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.
Dosis & Aturan Pakai
Dosis & Aturan Pakai
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. 1 tablet (40 mg) sekali sehari pada pagi hari, dosis disesuaikan oleh dokter sesuai respons. Dosis lazim dewasa: Edema - dosis awal 40 mg sekali sehari pada pagi hari, disesuaikan sesuai respons (dapat diturunkan menjadi 20 mg atau dinaikkan hingga 80 mg atau lebih pada kasus yang membutuhkan, dapat diberikan setiap hari atau selang sehari untuk dosis pemeliharaan). Hipertensi - 40 mg sekali sehari, umumnya sebagai terapi tambahan bila diuretik lain tidak cukup efektif, bukan sebagai pilihan utama. Dosis awal yang lebih rendah dianjurkan pada lansia karena lebih rentan terhadap efek samping. Dosis perlu disesuaikan pada gangguan fungsi ginjal, dengan pemantauan elektrolit (terutama kalium) secara berkala.
Aturan Pakai
Diminum 1 kali sehari pada pagi hari untuk menghindari terbangun di malam hari karena sering berkemih; bila dokter meresepkan 2 kali sehari, dosis kedua sebaiknya diminum sore hari (tidak lewat dari jam 6 sore). Telan tablet utuh dengan segelas air, dapat diminum bersama atau tanpa makanan. Jangan menghentikan penggunaan secara mendadak tanpa anjuran dokter. Timbang berat badan secara rutin dan laporkan ke dokter bila terjadi penurunan atau kenaikan berat badan yang cepat, karena dapat menandakan perubahan jumlah cairan tubuh.
Informasi Keamanan
Informasi Keamanan
Kategori Kehamilan: C
Butuh Perhatian
Obat ini memiliki risiko untuk ibu hamil dan janin. Konsultasikan dengan dokter dan pertimbangkan alternatif lain.
Perhatian
Dapat menyebabkan gangguan elektrolit, terutama kadar kalium darah rendah (hipokalemia), serta kadar natrium dan magnesium darah rendah - pemeriksaan elektrolit secara berkala dianjurkan, terutama pada penggunaan jangka panjang atau dosis tinggi. Hipokalemia berbahaya pada pasien dengan penyakit jantung, terutama yang juga menggunakan Digoxin. Dapat menyebabkan dehidrasi dan tekanan darah rendah (hipotensi), terutama pada lansia atau penggunaan dosis tinggi - segera konsultasikan ke dokter bila muncul pusing berat, terutama saat berdiri. Gunakan dengan hati-hati pada pembesaran kelenjar prostat, karena dapat memicu retensi urine akut pada tahap awal pengobatan. Dapat menyebabkan kadar gula darah dan asam urat meningkat - gunakan dengan hati-hati pada penderita diabetes atau asam urat/gout. Dosis awal yang lebih rendah dianjurkan pada lansia karena lebih rentan terhadap efek samping. Gunakan dengan hati-hati pada gangguan fungsi hati (terutama sirosis dengan gangguan ginjal) dan gangguan fungsi ginjal. Kehamilan: tidak dianjurkan untuk mengatasi tekanan darah tinggi akibat kehamilan (hipertensi gestasional) karena dapat memperberat penurunan volume darah ibu - gunakan hanya bila benar-benar diperlukan dan atas anjuran dokter. Menyusui: jumlah yang masuk ke ASI umumnya terlalu kecil untuk membahayakan bayi, namun dapat mengurangi produksi ASI.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Furosemide atau golongan sulfonamid (meski hipersensitivitas silang tidak selalu terjadi). Anuria (tidak dapat memproduksi urine) atau gagal ginjal yang tidak merespons Furosemide. Dehidrasi atau kekurangan volume cairan tubuh (hipovolemia) yang berat. Kadar natrium atau kalium darah yang sangat rendah (hiponatremia atau hipokalemia berat) yang belum terkoreksi. Koma hepatikum (penurunan kesadaran akibat gangguan hati berat).
Efek Samping
Umum: Dehidrasi, tekanan darah rendah (hipotensi), dan reaksi kulit. Tidak umum: Nyeri payudara, rasa tidak nyaman di dada, nyeri telinga, dan vertigo (pusing berputar). Jarang: Gangguan pendengaran (biasanya terkait pemberian dosis tinggi/injeksi cepat, umumnya reversibel). Belum diketahui frekuensinya: Nyeri sendi (artralgia), ensefalopati (gangguan fungsi otak, terutama pada gangguan hati berat), gangguan pencernaan, pembesaran payudara pada pria (ginekomastia), kadar gula darah tinggi (hiperglikemia), kadar asam urat tinggi (hiperurisemia), kram otot, nyeri otot/tulang (terutama dosis tinggi pada gagal ginjal), gangguan fungsi ginjal akut, gangguan fungsi hati, asidosis metabolik, gangguan kejiwaan, gangguan saluran kemih (pada pemberian oral); retensi urine akut dan gangguan aliran empedu/kolestasis (pada pemberian suntikan); serta diskrasia darah, eosinofilia, demam, asam urat/gout, anemia hemolitik, radang ginjal, radang pankreas akut, syok, tetani, dan radang pembuluh darah (vaskulitis) yang dilaporkan jarang.
Interaksi Obat
Meningkatnya penipisan K dengan risiko hipokalemia dengan glukokortikoid, karboksolon atau obat pencahar. Efek yang dikurangi dengan NSAID, probenesid, metotreksat, fenitoin, sukralfat, agen antidiabetes atau sympatomimetik hipertensi. Peningkatan sensitivitas miokardium dengan glikosida jantung. Resiko aritmia ventrikel yang lebih besar dengan terfenadine, beberapa agen antiaritmia kelas I & kelas III. Toksisitas yang dipotensiasi dengan salisilat dosis tinggi. Efek berbahaya dari produk obat nephrotoxic misalnya, antibiotik (aminoglikosida, sefalosporin, poliminoksin). Kerusakan fungsi ginjal dapat diamati pada pasien dengan sefalosporin tertentu. Peningkatan ototoksisitas dengan aminoglikosida. Kerusakan pendengaran bisa terjadi dengan cisplatin. Peningkatan efek jantung & neurotoxic dengan lithium. Efek yang meningkat dengan teofilin, relaksan otot tipe curare. Peningkatan risiko artritis gout dengan siklosporin A.
Detail Produk
Detail Produk
Indikasi Umum
Penumpukan cairan berlebih (edema) akibat gagal jantung, sirosis hati, atau penyakit ginjal; serta hipertensi (tekanan darah tinggi), biasanya sebagai terapi tambahan bila diuretik golongan lain tidak cukup efektif.
Komposisi
Furosemide 40 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Sanofi Aventis
Kemasan
Dus, 10 Blister @ 10 Tablet
No. Registrasi
BPOM: DKL0121203710A1
Nomor Sertifikasi Halal:
halalID00310000161080721
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/) MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug) British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Monograf Furosemide dan diuretik loop (efek kelas), p.242-245. Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Furosemide, p.3257-3268 (mengikuti penomoran halaman file yang tersedia; edisi ini adalah konversi digital dari database Lexi-Drugs Online). Preston CL (ed). Stockley's Drug Interactions Pocket Companion 2015. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2015. Aminoglycosides + Diuretics p.47; Digoxin + Diuretics p.339; Diuretics + Lithium p.341; Diuretics + NSAIDs p.343.Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis

Diperbarui: 06 Okt 2026

related_medicine
Obat sejenis
Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Atorvastatin 20 mg 10 Tablet

Rp22.200 - Rp49.800

Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Clopidogrel 75 mg 10 Tablet

Rp18.000 - Rp59.700

Atorvastatin 10 mg 10 Tablet

Atorvastatin 10 mg 10 Tablet

Rp17.000 - Rp33.500

Simvastatin 20 mg 10 Tablet

Simvastatin 20 mg 10 Tablet

Rp15.300 - Rp15.300