




Levofloxacin 500 mg 10 Tablet
Rp19.700
Strip
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Levofloxacin 500 mg 10 Tablet adalah obat yang mengandung Levofloxacin 500 mg dalam sediaan tablet untuk mengatasi infeksi bakteri sistemik yang disebabkan bakteri sensitif.
Informasi terkait kandungan obat:
Levofloxacin adalah antibiotik florokuinolon generasi ketiga (isomer L-aktif dari Ofloxacin) yang bekerja bakterisidal dengan menghambat enzim DNA gyrase (topoisomerase II) dan topoisomerase IV bakteri, yang berperan penting dalam replikasi, transkripsi, dan perbaikan DNA bakteri, sehingga menghambat pertumbuhan dan menyebabkan kematian sel bakteri. Levofloxacin memiliki spektrum luas yang mencakup bakteri Gram-positif, Gram-negatif, dan patogen atipikal.
Absorpsi: Diserap cepat dan hampir sempurna dari saluran cerna, bioavailabilitas oral sekitar 99%, kadar plasma puncak dalam 1-2 jam.
Distribusi: Distribusi luas ke jaringan tubuh termasuk paru, prostat, dan cairan interstisial; ikatan protein plasma rendah hingga sedang (24-38%); menembus plasenta dan masuk ke ASI.
Metabolisme: Dimetabolisme minimal di hati (kurang dari 5%).
Ekskresi: Terutama melalui urin dalam bentuk utuh (sekitar 87%); waktu paruh eliminasi sekitar 6-8 jam pada fungsi ginjal normal, memanjang signifikan pada gangguan fungsi ginjal (memerlukan penyesuaian dosis).
Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Dewasa: 1 tablet (500 mg), sekali sehari. Dosis dan durasi bergantung jenis infeksi, misalnya 500 mg sekali sehari selama 7-14 hari untuk pneumonia komunitas, 750 mg sekali sehari selama 5 hari untuk pneumonia berat/infeksi kulit kompleks, atau 250 mg sekali sehari selama 3 hari untuk infeksi saluran kemih tanpa komplikasi.
Dosis disesuaikan pada gangguan fungsi ginjal; ikuti anjuran dokter.
Aturan Pakai
Diminum dengan segelas air, dapat sebelum atau sesudah makan.
Hindari mengonsumsi bersamaan dengan susu/produk olahan susu, antasida, atau suplemen mineral (kalsium, magnesium, besi, seng) -- beri jarak minimal 2 jam.
Habiskan sesuai durasi terapi yang diresepkan dokter meski gejala sudah membaik.
Hindari pajanan sinar matahari berlebihan selama pengobatan.

Kategori Kehamilan: C
Butuh Perhatian
Obat ini memiliki risiko untuk ibu hamil dan janin. Konsultasikan dengan dokter dan pertimbangkan alternatif lain.
Perhatian
Dapat menyebabkan tendinitis dan ruptur tendon (terutama tendon Achilles); risiko meningkat pada lansia, penggunaan bersama kortikosteroid, atau riwayat transplantasi organ. Hentikan penggunaan dan istirahatkan area yang terkena bila muncul nyeri, bengkak, atau peradangan pada tendon.
Dapat menyebabkan efek pada sistem saraf pusat (pusing, kebingungan, halusinasi, kejang), terutama pada pasien dengan riwayat gangguan kejang atau gangguan sistem saraf pusat.
Dapat menyebabkan neuropati perifer (kesemutan, rasa terbakar, nyeri) yang dapat bersifat ireversibel; hentikan penggunaan bila muncul gejala ini.
Dapat memperpanjang interval QT pada elektrokardiogram (EKG), meningkatkan risiko aritmia jantung; gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan riwayat gangguan irama jantung atau yang menggunakan obat lain yang juga memperpanjang interval QT.
Dapat menyebabkan reaksi hipersensitivitas serius termasuk reaksi anafilaksis, terutama setelah dosis pertama.
Dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari (fotosensitivitas); hindari pajanan sinar matahari berlebihan dan gunakan pelindung matahari selama pengobatan.
Dapat memengaruhi kadar gula darah (hipoglikemia atau hiperglikemia), terutama pada pasien diabetes yang menggunakan obat antidiabetes.
Kehamilan: Hindari penggunaan kecuali tidak ada alternatif yang lebih aman, karena data keamanan pada kehamilan manusia terbatas dan berpotensi memengaruhi perkembangan tulang rawan janin.
Menyusui: Dapat masuk ke ASI; hindari penggunaan kecuali atas anjuran dokter.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Levofloxacin atau florokuinolon lain. Riwayat gangguan tendon terkait pemakaian florokuinolon sebelumnya. Epilepsi atau riwayat kejang yang tidak terkontrol. Anak dan remaja dalam masa pertumbuhan (di bawah 18 tahun) kecuali atas anjuran dokter untuk indikasi tertentu, karena risiko gangguan pertumbuhan tulang rawan. Kehamilan dan menyusui kecuali tidak ada alternatif lain yang lebih aman.
Efek Samping
Umum:
Mual, diare, sakit kepala, pusing, insomnia.
Tidak umum:
Muntah, konstipasi, ruam kulit, gangguan pencernaan (dispepsia), peningkatan enzim hati.
Jarang:
Tendinitis, neuropati perifer, gangguan sistem saraf pusat (kebingungan, kecemasan), fotosensitivitas, perpanjangan interval QT.
Sangat jarang:
Ruptur tendon, kejang, reaksi hipersensitivitas berat (anafilaksis, sindrom Stevens-Johnson), gangguan hematologi, hepatotoksisitas berat, aneurisma dan diseksi aorta (terutama pada lansia atau pasien dengan faktor risiko kardiovaskular lain).

Indikasi Umum
Infeksi saluran napas (pneumonia komunitas, eksaserbasi bakterial akut bronkitis kronik), infeksi saluran kemih (termasuk pielonefritis), infeksi kulit dan jaringan lunak, sinusitis bakterial akut, serta infeksi lain yang disebabkan bakteri sensitif terhadap Levofloxacin.
Komposisi
Levofloxacin 500 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Generic Manufacturer
Kemasan
Dus, 10 Strip @ 10 Tablet salut selaput
No. Registrasi
BPOM: GKL1408518009A1*
*) Obat ini merupakan obat Generik. Nomor Registrasi dapat berbeda sesuai dengan ketersediaan stock Apotek.
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/levofloxacin)Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 27 Agu 2026

Cefixime 200 mg 10 Kapsul
Rp28.700 - Rp52.300

Dohixat 100 mg 10 Kapsul
Rp7.600 - Rp16.600

Azithromycin 500 mg 6 Tablet
Rp46.000 - Rp46.000

Fluconazole 150 mg Kapsul
Rp15.000 - Rp34.400
