LIPITOR 40 MG 30 TABLET - OBAT RUTIN

Rp 636.700 - Rp 836.900
Harga berbeda di tiap apotik
LIPITOR 40 MG 30 TABLET - OBAT RUTIN
Indikasi Umum
INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS. Tambahan terhadap diet untuk menurunkan kadar Kolesterol Total, LDL, Apolipoprotein B & Trigliserida yang meningkat pada pasien dengan Hiperkolesterolemia primer, Hiperlipidemia kombinasi atau campuran, Hiperkolesterolemia famili heterozigot & homozigot jika respon diet & tindakan nonfarmakologi tidak adekuat
Deskripsi
LIPITOR 40 MG 10 TABLET adalah obat yang digunakan untuk menurunkan kadar kolestrol jahat (LDL) dan mencegah penyakit-penyakit kardiovaskular. Lipitor mengandung Atorvastatin termasuk obat hipolipidemia golongan statin atau HMG CoA reductase inhibitors.Seperti semua statin, atorvastatin bekerja dengan cara menghambat 3-hydroxy-3-methylglutaryl-coenzyme A (HMG-CoA) reductase, suatu enzim yang berperan dalam pembentukan kolestrol. Dengan terhambatnya kinerja enzim ini kadar kolestrol dalam darah akan berkurang. Dalam penggunaan obat ini harus SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Kategori
Komposisi
Atorvastatin Calcium 40 mg
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Dosis awal: 10 mg 1 x sehari. Kisaran dosis: 10-80 mg 1 x sehari. Hiperkolesterolemia primer & hiperlipidemia kombinasi atau campuran: 10 mg/hari selama 2 minggu & hingga 4 minggu untuk memperoleh respon maksimal. Hiperkolesterolemia familial homozigot: 80 mg. Hiperkolesterolemia familial heterozigot anak usia 10-17 tahun: 10 mg/hari, maksimal 20 mg/hari. Penyesuaian dosis sebaiknya dilakukan dengan selang waktu (interval) kurang lebih 4 minggu.
Aturan Pakai
Diminum sebelum atau sesudah makan
Kemasan
Dus, 3 Strip @ 10 Tablet Salut
Kontra Indikasi
Hamil dan laktasi. Penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum > 3 kali batas normal tertinggi.
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Lakukan tes fungsi hati sebelum memulai terapi, 12 minggu sesudahnya, selama evaluasi dosis, dan selanjutnya secara periodik. Pasien dengan mialgia difusa, perlunakan atau kelemahan otot. Laporkan segera jika terjadi gejala nyeri, perlunakan atau kelemahan otot, terutama yang disertai dengan demam. Hentikan penggunaan jika terjadi peningkatan CPK yang jelas, didiagnosis atau diduga miopati, atau memiliki faktor risiko mengalami kegagalan ginjal sekunder akibat rabdomiolisis.
Segmentasi
Red
Manufaktur
Pfizer