Lyrica 75 mg 14 Kapsul

Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Ilustrasi konsultasi dokterHarus dengan Resep Dokter

Agar konsumsi obat ini tepat dan aman, konsultasikan gejalamu dengan dokter terlebih dahulu.


Deskripsi & Manfaat
Deskripsi & Manfaat
Deskripsi
Lyrica 75 mg 14 Kapsul mengandung Pregabalin 75 mg per kapsul yang digunakan untuk pengobatan nyeri neuropatik perifer dan sentral, terapi tambahan pada kejang parsial dengan atau tanpa generalisasi sekunder, serta gangguan ansietas menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder/GAD). Informasi terkait kandungan obat: Pregabalin merupakan analog struktural dari asam gamma-aminobutirat (GABA) yang bekerja sebagai ligan pada subunit alfa-2-delta spesifik dari saluran kalsium yang bergantung pada tegangan listrik (voltage-gated calcium channels) di sistem saraf pusat. Dengan mengikat subunit ini, Pregabalin mengurangi masuknya kalsium ke dalam terminal saraf presinaptik sehingga menekan pelepasan berbagai neurotransmiter eksitatori seperti glutamat, norepinefrin, dan substansi P. Mekanisme ini menghasilkan efek analgesik, antikonvulsan, dan ansiolitik. Absorpsi: Pregabalin diserap dengan cepat setelah pemberian oral saat perut kosong. Ketersediaan hayati oral diperkirakan lebih dari atau sama dengan 90% dan tidak bergantung pada dosis. Kadar puncak plasma tercapai dalam waktu 1 jam. Makanan memperlambat laju penyerapan tetapi tidak mengurangi total absorpsi. Distribusi: Pregabalin tidak terikat pada protein plasma dan dapat menembus sawar darah otak. Metabolisme: Mengalami metabolisme yang sangat minimal pada tubuh manusia. Sekitar 98% obat beredar di plasma dalam bentuk tidak berubah. Ekskresi: Diekskresikan utamanya dalam bentuk utuh melalui ginjal/urin. Waktu paruh eliminasi rata-rata berkisar antara 6.3 jam pada pasien dengan fungsi ginjal normal. Obat ini tergolong Obat Keras, dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.
Dosis & Aturan Pakai
Dosis & Aturan Pakai
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Dewasa (Nyeri Neuropatik): Dosis awal 150 mg per hari yang dibagi menjadi 2 atau 3 dosis terbagi. Dosis dapat ditingkatkan hingga 300 mg per hari setelah jeda 3 hingga 7 hari, dan jika diperlukan dapat ditingkatkan hingga dosis maksimal 600 mg per hari setelah interval 1 minggu tambahan. Dewasa (Epilepsi / Kejang Parsial): Dosis awal 150 mg per hari yang dibagi menjadi 2 atau 3 dosis terbagi. Dosis dapat ditingkatkan menjadi 300 mg per hari setelah 1 minggu, hingga dosis maksimal 600 mg per hari. Dewasa (Gangguan Ansietas Menyeluruh): Dosis berkisar antara 150 hingga 600 mg per hari yang dibagi dalam 2 atau 3 dosis terbagi. Dosis awal 150 mg per hari dan dapat ditingkatkan bertahap setiap minggu. Pasien Gangguan Fungsi Ginjal: Dosis harus disesuaikan berdasarkan nilai pembersihan kreatinin (creatinine clearance).
Aturan Pakai
Dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Telan kapsul utuh dengan bantuan air putih. Jangan membuka, mengunyah, atau menghancurkan kapsul. Jika ingin menghentikan pengobatan, dosis harus diturunkan secara bertahap (tapering off) selama minimal 1 minggu sesuai petunjuk dokter untuk mencegah efek penghentian obat.
Informasi Keamanan
Informasi Keamanan
Kategori Kehamilan:
-
Perhatian
Obat ini dapat menyebabkan pusing dan mengantuk yang signifikan sehingga meningkatkan risiko cedera tidak disengaja atau terjatuh; hindari mengemudikan kendaraan atau menjalankan mesin kompleks. Penghentian obat secara mendadak dapat memicu insomnia, sakit kepala, mual, cemas, diare, dan kejang, sehingga pemutusan terapi harus dilakukan bertahap. Waspadai timbulnya angioedema (pembengkakan wajah, mulut, atau tenggorokan); segera hentikan penggunaan jika terjadi gejala tersebut. Monitoring ketat direkomendasikan pada pasien dengan riwayat penyalahgunaan zat. Kehamilan dan Menyusui: Tidak direkomendasikan untuk digunakan selama kehamilan kecuali jika manfaat bagi ibu jelas melebihi risiko pada janin. Wanita usia subur harus menggunakan kontrasepsi yang efektif. Ibu menyusui tidak disarankan mengonsumsi obat ini atau harus menghentikan pemberian ASI selama terapi. Penyimpanan: Simpan pada suhu di bawah 30 derajat C, di tempat kering dan terlindung dari cahaya matahari langsung. Jauhkan dari jangkauan anak-anak.
kontraindikasi
Hipersensitivitas: Riwayat alergi atau reaksi hipersensitif terhadap Pregabalin atau bahan tambahan dalam sediaan.
Efek Samping
Umum: Pusing, mengantuk (somnolensi), sakit kepala, peningkatan nafsu makan, kenaikan berat badan, euforia, kebingungan, disorientasi, penurunan libido, ataksia, koordinasi abnormal, tremor, penglihatan kabur, diplopia, vertigo, mulut kering, konstipasi, muntah, perut kembung, serta edema perifer. Tidak Umum: Nasofaringitis, anoreksia, hipoglikemia, halusinasi, depresi, gelisah, perubahan suasana hati, hipoestesia, gangguan ingatan, syncope, gangguan akomodasi mata, mata kering, takikardia, hipotensi, sesak napas, atau ruam kulit. Jarang / Sangat Jarang: Neutropenia, reaksi anafilaksis, stupor, parosmia, ginekomastia, gatal (pruritus), urtikaria, gagal ginjal, atau edema pulmonal.
Interaksi Obat
Opioid dan Depresan Sistem Saraf Pusat: Penggunaan bersamaan dengan Lorazepam, Oxycodone, atau alkohol dapat memperberat gangguan fungsi motorik, efek sedasi, dan depresi pernapasan. Obat Anti-Diabetes Tiazolidindion: Penggunaan bersamaan dengan Pioglitazone atau Rosiglitazone dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan dan edema perifer. Obat yang Menyebabkan Sembelit: Penggunaan bersama obat analgesik opioid dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi saluran cerna bagian bawah seperti obstruksi usus atau paralitik ileus.
Detail Produk
Detail Produk
Indikasi Umum
Pengobatan nyeri neuropatik perifer dan sentral pada orang dewasa, termasuk neuropati diabetik dan neuralgia pasca-herpes. Terapi tambahan (adjunctive therapy) pada pasien dewasa dengan kejang parsial dengan atau tanpa generalisasi sekunder. Pengobatan gangguan ansietas menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder / GAD) pada orang dewasa. Pengobatan fibromyalgia.
Komposisi
Pregabalin 75 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Pfizer
Kemasan
Dus, 1 Blister @ 14 Kapsul
No. Registrasi
BPOM: DKI0590700601C1
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/) MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug) British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Monograf Pregabalin. Martindale: The Complete Drug Reference, Thirty-eighth Edition. London: Pharmaceutical Press; 2014. Monograf Pregabalin. Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Pregabalin.Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis

Diperbarui: 17 Sep 2026

related_medicine
Obat sejenis
Actifed Plus Expectorant Sirup 60 ml (Hijau)

Actifed Plus Expectorant Sirup 60 ml (Hijau)

Rp64.700 - Rp74.500

Actifed Plus Cough Supressant Sirup 60 ml (Merah)

Actifed Plus Cough Supressant Sirup 60 ml (Merah)

Rp64.700 - Rp74.500

Cefixime 200 mg 10 Kapsul

Cefixime 200 mg 10 Kapsul

Rp23.400 - Rp52.300

Aza 20 Cream 10 g

Aza 20 Cream 10 g

Rp67.200 - Rp67.200