
Milorin 300 mg 10 Kapsul
Rp27.900 - Rp44.700
Per Strip
*Harga berbeda di tiap apotik
Kemasan aman & personal
Siap diantar 24 jam
Dikirim dari apotek resmi
Deskripsi
Milorin 300 mg adalah obat dengan kandungan Clindamycin 300 mg. Clindamycin adalah antibiotik dari golongan lincosamida yang digunakan untuk mengatasi berbagai infeksi bakteri serius, termasuk infeksi saluran pernapasan, kulit, tulang, sendi, serta infeksi organ dalam dan ginekologis. Obat ini bekerja dengan menghambat sintesis protein bakteri, sehingga menghentikan pertumbuhannya. Clindamycin efektif untuk infeksi bakteri, namun tidak bekerja untuk infeksi virus. Dosis dan frekuensi penggunaan ditentukan oleh dokter, biasanya 2-4 kali sehari tergantung tingkat keparahan infeksi. Tablet ini sebaiknya diminum dengan segelas air penuh untuk mencegah iritasi pada tenggorokan atau kerongkongan. Penting untuk menyelesaikan seluruh pengobatan meskipun gejala membaik, agar infeksi tidak kambuh dan mencegah resistensi antibiotik. Efek samping yang mungkin terjadi termasuk mual, sakit perut, diare, atau ruam. Dalam penggunaan obat ini harus SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Pembelian obat ini memerlukan edukasi terkait penggunaan atau pengonsumsian obat yang tepat dan aman yang akan dikenakan biaya.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Infeksi anaerob, Penyakit karena bakteri Gram-positif.
Dewasa: Infeksi serius yang disebabkan oleh stafilokokus yang rentan (penghasil penisilinase dan non-penisilinase), streptokokus (kecuali Streptococcus faecalis), pneumokokus, dan patogen anaerobik:
Sedang parah: 150-300 mg setiap 6 jam.
Berat: 300-450 mg setiap 6 jam.
Dalam kasus infeksi streptokokus -hemolitik: Lanjutkan selama setidaknya 10 hari untuk mencegah demam rematik atau glomerulonefritis berikutnya.
Anak: <12 tahun 3-6 mg/kg setiap 6 jam.
Aturan Pakai
sesudah makan

Kategori Kehamilan:
-
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
Kwaspadaan khusus pada : Pasien dengan riwayat penyakit gastrointestinal (misalnya kolitis); individu atopik. Tidak dimaksudkan untuk pengobatan meningitis. Kerusakan hati yang parah. Pasien yang lemah. Anak-anak. Kehamilan dan menyusui.
Kategori kehamilan:
Kategori B: Mungkin dapat digunakan oleh wanita hamil.
Penelitian pada hewan uji tidak memperlihatkan ada nya risiko terhadap janin, namun belum ada bukti penelitian langsung terhadap wanita hamil.
kontraindikasi
Hipersensitif.
Efek Samping
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu.
Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis.
Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah:
Signifikan: Superinfeksi.
Gangguan sistem darah dan limfatik: Leucopenia, agranulositosis, eosinofilia, neutropenia, trombositopenia.
Gangguan gastrointestinal: Diare, sakit perut, mual, muntah, esofagitis, tukak esofagus.
Gangguan umum dan kondisi situs admin: Reaksi situs aplikasi (misalnya peradangan, iritasi, sensasi terbakar, nyeri, kekeringan, sifat berminyak), reaksi situs injeksi (misalnya nyeri, iritasi, abses, indurasi).
Gangguan Hepatobilier: Penyakit kuning.
Gangguan sistem kekebalan: Urtikaria.
Infeksi dan infestasi: Servisitis, kandidiasis vagina, vaginitis.
Pemeriksaan penunjang: LFT abnormal.
Gangguan sistem saraf: Dysgeusia, sakit kepala, pusing.
Gangguan ginjal dan kemih: Azotaemia, oliguria, proteinuria.
Gangguan sistem reproduksi dan payudara: Iritasi vulvovaginal, moniliasis vagina.
Gangguan kulit dan jaringan subkutan: ruam makulopapular, pruritus, eritema, seborrhoea, dermatitis kontak.
Gangguan pembuluh darah: Hipotensi (IV), tromboflebitis (IV).
Berpotensi Fatal: Kolitis pseudomembran, diare terkait Clostridium difficile (CDAD), reaksi hipersensitivitas berat seperti sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik, reaksi obat dengan eosinofilia dan gejala sistemik (DRESS); sindrom terengah-engah (pada neonatus).

Indikasi Umum
INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS.
Infeksi serius akibat bakteri anaerob atau bakteri aerob gram positif. Infeksi serius saluran nafas (emfiema, pnemonitis anaerob, abses paru), infeksi serius jaringan lunak dan kulit, septikemia, infeksi intra-abdomen (peritonitis, abses intra-abdomen), infeksi ginekologi (endometritis, selulitis pelvis pasca operasi vagina, abses tuboovarium non-gonokokal, salpingitis, atau inflamasi pelvis ketika diberikan bersamaan dengan antibiotik untuk bakteri aerob gram negatif), servisitis karena Chlamydia trachomatis, infeksi mulut (abses periodontal, periodontitis), terapi toksoplasmik ensefalitis pada pasien dengan AIDS (kombinasi bersama pirimetamin). Klindamisin dapat menjadi pilihan untuk pasien alergi golongan penisilin.
Komposisi
Clindamycin 300 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Ifars
Kemasan
Dus, 5 Strip @ 10 Kapsul
No. Registrasi
BPOM: DKL0609215401A1