OMEDESON 10 TABLET

OMEDESON 10 TABLET
Indikasi Umum
Alergi, inflamasi, rematik, asma bronkial, dermatitis, dan urtikaria.
Deskripsi
-
Kategori
Komposisi
Dexamethasone 0.5 mg
Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Dewasa: 0,5-10 mg dalam dosis terbagi. Anak: sehari 2 kali , 0-1 tahun, 0,1-0,25 mg; 1-5 tahun, 0,25-1 mg; 6-12 tahun: 0,25-2 mg
Aturan Pakai
Setelah makan
Kemasan
Dus 20 X 10 Tablet
Efek Samping
-
Kontra Indikasi
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif pada obat golongan kortikosteroid, pasien yang menderita tukak lambung, osteoporosis, diabetes melitus, infeksi jamur sistemik, glaukoma, psikosis, psikoneurosis berat, penderita TBC aktif, herpes zoster, herpes simplex, infeksi virus lain, sindroma Cushing dan penderita dengan gangguan fungsi ginjal.
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Penderita gangguan pencernaan seperti tukak lambung dan kolitis ulceratif sebaiknya hati-hati karena beresiko terjadinya perdarahan pada saluran pencernaan. Pasien yang memiliki gangguan fungsi hati dan ginjal misalnya pasien usia lanjut, omedeson (dexamethasone) diberikan dengan dosis terendah dan durasi sesingkat mungkin. Jangan menghentikan pemakaian obat ini secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter terutama pada penggunaan jangka panjang karena dapat mengakibatkan gejala-gejala seperti mialgia, artralgia dan malaise. Sistem kekebalan tubuh yang menurun menyebabkan pasien lebih rentan terkena penyakit cacar dan campak. Obat-obat sistemik kortikosteroid diketahui ikut keluar bersama air susu ibu (ASI). Karena efek obat ini bisa menggangu pertumbuhan, mengganggu produksi kortikosteroid endogen, atau efek yang tak diinginkan lainnya, ibu menyusui sebaiknya tidak menggunakan omedeson (dexamethasone).
Interaksi Obat
Aminoglutethimide, Antibiotika makrolida, antidiabetik, isoniazid, NSAID
Segmentasi
Red
Manufaktur
Mutifa