
Ondansetron 4 mg 6 Tablet
Rp2.100
Strip
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Ondansetron 4 mg 6 Tablet mengandung Ondansetron HCl 4 mg dalam sediaan tablet yang digunakan untuk mencegah dan mengatasi mual muntah.
Informasi terkait kandungan obat:
Ondansetron adalah antiemetik golongan antagonis reseptor serotonin 5-HT3 selektif yang bekerja menghambat reseptor 5-HT3 secara kompetitif, baik di perifer (ujung saraf vagus pada saluran cerna) maupun sentral (zona pemicu kemoreseptor/chemoreceptor trigger zone di area postrema otak), sehingga mencegah serotonin memicu refleks mual dan muntah.
Absorpsi: Diserap baik dari saluran cerna; kadar plasma puncak tercapai dalam 1-2 jam.
Distribusi: Ikatan protein plasma sedang (sekitar 70-76%); volume distribusi besar.
Metabolisme: Ekstensif di hati terutama melalui enzim CYP3A4 (jalur utama), serta CYP2D6, CYP1A2, dan CYP2E1 (jalur sekunder).
Ekskresi: Sebagian besar (sekitar 95%) melalui metabolisme hati dan diekskresikan lewat urin sebagai metabolit; kurang dari 5% diekskresikan dalam bentuk utuh; waktu paruh sekitar 4-6 jam.
Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
1 tablet (4 mg), 1-2 kali sehari, untuk dewasa, sesuai jenis dan jadwal terapi (kemoterapi, radioterapi, atau pascaoperasi) yang ditentukan dokter.
Dosis lazim Ondansetron: 8 mg diberikan 30 menit-1 jam sebelum kemoterapi/anestesi, dapat diulang sesuai protokol dokter; dosis maksimal 8 mg/hari pada gangguan fungsi hati berat.
Aturan Pakai
Diminum dengan segelas air, dapat sebelum atau sesudah makan, sesuai jadwal yang ditentukan dokter (biasanya sebelum kemoterapi/prosedur yang berisiko menimbulkan mual muntah).
Telan tablet utuh.

Kategori Kehamilan: B
Aman
Obat ini cenderung aman untuk ibu hamil dan janin. Tidak ada risiko terhadap janin berdasarkan riset hewan, tetapi riset pada manusia masih terbatas.
Perhatian
Dapat menyebabkan perpanjangan interval QT yang bergantung dosis, berisiko menimbulkan aritmia serius termasuk Torsades de Pointes; hindari pada pasien dengan sindrom QT panjang kongenital, dan berhati-hati pada pasien dengan gangguan elektrolit (terutama hipokalemia/hipomagnesemia), gagal jantung kongestif, bradiaritmia, atau yang menggunakan obat lain yang memperpanjang QT.
Dapat menyebabkan konstipasi; pantau fungsi usus terutama pada penggunaan jangka panjang atau pasien dengan risiko obstruksi usus subklinis.
Sesuaikan dosis pada gangguan fungsi hati berat (dosis maksimal 8 mg/hari).
Menyusui: Tidak dianjurkan karena Ondansetron dapat terdistribusi ke ASI.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Ondansetron atau antagonis 5-HT3 lain. Sindrom QT panjang kongenital. Penggunaan bersamaan Apomorphine (risiko hipotensi berat dan penurunan kesadaran).
Efek Samping
Umum:
Sakit kepala, konstipasi, kelelahan.
Tidak umum:
Pusing, flushing (rasa hangat/kemerahan pada wajah), sedasi ringan.
Jarang:
Perpanjangan interval QT, aritmia, reaksi hipersensitivitas (ruam, urtikaria, bronkospasme), gangguan penglihatan sementara.
Sangat jarang:
Reaksi anafilaksis, kebutaan sementara (umumnya reversibel, terkait pemberian intravena cepat), sindrom serotonin (bila dikombinasikan obat serotonergik lain).

Indikasi Umum
Mencegah dan mengatasi mual muntah akibat kemoterapi, radioterapi, atau pascaoperasi (PONV/post-operative nausea and vomiting).
Komposisi
Ondansetron HCl 4 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Generic Manufacturer
Kemasan
Dus, 2 Strip @ 6 tablet salut selaput
No. Registrasi
BPOM: GKL0820935017A1*
*) Obat ini merupakan obat Generik. Nomor Registrasi dapat berbeda sesuai dengan ketersediaan stock Apotek.
Nomor Sertifikasi Halal:
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/ondansetron)
British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Monograf Ondansetron, p.622-624.
Martindale: The Complete Drug Reference, Thirty-eighth Edition. London: Pharmaceutical Press; 2014. Bab Antiemetics, monograf Ondansetron, p.1741-1743.
Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Ondansetron, p.1128-1131.
Stockley's Drug Interactions: A Source Book of Interactions, Their Mechanisms, Clinical Importance and Management, Ninth Edition. Edited by Karen Baxter. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2010. Chapter 24: QT-Prolonging Drugs; Chapter 12: Antiemetics.Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 18 Agu 2026

Lansoprazole 30 mg 10 Kapsul
Rp17.500 - Rp17.500

Rillus 6 Tablet
Rp74.500 - Rp75.900

Omeprazole 20 mg 10 Kapsul
Rp8.300 - Rp8.300

Gerdilium 10 mg 10 Kaplet
Rp65.400 - Rp65.400

