RANTIN 150 MG 10 TABLET

RANTIN 150 MG 10 TABLET

Kategori
:
Manfaat
:
-
Indikasi Umum
:
Sakit maag, Tukak/Ulkus lambung, Reflux Esofagitis, Pencegahan kambuhnya tukak/ulkus Peptik, Hipersekresi patologis
Komposisi
:
Ranitidine HCL
Kemasan
:
Tablet Salut 150 Mg X 10 X 10
Manufaktur
:
Kalbe Farma
Aturan Pakai
:
Diberikan sebelum atau sesudah makan
Dosis
:
Tablet : Untuk ulkus duodenum aktif : 150 mg 2 kali/hari(pagi dan malam) atau 300 mg/hari sebelum tidur selama 4-8 minggu. Untuk tukak lambung aktif : 150 mg 2 kali/hari selama 4-8 minggu Untuk refluks esofagitis : 150 mg 2 kali/hari selama 6 minggu Untuk pemeliharaan tukak peptik akut : 150 mg sebelum tidur Untuk kondisi hepersekresi patologis : awal 150 mg 3 kali/hari dan dapat ditingkatkan menjadi <= 6 g/hari dalam dosis terbagi Ampul : IM 50 mg/2 mL tiap 6-8 jam(tanpa pengenceran) IV 50 mg/2 mL tiap 6-8 jam (dalam 0.9 NaCl) IV Intermiten 50 mg/2 mL tiap 6-8 jam (dalam 100 mL Dextrosa 5%)
Therapeutic Class
:
-
Segmentasi
:
Red
Efek Samping
:
-
Kontra Indikasi
:
Lansia, Ibu hamil dan menyusui, Kanker lambung, Penyakit ginjal, Mengonsumsi obat non-steroid anti-inflamasi, Sakit paru paru, Diabetes, Masalah dengan sistem kekebalan tubuh, dan Porfiria akut (gangguan metabolisme langka).
Perhatian
:
Hamil, laktasi, gagal ginjal, hati, anak, kanker lambung.
Interaksi Obat
:
Konsumsi bersama makanan atau antasida dengan ranitidin dapat menyebabkan penurunan absorpsi ranitidin hingga 33% dan konsentrasi puncak dalam serum menurun hingga 613-432 ng/mL. Propantelin bromida menghambat penyerapan dan meningkatkan konsentrasi puncak serum ranitidin, melalui mekanisme penghambatan pengosongan lambung dan perpanjangan waktu transit. Bioavalabilitas ranitidin meningkat 23% jika digunakan bersama propantelin bromida.