




Salbutamol 2 mg 10 Tablet
Rp2.600
Strip
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Salbutamol 2 mg 10 Tablet mengandung Salbutamol 2 mg dalam sediaan tablet yang digunakan untuk meredakan dan mencegah sesak napas serta mengi akibat penyempitan saluran napas pada asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Informasi terkait kandungan obat:
Salbutamol bekerja dengan merelaksasi otot polos saluran napas (bronkodilator), sehingga saluran napas yang menyempit menjadi lebih lebar dan pernapasan menjadi lebih lega. Obat ini membantu meredakan dan mencegah sesak napas, mengi (bengek), dan batuk akibat penyempitan saluran napas pada asma atau penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan sering digunakan sebagai terapi pemeliharaan selain saat serangan. Salbutamol merupakan agonis reseptor beta-2 adrenergik kerja pendek (Short-Acting Beta2-Agonist/SABA) yang bekerja selektif pada reseptor beta-2 di otot polos bronkus, menstimulasi enzim adenilat siklase sehingga meningkatkan kadar cAMP intraseluler dan menyebabkan relaksasi otot polos bronkus (bronkodilatasi). Pada dosis terapi, afinitas terhadap reseptor beta-1 jantung relatif rendah, namun stimulasi beta-1 dapat meningkat pada dosis tinggi atau pemberian sistemik.
Absorpsi: Diabsorpsi baik dari saluran cerna; onset kerja lebih lambat dibandingkan inhalasi, sekitar 15-30 menit, dengan durasi kerja 4-8 jam.
Distribusi: Didistribusikan luas ke jaringan tubuh; ikatan protein plasma rendah (sekitar 10%).
Metabolisme: Dimetabolisme di hati dan dinding usus (untuk bentuk oral) menjadi metabolit inaktif Salbutamol 4'-O-sulfat melalui konjugasi sulfat.
Ekskresi: Diekskresikan terutama melalui urine, sebagian besar sebagai metabolit dan sebagian kecil dalam bentuk utuh; waktu paruh eliminasi sekitar 2.7-5 jam.
Obat Wajib Apotek, obat ini dapat diserahkan apoteker tanpa resep sebagai pengulangan dari resep dokter (bukan resep pertama kali), dengan maksimum 20 tablet/kaplet/kapsul. Pembelian pertama kali dan pembelian melebihi batas ini WAJIB RESEP DOKTER.

Dosis
1 tablet (2 mg), diminum 3-4 kali sehari.
Dosis lazim Salbutamol pada dewasa: 2-4 mg per kali, 3-4 kali sehari (setara 1 tablet 2 mg atau 1/2-1 tablet bila kekuatan berbeda), maksimal 8 mg per kali pada pasien yang toleran.
Dosis anak disesuaikan usia/berat badan sesuai anjuran dokter.
Aturan Pakai
Diminum dengan segelas air.
Dapat diminum sebelum atau sesudah makan.
Pada jam yang tetap tiap harinya (misalnya pagi, siang, sore, dan malam sesuai jadwal 3-4 kali sehari).

Kategori Kehamilan: C
Butuh Perhatian
Obat ini memiliki risiko untuk ibu hamil dan janin. Konsultasikan dengan dokter dan pertimbangkan alternatif lain.
Perhatian
Gunakan sesuai dosis dan jadwal yang dianjurkan; penggunaan berlebihan atau terlalu sering dapat menurunkan efektivitas obat (toleransi) dan meningkatkan risiko efek samping jantung.
Hati-hati pada pasien dengan riwayat penyakit jantung (aritmia, hipertensi, penyakit jantung koroner), hipertiroidisme, dan diabetes melitus (dapat meningkatkan kadar gula darah).
Segera cari pertolongan medis bila sesak napas tidak membaik atau memburuk setelah penggunaan.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Salbutamol atau komponen lain dalam formulasi.
Digunakan dengan hati-hati (bukan kontraindikasi absolut) pada pasien dengan gangguan jantung berat, aritmia, tirotoksikosis, dan diabetes melitus tidak terkontrol.
Efek Samping
Umum:
Tremor (gemetar, terutama pada tangan), sakit kepala, jantung berdebar (palpitasi), dan takikardia.
Kurang umum:
Mual, mulut/tenggorokan kering, kram otot, dan sulit tidur.
Jarang:
Hipokalemia (kadar kalium darah rendah) pada penggunaan dosis tinggi, serta reaksi hipersensitivitas (ruam, urtikaria).

Indikasi Umum
Meredakan dan mencegah bronkospasme (penyempitan saluran napas) yang menyebabkan sesak napas dan mengi pada asma bronkial, bronkitis, serta penyakit paru obstruktif kronik (PPOK).
Komposisi
Tiap tablet mengandung Salbutamol sulfat setara Salbutamol 2 mg.
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Generic Manufacturer
Kemasan
Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
No. Registrasi
BPOM: GKL9832707710A1*
*) Obat ini merupakan obat Generik. Nomor Registrasi dapat berbeda sesuai dengan ketersediaan stock Apotek.
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug/info/salbutamol)
British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Bab Airways disease, obstructive, monograf Salbutamol, p.272.
Martindale: The Complete Drug Reference, Thirty-eighth Edition. London: Pharmaceutical Press; 2014. Bab Bronchodilators and Anti-asthma Drugs, monograf Salbutamol.
Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Albuterol (Salbutamol).
Stockley's Drug Interactions: A Source Book of Interactions, Their Mechanisms, Clinical Importance and Management, Ninth Edition. Edited by Karen Baxter. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2010. Bagian interaksi beta2-agonis/bronkodilator.
Keputusan Menteri Kesehatan No. 1176/Menkes/Per/1999 tentang Daftar Obat Wajib Apotek No. 3 (Salbutamol, golongan obat saluran napas, refill resep).Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 02 Sep 2026

Ventolin Nebules 2.5 mg 5 Ampul
Rp93.500 - Rp122.200

Velutine Inhalation Solution 2.5 mg
Rp6.400 - Rp14.000

Ventolin Inhaler 100 mcg 200 Doses
Rp195.500 - Rp195.500

Pulmicort 0.25 mg/ml 5 Respules
Rp95.000 - Rp141.600

