
Solinfec 200 mg 10 Tablet
Rp24.700
Per Strip
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Informasi ini ditujukan bagi Tenaga Medis dan Kesehatan. Obat ini tergolong Obat Keras, sehingga penggunaan obat harus berdasarkan hasil konsultasi atau resep dokter.
Solinfec 200 mg merupakan obat yang mengandung ketoconazole. Ketoconazole adalah obat antijamur golongan azole yang digunakan untuk menangani infeksi jamur sistemik yang serius. Ketoconazole tablet hanya digunakan jika terapi antijamur lain tidak tersedia atau tidak dapat ditoleransi oleh pasien, untuk kondisi infeksi jamur sistemik seperti blastomikosis, koksidioidomikosis, histoplasmosis, kromomikosis, dan parakoksidioidomikosis.
Informasi umum terkait kandungan:
Ketoconazole adalah antijamur golongan Azole. Obat ini bekerja dengan cara menghambat enzim sitokrom P450 pada jamur, yang bertugas mengubah lanosterol menjadi ergosterol. Ergosterol adalah komponen vital membran sel jamur (mirip kolesterol pada manusia). Tanpa ergosterol, membran sel jamur menjadi bocor, rapuh, dan akhirnya sel jamur tersebut mati.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Infeksi jamur sistemik:
Dewasa : 200 mg 1 x sehari. Jika respon tidak ada, dapat ditingkatkan menjadi 400 mg.
Anak > 2 tahun : 3,3-6,6 mg/kg 1 x sehari.
Sindrom Crushing:
Dewasa dan anak > 12 tahun: Dosis awal 400-600 mg, dapat ditingkatkan 200 mg per hari. Dosis pemeliharaan: 600-800 mg per hari (Max. 1200 mg per hari). Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.
Aturan Pakai
Sesudah makan

Kategori Kehamilan:
-
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER.
Hepatotoksisitas (Kerusakan Hati): Dapat menyebabkan gagal hati yang fatal atau memerlukan transplantasi hati, bahkan pada pasien tanpa riwayat penyakit hati. Dokter akan memantau fungsi hati (tes LFT) secara berkala.
Interaksi Obat yang Berbahaya: Ketoconazole berinteraksi dengan banyak obat lain (seperti simvastatin, alprazolam, atau obat jantung tertentu) yang dapat menyebabkan gangguan irama jantung yang mengancam jiwa (perpanjangan interval QT).
Insufisiensi Adrenal: Pada dosis tinggi, obat ini dapat menghambat produksi hormon kortisol oleh kelenjar adrenal tubuh.
kontraindikasi
Hipersensitivitas. Oral: Meningitis jamur (bila digunakan untuk infeksi jamur sistemik); perpanjangan QT bawaan atau didapat yang terbukti, enzim hati sebelum pengobatan >2 kali batas atas normal (bila digunakan untuk sindrom Cushing). Gangguan fungsi hati akut atau kronis. Kehamilan dan menyusui. Penggunaan bersamaan dengan inhibitor HMG-CoA reduktase yang dimetabolisme oleh CYP3A4 (misalnya simvastatin, lovastatin), alkaloid ergot (misalnya ergotamin, ergometrin), metadon, disopiramida, kuinidin, dofetilida, dronedaron, pimozida, sertindol, ranolazin, cisaprid, mizolastine, halofantrin, saquinavir/ritonavir, alprazolam, triazolam, midazolam oral, eplerenon, dabigatran, felodipin, nisoldipin, irinotekan, lurasidon, quetiapin, everolimus, sirolimus, paritaprevir/ombitasvir dan tolvaptan. Penggunaan bersamaan dengan telitromisin, klaritromisin, kolkisin, fesoterodin dan solifenacin (terutama pada pasien dengan gangguan ginjal).
Efek Samping
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu.
Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis.
Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah: Mual, muntah, sakit perut, sakit kepala, dan Ginekomastia (pembesaran payudara pada pria) karena obat ini dapat menekan produksi hormon testosteron.

Indikasi Umum
INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS.
Untuk kondisi infeksi jamur sistemik seperti blastomikosis, koksidioidomikosis, histoplasmosis, kromomikosis, dan parakoksidioidomikosis.
Komposisi
Ketoconazole 200 mg
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Ifars
Kemasan
Dus, 5 Strip @ 10 Tablet
No. Registrasi
BPOM: DKL9909210110A1
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 19 Jun 2026

Cefixime 200 mg 10 Kapsul
Rp35.000 - Rp52.200

Dohixat 100 mg 10 Kapsul
Rp13.700 - Rp16.600

Azithromycin 500 mg 6 Tablet
Rp46.000 - Rp46.000

Fluconazole 150 mg Kapsul
Rp15.000 - Rp31.400
