
Tensinop 5 mg 10 Tablet
Rp24.000
Strip
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Tensinop 5 mg 10 Tablet mengandung Lisinopril 5 mg dalam sediaan tablet yang digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi (hipertensi) dan membantu menangani gagal jantung.
Informasi terkait kandungan obat:
Lisinopril bekerja dengan menghambat enzim ACE (Angiotensin Converting Enzyme) yang berperan mengubah Angiotensin I menjadi Angiotensin II, hormon yang menyempitkan pembuluh darah dan memicu pelepasan Aldosteron; dengan menghambat pembentukan Angiotensin II, pembuluh darah melebar dan tekanan darah menurun, sekaligus mengurangi beban kerja jantung. Lisinopril tergolong golongan ACE inhibitor, namun berbeda dari sebagian besar ACE inhibitor lain (termasuk Captopril) yang merupakan prodrug dan perlu diaktifkan di hati, Lisinopril sudah dalam bentuk aktif sejak awal sehingga kerjanya tidak terganggu meski terdapat gangguan fungsi hati; obat ini juga memiliki durasi kerja lebih panjang dibanding Captopril, sehingga cukup diminum sekali sehari.
Absorpsi: Diserap dari saluran cerna dengan bioavailabilitas oral rata-rata sekitar 25% (bervariasi antarindividu), tidak dipengaruhi oleh makanan; efek mulai terasa dalam waktu sekitar 1 jam, namun bioavailabilitas dapat menurun pada pasien gagal jantung kelas NYHA II-IV.
Distribusi: Ikatan protein plasma rendah, sekitar 25%.
Metabolisme: Tidak dimetabolisme di dalam tubuh (bukan prodrug, sudah dalam bentuk aktif sejak awal).
Ekskresi: Diekskresikan seluruhnya dalam bentuk utuh melalui urine; waktu paruh eliminasi sekitar 11-12 jam, sehingga cukup diberikan sekali sehari.
Obat ini tergolong Obat Keras dalam penggunaannya harus sesuai anjuran dokter/resep dokter.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
1 tablet (5 mg), 1 kali sehari.
Dosis lazim dewasa: Hipertensi - dosis awal 10 mg sekali sehari, dosis pemeliharaan umum 20 mg sekali sehari, dapat dinaikkan hingga maksimal 80 mg per hari sesuai respons. Bila digunakan bersama diuretik atau pada pasien dengan penurunan volume cairan tubuh - dosis awal lebih rendah, yaitu 2,5-5 mg sekali sehari. Pasca serangan jantung (infark miokard, dalam 24 jam, pasien stabil) - dosis awal 5 mg, dilanjutkan 5 mg setelah 24 jam, lalu 10 mg setelah 24 jam berikutnya, kemudian dilanjutkan 10 mg sekali sehari selama 6 minggu (atau diteruskan bila terjadi gagal jantung).
Dosis awal yang lebih rendah dianjurkan pada lansia dan pasien dengan gangguan fungsi ginjal.
Aturan Pakai
Diminum 1 kali sehari, pada jam yang sama setiap hari, dengan atau tanpa makanan.
Telan tablet utuh dengan segelas air; dosis pertama sebaiknya diminum menjelang tidur malam untuk mengantisipasi efek penurunan tekanan darah yang berlebihan (efek hipotensi dosis pertama).
Jangan menghentikan penggunaan secara mendadak tanpa anjuran dokter.

Kategori Kehamilan:
-
Perhatian
Dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis (hipotensi) terutama setelah dosis pertama, khususnya pada pasien yang sudah menggunakan diuretik dosis tinggi, mengalami dehidrasi, atau gagal jantung berat - dosis pertama sebaiknya diberikan dengan pengawasan dan sebaiknya menjelang tidur malam.
Dapat meningkatkan kadar kalium darah (hiperkalemia), terutama pada gangguan fungsi ginjal, diabetes, lansia, atau penggunaan bersama suplemen kalium/diuretik hemat kalium - pemantauan kadar kalium dianjurkan, terutama pada awal terapi.
Dapat menyebabkan batuk kering yang menetap sebagai efek khas golongan ACE inhibitor - bila mengganggu, konsultasikan ke dokter untuk pertimbangan penggantian obat.
Jarang namun serius, dapat menyebabkan angioedema (bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan yang dapat mengancam jiwa) - segera hentikan penggunaan dan cari pertolongan medis darurat bila muncul gejala ini.
Pemeriksaan fungsi ginjal dan elektrolit dianjurkan sebelum memulai terapi dan dipantau secara berkala selama pengobatan, terutama pada gangguan fungsi ginjal.
Kehamilan: Lisinopril dikontraindikasikan pada kehamilan karena dapat membahayakan janin (memengaruhi tekanan darah dan fungsi ginjal janin/bayi baru lahir, kelainan tulang tengkorak, serta kekurangan cairan ketuban) - segera hentikan dan konsultasikan ke dokter bila mengetahui sedang hamil.
Menyusui: Hindari penggunaan pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan terutama pada bayi prematur (risiko hipotensi berat pada bayi); dapat digunakan pada ibu menyusui bayi yang lebih besar bila benar-benar diperlukan, dengan pemantauan tekanan darah bayi.
kontraindikasi
Hipersensitivitas terhadap Lisinopril atau golongan ACE inhibitor lain (termasuk riwayat angioedema akibat ACE inhibitor). Kehamilan. Riwayat angioedema herediter atau idiopatik.
Efek Samping
Umum:
Insomnia (sulit tidur), gangguan pada lambung (termasuk tukak lambung), dan batuk kering.
Tidak umum:
Nafsu makan menurun, rasa kemerahan pada wajah (flushing), lemas (malaise), pucat, fenomena Raynaud (jari tangan/kaki memucat dan kebas saat terpapar dingin), nyeri sendi, kebingungan, disfungsi ereksi, demam, dan gangguan pernapasan.
Jarang:
Anemia (termasuk anemia aplastik), gangguan autoimun, henti jantung, syok kardiogenik, gangguan pembuluh darah otak, depresi, pembesaran payudara pada pria (ginekomastia), gangguan fungsi hati, kadar gula darah rendah (hipoglikemia), proteinuria, penglihatan kabur, agranulositosis, leukopenia, neutropenia, pansitopenia, sindrom Stevens-Johnson, dan trombositopenia.
Sangat jarang namun serius:
Angioedema (bengkak wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan yang dapat mengancam jiwa) dan reaksi hipersensitivitas berat, terutama bila dikombinasikan dengan Allopurinol.
Interaksi Obat
Diuretik hemat K, suplemen dan garam yang mengandung K, anestesi, indometasin.

Indikasi Umum
Hipertensi (tekanan darah tinggi); gagal jantung (biasanya sebagai terapi tambahan bersama diuretik dan/atau digoksin); terapi jangka pendek pasca serangan jantung (infark miokard) pada pasien yang stabil secara klinis.
Komposisi
Lisinopril 5 mg.
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Sanbe Farma
Kemasan
Tablet 5 Mg X 3 X 10
No. Registrasi
BPOM: DKL9222212210A1
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)
British National Formulary (BNF) 82, September 2021-March 2022. London: BMJ Group and Pharmaceutical Press; 2021. Monograf Lisinopril, p.185; ACE inhibitors (efek kelas), p.183-184.
Drug Information Handbook (Lexi-Drugs Online), 17th Edition. Hudson (OH): Lexi-Comp Inc; 2009. Monograf Lisinopril, p.4264-4274 (mengikuti penomoran halaman file yang tersedia; edisi ini adalah konversi digital dari database Lexi-Drugs Online).
Preston CL (ed). Stockley's Drug Interactions Pocket Companion 2015. London/Chicago: Pharmaceutical Press; 2015. ACE inhibitors + Allopurinol p.1; ACE inhibitors + Aspirin p.3; ACE inhibitors + Diuretics p.5; ACE inhibitors + Lithium p.7.Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 06 Okt 2026

Amlodipine 5 mg 10 Tablet
Rp4.700 - Rp12.400

Amlodipine 10 mg 10 Tablet
Rp7.700 - Rp17.800

Candesartan 8 mg 10 Tablet
Rp9.000 - Rp51.100

Candesartan 16 mg 10 Tablet
Rp16.800 - Rp30.600

