
Trifacort 10 Tablet
Rp2.000 - Rp3.600
Per Strip
*Harga berbeda di tiap apotik
Informasi Ini untuk Kalangan Medis
Deskripsi
Informasi ini ditujukan bagi Tenaga Medis dan Kesehatan. Obat ini tergolong Obat Keras, sehingga penggunaan obat harus berdasarkan hasil konsultasi atau resep dokter.
Trifacort adalah obat keras berbentuk tablet yang mengandung Prednisone 5 mg. Obat ini secara umum digunakan untuk meredakan peradangan hebat pada tubuh, mengatasi reaksi alergi berat, serta menangani gangguan sistem imun (autoimun). Sebagai golongan kortikosteroid, obat ini bekerja efektif untuk menekan respon imun yang berlebihan sehingga gejala seperti bengkak, kemerahan, dan nyeri akibat peradangan dapat berkurang secara signifikan.
Informasi Umum Terkait Kandungan:
Prednisone merupakan glukokortikoid sintetis yang bekerja dengan cara berikatan dengan reseptor di dalam sel untuk menghambat pelepasan zat-zat pemicu peradangan (seperti sitokin dan prostaglandin). Selain itu, obat ini bekerja dengan memodifikasi respon imun tubuh dan menstabilkan membran lisosom sel untuk mencegah kerusakan jaringan lebih lanjut akibat proses inflamasi.

Dosis
PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER. Dosis Dewasa: 5 mg hingga 60 mg per hari, diberikan dalam dosis tunggal atau terbagi, tergantung pada jenis dan beratnya penyakit.
Dosis Anak: 0,05 mg hingga 2 mg per kg berat badan/hari, dibagi dalam 1 hingga 4 kali pemberian.
Dosis sangat bergantung pada kondisi klinis spesifik dan harus ditetapkan oleh Dokter Spesialis Anak.
Aturan Pakai
Harus dikonsumsi sesudah makan untuk meminimalkan risiko iritasi lambung.

Kategori Kehamilan:
-
Perhatian
HARUS DENGAN RESEP DOKTER. Hati-hati pada penderita hipertensi, diabetes melitus, gagal jantung, dan pasien dengan riwayat tukak lambung/gastritis.
Penggunaan pada anak-anak dalam jangka panjang dapat menghambat pertumbuhan.
kontraindikasi
Hipersensitivitas atau riwayat alergi terhadap Prednisone.
Pasien dengan infeksi jamur sistemik.
Pasien dengan infeksi virus aktif (seperti Herpes Simplex, Cacar Air, atau Morbili).
Pasien yang sedang atau baru saja menjalani vaksinasi dengan vaksin hidup.
Efek Samping
Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu.
Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis.
Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah:
Gangguan pencernaan (mual, mulas), peningkatan nafsu makan, dan gangguan tidur (insomnia). Moon face (wajah membulat), peningkatan berat badan, pengeroposan tulang (osteoporosis), kenaikan tekanan darah, dan penipisan kulit. Perubahan suasana hati (mood swing) dan penyembuhan luka yang lebih lambat.

Indikasi Umum
INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS. Digunakan untuk kondisi medis yang memerlukan terapi kortikosteroid, antara lain:
Penyakit rematik dan radang sendi (Rheumatoid Arthritis).
Penyakit kolagen dan autoimun (seperti Systemic Lupus Erythematosus).
Kondisi alergi berat (seperti asma bronkial, dermatitis kontak, dan rinitis alergi).
Penyakit kulit kronis (psoriasis berat, dermatitis eksfoliatif).
Peradangan pada mata dan saluran napas.
Komposisi
prednison
Golongan Produk
Obat Keras (Merah)
Manufaktur
Trifa Raya Laboratories
Kemasan
Dus, 10 Strip @ 10 Tablet
No. Registrasi
BPOM: DKL725801010A11
BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)
MIMS INDONESIA (https://www.mims.com/indonesia/drug)Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis
Diperbarui: 19 Jun 2026

Prednicort 4 mg 10 Tablet
Rp56.900 - Rp60.600

Methylprednisolone 4 mg 10 Tablet
Rp5.700 - Rp5.700

Prednicort 8 mg 10 Tablet
Rp82.500 - Rp86.400

Methylprednisolone 8 mg 10 Tablet
Rp15.600 - Rp15.600

