Uperio 50 mg 14 Tablet

Rp315.200

Strip

*Harga berbeda di tiap apotik

Informasi Ini untuk Kalangan Medis


Deskripsi & Manfaat

Deskripsi & Manfaat

Deskripsi

Uperio 50 mg tablet adalah obat kombinasi yang mengandung Sacubitril dan Valsartan.
Obat ini tergolong Obat Keras (HARUS DENGAN RESEP DOKTER). Dalam pembelian produk ini, Anda akan diarahkan untuk melakukan sesi edukasi singkat dengan Dokter kami mengenai penggunaan yang tepat dan aman. Sesi ini akan dikenakan biaya layanan.
Informasi Umum Terkait Kandungan:
Sacubitril dan Valsartan digunakan pada pengobatan gagal jantung dengan fraksi ejeksi berkurang untuk membantu meningkatkan fungsi jantung dan menurunkan risiko rawat inap serta kematian akibat gagal jantung. Sacubitril bekerja dengan menghambat enzim neprilysin sehingga meningkatkan kadar zat natriuretik yang membantu melebarkan pembuluh darah, mengurangi retensi natrium dan air, serta menurunkan beban jantung. Valsartan merupakan angiotensin II receptor blocker (ARB) yang menghambat efek angiotensin II sehingga pembuluh darah rileks dan tekanan darah menurun. Kombinasi ini memberikan efek ganda dalam mengurangi tekanan pada jantung. Obat biasanya diminum 1 kali sehari sesuai anjuran dokter, dengan atau tanpa makanan. Efek samping yang dapat terjadi antara lain pusing, tekanan darah rendah, peningkatan kadar kalium, batuk, atau gangguan fungsi ginjal. Segera hubungi dokter bila muncul pembengkakan pada wajah atau sesak napas (angioedema). Obat ini hanya boleh digunakan sesuai resep dokter dengan pemantauan tekanan darah, fungsi ginjal, dan kadar kalium secara rutin.

Dosis & Aturan Pakai

Dosis & Aturan Pakai

Dosis

PENGGUNAAN OBAT INI HARUS SESUAI DENGAN PETUNJUK DOKTER.
Dosis sesuai petunjuk dokter

Aturan Pakai

Dikonsumsi bersamaan dengan makanan atau tidak

Informasi Keamanan

Informasi Keamanan

Kategori Kehamilan:

Informasi keamanan untuk ibu hamil dan janin belum diketahui. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan.

Perhatian

HARUS DENGAN RESEP DOKTER. - Pasien dengan penurunan kadar natrium dan/ atau volume. - Stenosis arteri renalis. - Gangguan fungsi ginjal. - Gangguan fungsi hati. - Pasien usia lanjut. Kategori Kehamilan : Kategori D: Terbukti berisiko terhadap janin. Meski demikian, obat masih dapat digunakan jika obat diperlukan untuk mengatasi keadaan yang mengancam jiwa, atau penyakit serius, dimana obat yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif.

kontraindikasi

Hipersensitivitas. Penggunaan bersama dg ACE inhibitor, aliskiren pd pasien dg diabetes tipe II atau gangguan ginjal. Riwayat angioedema yg terkait dg penggunaan ACE inhibitor atau terapi ARB. Angioedema herediter atau idiopatik. Ggn hati berat, sirosis biliaris & kolestasis. Hamil.

Efek Samping

Pemakaian obat umumnya memiliki efek samping tertentu dan sesuai dengan masing-masing individu. Jika terjadi efek samping yang berlebih dan berbahaya, harap konsultasikan kepada tenaga medis.
Efek samping yang mungkin terjadi dalam penggunaan obat adalah: Hiperkalemia, hipotensi, gangguan ginjal, anemia, hipoglikemia, batuk, pusing, gagal ginjal, diare, hipokalemia, kelelahan menyeluruh, sakit kepala, sinkop, mual, gastritis, astenia, hipotensi ortostatik, vertigo

Interaksi Obat

Aliskiren, ACE inhibitor, angiotensin receptor blocker, statin, sildenafil, litium, diuretik hemat K termasuk antagonis mineralokortikoid (spironolakton, triamteren, amilorid), suplemen K atau pengganti garam yg mengandung K, OAINS termasuk penghambat COX-2 selektif, organic anion transporting polypeptide 1B1, 1B3, OAT3 (rifampin, siklosporin) atau MPR2 (ritonavir)

Detail Produk

Detail Produk

Indikasi Umum

INFORMASI OBAT INI HANYA UNTUK KALANGAN MEDIS. Pengobatan CHF (NYHA kelas II-IV) pada orang dewasa dengan pengurangan fraksi injeksi untuk mengurangi resiko kematian & perawatan di rumah sakit akibat gagal jantung.

Komposisi

Sacubitril valsartan sodium hydrate 24.3 mg, Valsartan 25.7 mg

Golongan Produk

Obat Keras (Merah)

Manufaktur

Novartis Indonesia

Kemasan

Dus, 2 Blister @ 14 Tablet Salut Selaput

No. Registrasi

BPOM: DKI1701700417B1

BPOM (https://cekbpom.pom.go.id/)

Informasi ini bersifat referensial bagi tenaga kesehatan dan tidak menggantikan penilaian atau keputusan klinis

Diperbarui: 31 Des 2025